pekanbaruexpress.com

Rabu, 16 April 2014

Senin, 04 April 2011 10:04 WIB

PNS Dilarang Kampanye Dukung Calon Walikota

Share

PEKANBARU, PEKANBARUEXPRESS - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota Pekanbaru, H Hermanius memperingatkan pegawai negeri sipil Kota Pekanbaru yang terbukti ikut aktif dalam kegiatan kempanye akan ditindak tegas, dan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“PNS jelas dilarang ikut dalam kampanye, karena itu kalau ada yang terbukti terlibat dalam kegiatan itu harus ditindak tegas,” katanya, (01/4) di kantornya.

Dalam Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2010, tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, pegawai negeri sipil (PNS) tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik praktis. Karena itu, pegawai dilarang terlibat dalam kampanye untuk mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan wakil Wali Kota. "Tindakan tegas dan pemberian sanksi itu, kata dia, sebagai contoh bagi PNS lain agar tidak melakukan hal yang sama," kata Hermanius.

Hermanius tidak menampik, kemungkinan adanya PNS yang terlibat menyukseskan salah satu pasangan calon, baik dilakukan secara terang-terangan maupun tersembunyi, perlu ditinjau kembali. Untuk itu, dia meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panwaslu Pilkada mengawasi jalannya kampanye terbuka yang kini sedang berlangsung, dan jika ada PNS yang ikut dalam kegiatan itu segera bertindak.

“Tidak peduli mendukung calon mana pun, kalau ada PNS yang ikut kampanye harus ditindak, KPUD dan Panwaslu Pilkada harus ‘fair’ dalam memperlakukan semua calon,” ujarnya.


Untuk diketahui, pemilihan Walikota dan wakil Wali Kota Pekanbaru periode 2011-2016, akan digelar 18 Mei 2011. Dalam waktu dekat, KPU akan melakukan rapat pleno untuk menetapkan pasangan calon yang berhak maju dalam pesta demokrasi Kota Pekanbaru tersebut. (Putra)

comments

Tambah komentar