facebook.comtwitter.comgoogleplus.cominstagram.com

Rubrik: Opini : 21 Januari 2018
Melihat Lagi Keberhasilan Program Jokowi-JK

20 Oktober 2014 silam, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Jokowi-JK merupakan pasangan yang memenangkan Pilpres di tahun 2014 kemarin.  Adapun pada Pilpres tahun 2014 hanya ada dua calon saja, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto.

Keduanya terbukti sangat kuat. Walaupun begitu, persaingan antara keduanya tidak ada menimbulkan kerusuhan. Hal ini terbukti disaat Pilpres kemarin semua berjalan dengan lancar.

Pemerintahan Jokowi memang sudah dikenal merakyat. Hal ini terbukti ketika Jokowi menjadi Walikota Solo dan menjadi  Gubernur DKI Jakarta. Jokowi diidolakan banyak anak muda sebagai pemimpin yang memiliki kesederhanaan. Jokowi sering turun ke lapangan untuk meninjau langsung pembangunan. Bahkan, Jokowi tidak segan turun kedalam selokan untuk melihat langsung penyebab banjir Jakarta.

Akhir-akhir ini juga beredar foto di media sosial bahwa Jokowi menggunakan sandal jepit saat memancing. Kesederhanaan-kesederhanaan Jokowi ini banyak menimbulkan rasa kagum dikalangan netizen.
Tanpa terasa, sudah tiga tahun pasangan Jokowi-JK memimpin negeri. Telah banyak pembangunan yang terjadi di negeri ibu pertiwi ini. Terutama pada infrastuktur.

Di kutip dari sindonews, menurut Eddy Soeparni yang merupakan salah satu Sekjen DPP partai PAN mengatakan bahwa menurutnya pemerintahan Jokowi-JK telah bekerja dengan full speed untuk membenahi permasalahan di Indonesia.

“Pada dasarnya keberhasilan pemerintah yang paling menonjol dan terlihat secara kasat mata adalah pembangunan infrastruktur secara masif di seluruh Tanah Air. Pembangunan, jalan tol, bandara, pelabuhan dan lain-lain jelas terlihat fisiknya dan dirasakan dampak ekonominya secara instan.”
Dalam kurun waktu tiga tahun, Jokowi-JK telah membangun Jalan Tol berjarak 568 km, Jalan Nasional berjarak 2000 km, perumahan sebanyak 2,2 juta unit, pembangunan irigasi 900 hektar dan bendungan sebanyak 9 unit.

Dampak baik dari pembangunan infrastruktur ini adalah meningkatnya sektor wisata disetiap daerah.
Adapun keberhasilan lainya pemerintahan Jokowi-JK adalah:
1. Pembangunan pelabuhan laut dalam Papua dan beberapa infrastruktur jalan yang menghubungkan kota-kota di Papua.
2. Selesainya masalah kasus lumpur lapindo yang sudah 8 tahun berlalut-larut tanpa hasil. Jokowi-JK telah menyelesaikan kasus ini dalam kurun waktu 8 bulan saja dan semua warga sidoarjo mendapatkatkan ganti rugi.
3. Menekan laju inflasi. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, yang mengatakan bahwa dalam tiga tahun pemerintahan Pak Jokowi telah berhasil menekan laju inflasi dari 4,49 persen menjadi 3,72 persen pada september 2017.
4. Investasi sektor wisata naik 1,5 kali lipat. Pada tahun 2013 tercatat nilai investasi sektor wisata hanya mencapai 602 juta dollar Amerika Serikat. Sedangkan di tahun 2017,investasi sektor pariwisata mencapai angka 929 juta dollar amerika serikat.
5. Pasangan Jokowi-JK telah membuka 3,4 juta lapangan pekerjaan. Tiga tahun pemerintahan jokowi-JK telah berhasil membuka 3,4 juta lapangan pekerjaan di Indonesia dari hasil penanaman investasi.  Dengan rincian, jumlah proyek di pulau Jawa sebanyak 50,981 proyek yang menyerap sebanyak 2,12 juta jiwa. Sedangkan di luar pulau jawa, selama tiga tahun ini memiliki 24,820 proyek dan telah menyerap 1,24 juta pekerja.
6. Membubarkan PETRAL. PT. Pertamina Energy Trending atau dikenal dengan sebutan petral merupakan anak perusahaan pertamina yang berdomosili di singapura. Pembubaran petral ini bisa menghemat dana anggaran sebesar Rp250 miliar/hari.
7. Meresmikan pembuatan jalan Tol Trans Sumatera
8. Mengoperasikan bor raksasa untuk memudahkan pembangunan pembuatan trowongan di dalam tanah untuk jalur MRT dari lebak bulus-kabayoran baru-senayan-Bundaran HI
9. Membayar hutang luar negeri. Berbeda dengan yang banyak diberitakan di social media bahwa utang negara Republik Indonesia meningkat dashyat selama dalam masa pemerintahan Jokowi – JK. Dalam kurun waktu 9 bulan, Presiden dan wakil Presiden Jokowi-JK membayar hutang luar negeri sebanyak Rp293 triliun. Dimana disini terbukti bahwa beberapa pemberitaan media di social media tersebut tidaklah benar atau dengan kata lain adalah Hoax. Hal ini harus sangat di perhatikan karena banyaknya pemberitaan yang tidak benar beredar di dunia sehinggasebagai masyarakat kita juga harus pintar dalam melihat apakah berita tersebut benar adanya.
10. Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan Perpres No.115 tahun 2015. Perpres tersebut untuk kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu Kapal Asing Pencuri Ikan yang ditangkap oleh Satgas Illegal Fishing tidak perlu lagi di bawa ke pengadilan, melainkan dapat langsung ditenggelamkan.
11. Banyaknya investasi masuk. Dapat dikatakan ini sejarah baru bagi negeri ibu pertiwi. Dalam kurun waktu 9 bulan, total investasi yang masuk mencapai Rp. 400 juta triliun
12. Menurunkan import premium. Selama setahun pemerintahan Jokowi dan JK telah berhasil menurunkan Import Premium dari 378.5 ribu BHP menjadi 236 ribu BHP yang berarti turun sebanyak 37 persen. Sedangkan pada solar, import turun sebesar 84 persen. Dari jumlah 121.3 ribu BHP turun menjadi 20 ribu BHP.
13. Presiden Italia datang ke Indonesia untuk melakukan Investasi sebesar 1,055 juta USD atau setara dengan 140 triliun rupiah dalam bidang logistic, industry kulit, industry otomotif dan furniture.
14. Setelah Indonesia merdeka 71 tahun baru di era Jokowi warga perbatasan di Krayan Nunukan dapat membeli Solar Pertamina dengan subsidi khusus seharga Rp.5.150,- per liter
15. Warga Kab.Puncak Jaya Papua selama 71 tahun di era Jokowi ini dibangun SPBU pertama dengan harga Premium yg semula lebih dari Rp.50.ribu, bisa turun ke Rp.6.500.per Liter. Hal ini juga sama seperti yang sedang marak di beritakan dengan sebuah gambar yang menyatakan harga bahan bakar di sebuah SPBU di Papua memiliki harga sebesar Rp. 77.700,- per liter yang juga merupaka berita hoax.
16. Jokowi menambah Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Ultimate International yang bisa angkut penumpang sebanyak 25.juta orang. Hal ini menjadikan Bandara Soekarno Hatta lebih unggul dari bandara Changi Singapura.

Masih banyak lagi pembangunan yang dibangun Jokowi dan JK yang akan selesai tahun ini. Seperti sebuah prestasi yang disumbangkan untuk negeri, begitu banyak pembangunan yang telah dibangun, semoga Indonesia semakin Berjaya dan mampu bersaing di level  internasional.

Akan tetapi pada saat yang sama banyak beredar berita berita hoax yang menyebarkan berita-berita yang tidak benar mengenai pemerintahaan Jokowi – JK, memasuki masa-masa pemilihan dan Pilkada maka para netizen juga di harapkan menjadi lebih pintar dalam membaca dan menyebarkan berita berita di sosial media.

Para netizen juga  diharapkan lebih cerdas dalam mengecek kredibilitas suatu situs berita dan melakukan pengecek kedua kali untuk mebenarkan berita – berita yang beredar, terutama berita berita yang menyangkut dengan angka angka. Apalagi dengan mulai masuk pemilihan umum ini kita harus semakin bijak memilih yang mana benar dan mana salah. ***

*) Sulaiman Rahmat, Penulis adalah Mahasiswa Universtias 45 Mataram

Editor: Sulaiman Rahmat : Penulis: Sulaiman Rahmat