facebook.comtwitter.comgoogleplus.cominstagram.com
Ketua Umum relawan Jaringan Kerja Rakyat Bersama Jokowi Helmy Zein mengukuhkan pengurus Jateng di Hotel Plaza Semarang, Sabtu (5/5). suaramerdeka

Rubrik: Politik : 6 Mei 2018
Jangkar Bejo Jateng Dikukuhkan

Semarang - Partai Golongan Karya (Golkar) makin menunjukkan dukungannya pada Joko Widodo untuk maju jadi calon Presiden pada 2019. Dukungan tersebut dalam bentuk pengukuhan pengurus relawan Jaringan Kerja Rakyat Bersama Jokowi (Jangkar Bejo) Jateng di Hotel Plaza Semarang, Sabtu (5/5). 

 

Sekretaris Jangkar Bejo, Samsudin Manja menyatakan, relawan Jangkar Bejo Jawa Tengah merupakan yang pertama dilantik di Indonesia. "Alasannya karena pak Jokowi berasal dari Jawa Tengah," kata dia di sela-sela pelantikan.

 

Ia menyatakan, meski Jangkar Bejo lahir dari rahim Golkar. Tapi tidak menutup kemungkinan partai lain bergabung dalam tim relawan tersebut. Tugas utama adalah mempromosikan sosok Joko Widodo jadi Capres 2019.

 

Samsudin menegaskan pembentukan Jangkar Bejo merupakan komitmen partai Golkar dalam mendukung Jokowi. Pembentukan Jangkar Bejo pun melalu akta notaris dan sudah berbadan hukum. "Kami akan bentuk Jangkar Bejo di 34 Provinsi dan 187 kota di Indonesia," katanya yang dirilis dari suaramerdeka.com. 

 

Ketua Jangkar Bejo Jateng, Petit Widyatmoko menyatakan, setelah pelantikan siap membentuk relawan tingkat Kabupaten hingga Tempat Pemungutan Suara. Sebelum bergerak, pihaknya siap melakukan konsolidasi terlebih dahulu. "Kalau anggota kami dari berbagai unsur mulai dari pengusaha hingga karyawan swasta," ujarnya. 

 

Tes Narkoba

 

Sementara itu, sebelum pengukuhan pengurus Jangkar Bejo, para kader golkar dan beberapa bakal calon legislatif partai tersebut melakukan tes narkoba di kantor DPD Partai Golkar Jateng Jl Kyai Saleh. Test narkoba dilakukan oleh Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah.

 

"Pemeriksaan urine ini tujuannya menyiapkan bakal calon legislatif dan fungsionaris yang lebih baik," kata Ketua Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono,  didampingi Ketua DPD II Golkar Kota Semarang, Petit Widyatmoko.

 

Ia mengungkapkan harapannya para calon legislatif mau pun fungsionaris partai berlambang pohon beringin itu tidak cacat moral. Cacat moral yang dimaksudnya ada dua, yaitu terindikasi korupsi dan narkoba. 

 

Iqbal menjelaskan ada 360 fungsionaris Golkar, wajib melakukan tes urine. Jika terindikasi positif narkoba, ia akan menggugurkan oknum kader tersebut jika mencalonkan diri jadi caleg. ***

Editor: ril : Penulis: suaramerdeka.com