facebook.comtwitter.comgoogleplus.cominstagram.com
Gubernur Riau saat memberikan sambutan pameran dan peluncuran Riau GO IT. [Foto: Ist]

Rubrik: advertorial : Selasa, 14 Agustus 2016
Hari Ini Genap Berusia 59 Tahun
Pemprov Bumikan Informasi Teknologi di Riau

Pekanbaru - Provinsi Riau berupaya membumikan informasi teknologi (IT) pada hari jadinya yang ke-59, yang jatuh pada hari ini, Selasa (9/8). Dengan mengusung tagline 'Riau Go IT', pemerintah provinsi (Pemrov) ingin mempermudah pelayanan publik.

"Pemanfaatan teknologi informasi perlu diseriuskan. Tak hanya dalam pemerintahan, tapi juga di kalangan masyarakat, hendaknya penggunaan IT untuk mempermudah pekerjaan," ujar Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman dalam jumpa pers pers di Kantor Gubri, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (8/8) sore.

Gubri mengatakan, sesuai tagline Hari Ulang Tahun (HUT) Riau ke-59, yakni 'Riau Go IT', maka semua website Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Riau mulai 9 Agustus ini akan terintegrasi. Dengan membuka satu situs resmi riau.go.id, maka masyarakat bisa memperoleh berbagai informasi setiap SKPD.

"Pemerintahan dengan menggunakan IT ini juga akan memberi kemudahan bagi masyarakat. Misalnya, masyarakat tidak perlu datang ke kantor bolak-balik untuk mengurus perizinan. Cukup dengan klik situs perizinan saja, maka diperoleh semua informasi tentang perizinan," kata Gubri yang akrab disapa Andi Rachman itu.

Ia menyebutkan, 'Riau Go IT' juga didukung sepenuhnya oleh pihak perbankan. Bertepatan dengan peringatan HUT Riau hari ini, Pemprov akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak bank.

Selain menggunakan IT untuk memberikan kemudahan pelayanan publik, juga akan digunakan e-Office di lingkungan SKPD Pemprov Riau. Tujuannya, selain menghemat kertas juga bisa memudahkan untuk mengetahui surat-surat kedinasan yang masuk.

"Misalnya saja ada surat yang harus didisposisi. Maka pejabat yang bersangkutan bisa melakukannya dengan bantuan program e-Office ini," kata Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Ahmadsyah Harrofie.

Pemprov Riau menyadari bahwa penggunaan IT juga berkaitan dengan keamanan data-data penting. Untuk itu, sudah dilakukan antisipasi agar hanya yang berkepentingan yang bisa mengakses data tertentu.

"Kita memiliki admin khusus yang menangani ini. Serta untuk membuka suatu surat dinas akan ada pasword tertentu, sehingga keamanan dalam pemerintahan lebih terjamin dan terhindar dari duplikasi oleh pihak yang tak bertanggung jawab," ungkap Ahmadsyah.

Ia menyebutkan, kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola IT ini terus dibenahi. Setiap SKPD, menurutnya, sudah memiliki admin khusus untuk menangani pemerintahan berbasis IT.

"Selain itu, setiap pemerintah kabupaten/kota di Riau juga telah mempersiapkan admin khusus dalam rangka e-Government ini. Sehingga ke depannya pemerintahan berbasis IT yang terintegrasi dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Rencananya, lanjut Ahmadsyah, pada November mendatang pemerintahan yang berbasis IT sudah sepenuhnya terlaksana di Riau. "Momen HUT Riau ini hendaknya menjadi penyemangat untuk mempercepat proses e-Government yang sudah ada," tuturnya.

Berbagai Teknologi Dipamerkan
Dalam rangkaian kegiatan HUT Riau, juga diadakan Pameran Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Itek) di Museum Sang Nila Utama (SNU), Pekanbaru. Pameran ini resmi dibuka Gubri Andi Rachman, kemarin.

"Pameran ini juga untuk membumikan IT di Riau. Banyak penerapan teknologi dalam sendi kehidupan yang telah kita gunakan dan tinggal kita maksimalkan untuk berbagai aktivitas," kata Gubri dalam pidatonya.

Pameran berlangsung selama dua hari hingga hari ini. Setiap peserta menampilkan teknologi unggulan masing-masing. "Dalam pameran ini ada 28 stand. Terdiri dari sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi (PT) serta beberapa SKPD di lingkungan Pemprov Riau," ungkap Ketua Panitia HUT Riau ke-59, Edy Kusdarwanto.

Gubri menyempatkan diri mengunjungi beberapa stand sekolah-sekolah yang jadi peserta pameran. Berbagai teknologi ramah lingkungan yang saat ini menjadi tren dipamerkan beberapa sekolah.

"Saya lihat di stand SMA Negeri 1 Pekanbaru, ada teknologi pengolahan sampah. Hal seperti ini bagus untuk dikembangkan," kata Gubri. [*]

Editor: Putra : Penulis: Bili