pekanbaruexpress.com

Minggu, 31 Agustus 2014:

Setelah Kalah di MK Ditolak PTUN Tim Prabowo Fokus Tempuh MA

JAKARTA- Anggota Tim Advokasi Merah Putih Didi Supriyanto mengatakan kubu pasangan Prabowo Subianto-...

Kisruh Quick Count Pilpres 2014, Diduga Akal Busuk ARB.

JAKARTA- Kisruh Quick Count (Perhitungan Cepat) perolehan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 yang terjad...

Usai Memilih, Prabowo Marah Kepada Sejumlah Wartawan

BOGOR -- Udara sejuk dengan hembusan angin tak membuat darah Prabowo dingin. Dia menumpahkan kekesal...

Pilkada Dumai 2015 Khairul Anwar dan Agus Widayat Pecah Kongsi

DUMAI- Politk memang tidak dapat diprediksi, dulunya kawan kini bisa menjadi lawan, dulunya mesra ki...

Isu Babinsa TNI Akal-akalan Mantan Kepala BIN

JAKARTA - Tudingan kubu Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) soal pengerahan Bintara Pembina Desa (...

  • Setelah Kalah di MK Ditolak PTUN Tim Prabowo Fokus Tempuh MA

    Jumat, 29 Agustus 2014 09:31
  • Kisruh Quick Count Pilpres 2014, Diduga Akal Busuk ARB.

    Kamis, 10 Juli 2014 15:00
  • Usai Memilih, Prabowo Marah Kepada Sejumlah Wartawan

    Rabu, 09 Juli 2014 16:04
  • Pilkada Dumai 2015 Khairul Anwar dan Agus Widayat Pecah Kongsi

    Minggu, 15 Juni 2014 07:22
  • Isu Babinsa TNI Akal-akalan Mantan Kepala BIN

    Kamis, 12 Juni 2014 23:27

Rp. 304 Miliar Anggaran Pilgub Diharapkan Cair Sebelum Ahir Tahun 2012

Share

PEKANBARU, PEKANBARUEXPRESS - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Tengku Edy Sabli, mengaku telah mengajuhkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Riau, sebesar Rp. 304 Miliar, kepada Pemerintah Provinsi Riau. Dengan harapan pencairan anggaran paling lambat di ahir tahun 2012 ini.

"Pengajuhan untuk anggaran pemilukada Gubernur Riau, sudah kita ajukan sebesar tiga ratus empat miliar rupiah, dengan estimasi dua kali putaran", ujarnya kepada pekanbaruexpress.com.

Penetapan pencairan atau pengalokasian dana tersebut oleh KPU, selambat-lambatnya pada ahir tahun 2012 ini. Menurutnya telah sesuai dengan aturan yang berlaku yakni UU Nomor 32 tahun 2004 serta nomor 12 tahun 2008, tentang pemerintah daerah diatur tahapan harus dilaksanakan 210 hari sebelum pemungutan suara. Dengan perhitungan tersebut, maka KPU harus memulai tahap awal Februari 2013 nanti.

"Jika pengalokasian masih belum terlaksana tujuh bulan sebelum pemungutan suara atau dua ratus sepuluh hari, oleh karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Riau. Maka resikonya Pilgub terancam tertunda dan hal itu yang seharusnya diantisipasi oleh pemerintah daerah", jelasnya. (Eed)

comments

Tambah komentar