|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Zul
SUNGAIPAKNING - Kondisi Jalan Poros Provinsi Riau Lintas Pakning-Dumai saat ini semakin parah dan hancur. Setidaknya terdapat sejumlah titik yang terletak mulai dari Desa Buruk Bakul sampai Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu.
Pantauan Metro Riau di lapangan, Selasa (21/5), terdapat sejumlah lubang besar di badan jalan yang membahayakan kendaraan yang melintas. Jika cuaca panas debu beterbangan tak terelakkan. Sebaliknya saat hujan lubang besar tersebut tergenang air dan mengakibatkan lumpur di sana sini.
Menanggapi kondisi yang tragis itu, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bukit Batu, meminta perhatian sekaligus menagih janji Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, untuk membangun wilayah Riau Pesisir, khususnya jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat.
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
Pemkab Rohil Tegaskan, Perjalanan Wabup ke Sumbar Pakai Dana Pribadi
"Sudah hampir tiga tahun kondisi jalan poros Provinsi Riau Lintas Pakning-Dumai rusak parah dan belum diperbaiki oleh pemprov. Oleh karena itu, kita mendesak Pak Gubri Syamsuar untuk turun memantau dan segera diperbaiki. Sebab saat kampanye pilgub, Pak Syam berjanji akan memprioritaskan pembangunan wilayah Riau Pesisir," ujar Ketua KNPI Bukit Batu, Erwin Syah Putra SPSi, Rabu (22/5).
Menurutnya, akibat jalan lintas Pakning-Dumai rusak parah, aktivitas masyarakat Riau Pesisir menjadi terhambat. Masyarakat kesulitan dalam menjalankan aktifitas ekonomi. Anak sekolah harus mengarungi lumpur untuk pergi belajar, dan jarak tempuh Pakning-Dumai yang seharusnya 2 jam menjadi 3 sampai 4 jam.