JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama mantan Presiden Joko Widodo.
Delapan tokoh yang kini berstatus tersangka antara lain Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dr. Tifauziah Tyassuma alias dr. Tifa, Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.
“Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik yang dilaporkan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).
Farel Alhidayat Kembali Wakili Riau di O2SN Nasional, Raih Juara I Senam Artistik Tingkat Provinsi
Modernisasi Pertanian di Papua Perkuat Ekonomi Daerah dan Ketahanan Pangan Nasional
Menurut Asep, penetapan para tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan asistensi dan gelar perkara dengan melibatkan sejumlah ahli dari berbagai bidang. Para ahli tersebut meliputi pidana, ITE, sosiologi hukum, komunikasi sosial, dan bahasa.
“Semua ahli kami mintai keterangan sebagai saksi untuk memperkuat proses penyidikan,” kata Asep.