POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Riau

Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak

Kamis, 8 Januari 2026 | 11:08:00 WIB

Editor : Putrajaya

Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak
Pelepasan Pesawat Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Roesmin Nurjadin menuju Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Supadio, Pontianak. (Dok: Lanud RS)

Pekanbaru — Bertempat di Apron Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (7/1/2026), TNI Angkatan Udara menggelar Upacara Tradisi Pelepasan Pesawat Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Roesmin Nurjadin menuju Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Supadio, Pontianak. Upacara dipimpin Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kasihar Skadud 12 Mayor Tek Arifendi Subnafeu.

Tradisi ini diikuti Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., para pejabat Koopsau, Danwing Udara 3.1 Tempur, para kepala dinas, komandan satuan, serta seluruh perwira, bintara, dan tamtama Skadron Udara 12. Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali laporan Perwira Upacara, penghormatan pasukan, penandatanganan, hingga penyerahan dokumen pesawat sebagai tanda resmi alih satuan. Suasana haru tampak terasa dari keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin yang melepas pesawat yang telah lama menjadi bagian penting dalam tugas satuan.

Dalam amanatnya, Pangkoopsau menegaskan bahwa pelepasan pesawat bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap alutsista yang telah mengabdi sekaligus simbol estafet tugas antar satuan. Pesawat Hawk 109/209, ujar Pangkoopsau, memiliki peran besar dalam perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik terkait kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang. Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan tetap tercatat dalam sejarah satuan.

Baca :

Pangkoopsau juga menyampaikan bahwa di balik setiap jam terbang pesawat tersebut terdapat kerja tanpa pamrih para penerbang, teknisi, dan seluruh personel pendukung yang menjaga keselamatan terbang dan kerja. Pemindahan Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Supadio Pontianak diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapan operasional satuan penerima dalam menjaga wilayah udara nasional, khususnya di kawasan Bumi Khatulistiwa, seiring pengelolaan kekuatan udara yang adaptif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyampaikan bahwa pelepasan Hawk 109/209 menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin. Ia mengungkapkan rasa haru dan bangga saat melepas pesawat yang telah mencatat perjalanan pengabdian panjang di Bumi Lancang Kuning. Ke depan, Skadron Udara 12 direncanakan akan diperkuat dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pada akhir Januari 2026 sebagai bagian modernisasi alutsista untuk meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak
Kamis, 8 Januari 2026 | 11:08:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB