PEKANBARU - Pekanbaru kian memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan wilayah dan penggerak pembangunan di Riau. Perkembangan tersebut dinilai tidak terlepas dari pengelolaan keuangan daerah yang mulai menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir.
Hal itu disampaikan Agung Nugroho saat bertemu dengan para ketua RT dan RW dari tujuh kecamatan dalam agenda silaturahmi di rumah dinas wali kota, Minggu (15/2/2026).
Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas tata kelola kota karena Pekanbaru menjadi cerminan kemajuan daerah secara luas.
“Pekanbaru ini menjadi gambaran wajah Riau. Kalau kota ini tertata dengan baik, maka citra daerah juga ikut baik. Karena itu pembangunan harus direncanakan matang dan dikerjakan serius,” ujarnya.
Rupiah Terpukul! Dolar AS Tembus Rp17.600, Ancaman Ekonomi dan PHK Mulai Menghantui
Bupati Siak Jajaki Pendirian UNU Pertama di Riau dan Sekolah Rakyat di Mempura
Ia mengungkapkan, salah satu capaian signifikan pemerintah kota adalah keberhasilan mencatat surplus anggaran pada tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi momentum penting setelah belasan tahun daerah lebih sering menghadapi defisit keuangan.
Surplus pendapatan daerah bahkan disebut mendekati Rp200 miliar. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada pembangunan, tetapi juga terhadap kesejahteraan aparatur pemerintah daerah.