BANGKINANG — Kabupaten Kampar mencatatkan sejarah sebagai daerah pertama di Provinsi Riau yang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Pelaksanaan yang lebih cepat ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan yang lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun, tantangan besar tetap menghadang, terutama dalam sektor infrastruktur dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, menekankan pentingnya penyusunan RKPD yang tepat waktu dan akuntabel. “Pelaksanaan Musrenbang lebih awal ini menunjukkan komitmen Kampar dalam menyusun dokumen perencanaan yang lebih terukur dan akuntabel, serta sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Umar Bakri, Satpam UIN Suska Terima Penghargaan Polda Riau, Usai Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswi
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
Meski demikian, langkah cepat ini tidak lepas dari tantangan yang masih harus dihadapi Kampar, terutama dalam hal pemenuhan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kepala Bappeda Kampar, Ardi Mardiansyah, mengatakan bahwa Musrenbang RKPD 2027 mengusung semangat percepatan transformasi pelayanan publik dan daya saing ekonomi daerah, tetapi ia juga mengakui bahwa penguatan infrastruktur dan SDM masih menjadi pekerjaan rumah besar yang memerlukan perhatian lebih.
“Program prioritas pembangunan tentu akan diarahkan pada infrastruktur dasar dan kualitas SDM, namun kami sadar bahwa Kampar, seperti daerah lainnya, masih menghadapi kendala besar dalam hal pembangunan fisik yang merata,” ujar Ardi.