BANGKINANG KOTA– Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta penyelenggaraan jaminan produk halal.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suhermi, mengikuti rakor tersebut bersama pemerintah daerah lainnya di seluruh Indonesia.
Rakor ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat kesiapan daerah menghadapi Sensus Ekonomi 2026 dan implementasi kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian
Dalam kesempatan itu, Suhermi menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam menjaga kestabilan inflasi daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti pemantauan harga bahan pokok, pelaksanaan operasi pasar, serta koordinasi lintas sektor.
“Pengendalian inflasi menjadi fokus utama karena sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.