|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : okezone.com
SURABAYA - Keberadaan masjid di Kota Pahlawan tak hanya memiliki peran sebagai tempat ibadah. Masjid juga menjadi ruang untuk belajar sejarah dan menanamkan sisi patriotik pada generasi muda di Surabaya.
Salah satu destinasi unik yang bisa dibuat ruang kontemplasi untuk belajar sejarah panjang Surabaya adalah Masjid Muhammad Cheng Ho di Jalan Gading No 2. Masjid yang memiliki arsitektur perpaduan Arab dan Tionghoa ini menarik untuk dikunjungi warga Surabaya yang ingin mendalami kajian sejarah dan nilai perjuangan.
Johan Reinaldi, 36, warga Wonocolo, Surabaya, mengaku suka menghabiskan waktu di Masjid Cheng Ho. Bersama dengan dua buah hatinya, dia ingin mengetahui lebih banyak tentang Laksamana Cheng Ho, seorang muslim dari Tiongkok yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara. Ada upaya untuk menanamkan kecintaan pada kegiatan ibadah pada anakanaknya. “Sekalian mengenalkan pada anak-anak berbagai masjid unik yang ada di Surabaya,” kata Johan, beberapa waktu lalu.
Riau, Negeri Kaya yang Gagal Berkisah
Hari Pers Nasional 2025, Momentum Bangkitnya UMKM dan Sektor Wisata Riau
Kepada anaknya, Johan bercerita bahwa masjid ini memiliki gaya arsitektur menyerupai kelenteng yang merupakan penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, seorang muslim dari Tiongkok yang turut menyebarkan agama Islam di Nusantara. Perjalanan penuh sejarah yang dilalui di berbagai samudra membawanya masuk ke perairan Jawa. Maka itu, di tiap sudut bangunan ini memiliki filosofi misalnya pada bagian atas bangunan yang bertingkat tiga bentuknya segi delapan dan menyerupai pagoda dalam kepercayaan Tiongkok berarti keberuntungan.
Ukuran bangunan 11 x 9 meter juga memiliki filosofi angka 11 mengikuti ukuran awal Kakbah yang dibangun Nabi Ibrahim dan angka sembilan berasal dari Wali Songo yang memengaruhi penyebaran Islam di Nusantara.