|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyatakan negara itu akan mulai melarang penggunaan plastik sekali pakai seperti sedotan, tas atau peralatan makan terhitung sejak awal 2021. Hal ini menjadi kontribusi Kanada dalam mengurangi produksi sampah non organik dan melindungi laut dunia.
Pengumuman PM Trudeau ini disampaikan lima bulan jelang pemilu yang salah satu isu utamanya yaitu perubahan iklim dan polusi. Demikian seperti dilansir ABC News, Jakarta, Selasa (11/6/2019).
"Secara jujur saya katakan, sebagai orangtua, sulit untuk menjelaskan hal ini kepada anak-anak saya," ujarnya.
Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi,Bupati Siak Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana
DPR Resmi Larang Menteri Rangkap Jabatan di BUMN, Kementerian BUMN Siap Turun Status!
"Bagaimana menjelaskan ikan hiu yang terdampar mati di banyak pantai di dunia, dan perut mereka penuh berisi sampah plastik," kata PM Trudeau.
"Sebagai orangtua, saat kita membawa anak-anak ke pantai, kita sampai harus mencari tempat yang tidak dikotori sedotan plastik atau botol, dan yang lain," tambahnya seperti dikutip dari economy.okezone.com.