|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Delvi Adri
PEKANBARU - Tahun ini ratusan anak pengungsi di penampungan di bawah pengawasan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru bisa memperoleh akses pendidikan. Mereka diberi kesempatan untuk bisa belajar di beberapa SD negeri.
Data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, saat ini tercatat 1028 imigran di Kota Pekanbaru. 286 di antara imigran masih usia sekolah. 110 di antaranya berusia 7 tahun hingga 12 tahun. Artinya mereka sudah bisa masuk SD.
Sekolah untuk tempat mereka belajar akan disesuaikan lokasi penampungan. "Jadi mereka yang sudah bisa untuk belajar di SD, bisa ikut belajar tahun ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Rabu (26/6).
Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, Satlantas Polres Pelalawan Laksanakan Ramp Check Kendaraan
Keterbatasan Dana, Pemkab Siak Tetap Peduli Bantu Anak Yatim Dhuafa Santunan Bulanan Serta Seragam Gratis
Mereka nantinya ditempatkan di sekolah yang masih punya daya tampung. Jumlah yang belajar di SDN menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah yang dekat penampungan imigran. "Jadi ditempatkan di SD yang masih kekurangan murid. Intinya menyesuaikan kondisi sekolah," jelasnya.
Disdik juga berkordinasi dengan Kesbangpol Pekanbaru dan Imigrasi terkait rencana ini. Mereka juga kordinasi dengan International Organization Migration (IOM) yang merupakan lembaga khusus imigran di bawah UNHCR. "Program ini diterapkan setelah ada izin serta rekomendasi dari Kemendikbud dan Kemenkumham RI," kata dia.