6 Safar 1442 H / Kamis, 24 September 2020
Disdukcapil Rohil Akan Terima Blangko e-KTP
rohil | Selasa, 3 September 2019
Editor : | Penulis : afrizal
ilustrasi

BAGANSIAPIAPI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Rokan Hilir (Rohil) dalam waktu dekat akan menerima sejumlah blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Pasalnya, ketersediaan blanko e-KTP terbatas di Kementerian Kependudukan dan Pencatatan Sipil RI, maka kementerian akan mengirimkan 16 juta keping blanko, termasuk untuk wilayah Rohil. 

"Ini berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dilayangkan Kementerian Kependudukan dan Pencatatan Sipil Republik Indonesia bahwa Rohil akan menerima e-KTP sebanyak 16 juta keping blangko bersama dengan daerah lain yang masih kekurangan blanko e-KTP," ujar Kepala Disdukcapil Rohil, Basaruddin SH, baru baru ini.  

Menurut Basaruddin, pihaknya belum tahu berapa Rohil dapat blanko e-KTP. "Yang jelas, blanko e-KTP yang akan kita terima dan akan kita pergunakan untuk di 18 kecamatan di daerah ini," katanya.  

Untuk tahun 2019 ini, terang Basaruddin, Dirjen Adminduk telah mencetak 16 juta keping blanko e-KTP. Blanko tersebut sudah disebar ke daerah-daerah yang membutuhkan dari awal Januari lalu. "Kekurangan blanko itu untuk menutupi kekurangan pelayanan selama ini  di wilayah Rohil khususnya," lanjutnya lagi. 

Basaruddin mengatakan, kekurangan tersebut tidak hanya dialami daerah Rokan Hilir, bahkan hampir seluruh kabupaten/kota se-Indonesia juga mengalami hal demikian. 

"Untuk pelayanan administrasi kependudukan meliputi 23 jenis output dokumen, supaya pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Dan karena ketersediaan blangko masih terbatas maka hanya penerbitan e-KTP saja yang kita prioritaskan karena sifatnya mendesak baru kemudian yang telah melakukan perekaman," ungkapnya. 

Basaruddin menjelaskan, dikarenakan keterbatasan blanko e-KTP ini maka Dirjen Adminduk meminta agar daerah berhemat dalam mencetak e-KTP. Artinya, daerah harus bisa memprioritaskan masyarakat yang telah melakukan perekaman saja. Sementara bagi penggantian akibat rusak atau pindah maka cukup dengan suket saja dulu.

"Ya, karena keterbatasan blanko maka percetakan pengganti e-KTP rusak dan hilang untuk sementara akan diterbitkan surat tanda identitas atau suket. Suket kita terbitkan lalu dicatat dan didokumentasikan sehingga nanti masuk ke dalam sistem informasi administrasi kependudukan agar mudah untuk menerbitkan identitas," pungkasnya.*
 



Artikel Terbaru
hukum, Kamis, 24 September 2020

Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali.


nusantara, Kamis, 24 September 2020

Pemerintah daerah diminta mewaspadai munculnya klaster penularan selama musim.


kuansing, Kamis, 24 September 2020

Ketua DPRD Kuansing Andi Putra SH MH telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai anggota.


pekanbaru, Kamis, 24 September 2020

Penambahan kasus positif baru di Riau, Kamis (24/9/2020) hari ini cukup mengkuatirkan yaitu.


pasar, Kamis, 24 September 2020

Bukalapak terus mendorong dan optimalisasikan peran pajak dalam pembangunan melalui.


pelalawan, Kamis, 24 September 2020

Guna menjaga netralitas, Bupati Pelalawan MH Harris memilih mundur sebagai ketua pemenangan Adi.


pelalawan, Kamis, 24 September 2020

Pengundian nomor urut pasangan calon Bupati Pelalawan 2021-2026 di laksanakan hari ini (24/9/2020).


hukum, Kamis, 24 September 2020

Pemilik mobil rental, M Alhadar (28) yang ditemukan tewas di wilayah Siak, dipastikan meninggal akibat.


politik, Kamis, 24 September 2020

Polemik soal konser dalam kegiatan kampanye pilkada, akhirnya berakhir setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU).


hukum, Selasa, 22 September 2020

Alhadar, pemilik mobil yang ditemukan tewas di Jalan Perawang-Siak, RT 2 RK 5, Dusun Sekar Mayang, Kampug.