8 Jumadil Akhir 1442 H / Jumat, 22 Januari 2021
Inilah Puncak Karir Terbaik Saya
wanita | Rabu, 27 Mei 2020
Editor : Redpes | Penulis : Dewi Andriani

Anne Avantie. [Int]


PekanbarExpress, Jakarta - Sudah hampir 2 bulan, desainer kondang Anne Avantie memproduksi alat pelindung diri yang diperuntukkan bagia para tim medis yang menjadi garda terdepan dalam mengobati pasien penderita virus corona Covid-19.

Tidak ada bisnis saat memproduksi APD tersebut, semuanya disumbangkan secara cuma-cuma oleh desainer yang terkenal dengan kebayanya ini. Tujuannya tak lain hanya untuk kemanusiaan.

“Saat ini semua orang mengalami hal yang sama, perasaan yang sama, dan harapan yang sama. Saya berani menutup semua usaha, saya ngga tau kapan bikin kebaya lagi. Saat ini, setiap hari kami bikin APD dan disumbangkan sekitar 1.000 sampai 2.000 ke seluruh rumah sakit,” ujarnya dalam Designer Talk.

Meski harus menutup usahanya dan tidak mendapatkan keuntungan dari pembuatan APD, namun Anne justru merasa inilah puncak karir terbaiknya setelah 30 tahun berkarya. “Ketika Tuhan menyentuh secara pribadi, saya harus katakana ya. Saya yakin saat Tuhan berkehendak saya pasti dimampukan dan yang mustahil pasti akan bisa dilakukan,” tuturnya.

Lantas, jika harus memproduksi ribuan APD setiap hari tanpa dijual, dari mana Anne mendapatkan biaya dan keuntungan? Di sinilah inovasi dan kreativitasnya di uji. Anne terus memposting aksi kemanusiaannya di berbagai channel media dan mewartakannya kepada media massa sehingga namanya semakin popular dan aksinya semakin diketahui secara luas.

Menurutnya, tidak masalah jika harus mencari popularitas dan memberi inspirasi untuk kebaikan. Justru ketika akan menolong orang lain, sambungnya, kita yang harus berdiri tegak terlebih dahulu sehingga dapat menunduk dan menolong orang lain.

Setiap memposting aksi kemanusiaannya, Anne selalu memberikan nomor rekening Yayasan Anne Avantie, tetapi tidak untuk menggalang dana, hanya untuk memastikan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakannya.

“Justru ketika saya sebutkan tidak menggalang dana, itu memberi efek yang luar biasa, orang justru tersentuh dan ribuan email masuk ingin memberi bantuan. Di sini saya merasakan efek popularitas dan citra baik yang saya tanam. Bagi saya, inilah puncak karir terbaik ketika banyak pihak yang bersama-sama bergandengan untuk menangani Covid-19,” jelasnya.

Dirinya pun rutin membuat konten positif yang melahirkan rasa empati dari berbagai pihak sehingga banyak korporasi yang kemudian bekerjasama dengan Anne untuk memproduksi APD.

Dari aksi sosial dan kemanusiannya tersebut, Anne mendapatkan berkah dari Tuhan. Dia kemudian terinspirasi membuat Jaket Pelindung Diri (JPD) dan masker art yang ternyata sangat diminati oleh masyarakat, bahkan pemesannya pun begitu bertubi-tubi, mulai dari masyarakat hingga korporasi.

Saat memproduksi APD dan JPD ini, Anne benar-benar melepaskan semua logika dan idealismenya, yang terpenting baginya bisnis tetap berjalan dan butik tetap berproduksi.

“Inilah pemeliharaan Tuhan yang bisa saya katakan. Ketika kita menolong orang lain, Tuhan pasti akan menolong kita. Teruslah berbuat baik, karena saat kita menanam yang baik kita pasti akan menuai yang baik pula,” tuturnya. [Bisnis]



Artikel Terbaru
kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M. Si membuka rapat teknis pembentukan panitia.


kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Bupati Kampar H.Catur Sugeng Susanto SH, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs..


pasar | Jumat, 22 Januari 2021

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital banking melejit 41,53 persen menjadi 513,7.


hukum | Jumat, 22 Januari 2021

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengatakan pihaknya sudah meregistrasi 132 permohonan.


mancanegara | Jumat, 22 Januari 2021

Berbagai peristiwa menarik terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (21/1-2021) kemarin..


kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH menerima kunjungan pengurus Yayasan Bhakti Tanoto.


riau | Kamis, 21 Januari 2021

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat daerah Riau, Sudarman, Kamis (21/1/2021).


riau | Kamis, 21 Januari 2021

Kasus positif baru Covid-19 di Riau, Kamis (21/1/2021) bertambah sebanyak 137 orang.


nusantara | Kamis, 21 Januari 2021

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.


nusantara | Kamis, 21 Januari 2021

Disaster Victim Identification (DVI) Polri memastikan bakal tetap melanjutkan proses.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Anne Avantie. [Int]

Inilah Puncak Karir Terbaik Saya

wanita | Rabu, 27 Mei 2020
Editor : Redpes | Penulis : Dewi Andriani


PekanbarExpress, Jakarta - Sudah hampir 2 bulan, desainer kondang Anne Avantie memproduksi alat pelindung diri yang diperuntukkan bagia para tim medis yang menjadi garda terdepan dalam mengobati pasien penderita virus corona Covid-19.

Tidak ada bisnis saat memproduksi APD tersebut, semuanya disumbangkan secara cuma-cuma oleh desainer yang terkenal dengan kebayanya ini. Tujuannya tak lain hanya untuk kemanusiaan.

“Saat ini semua orang mengalami hal yang sama, perasaan yang sama, dan harapan yang sama. Saya berani menutup semua usaha, saya ngga tau kapan bikin kebaya lagi. Saat ini, setiap hari kami bikin APD dan disumbangkan sekitar 1.000 sampai 2.000 ke seluruh rumah sakit,” ujarnya dalam Designer Talk.

Meski harus menutup usahanya dan tidak mendapatkan keuntungan dari pembuatan APD, namun Anne justru merasa inilah puncak karir terbaiknya setelah 30 tahun berkarya. “Ketika Tuhan menyentuh secara pribadi, saya harus katakana ya. Saya yakin saat Tuhan berkehendak saya pasti dimampukan dan yang mustahil pasti akan bisa dilakukan,” tuturnya.

Lantas, jika harus memproduksi ribuan APD setiap hari tanpa dijual, dari mana Anne mendapatkan biaya dan keuntungan? Di sinilah inovasi dan kreativitasnya di uji. Anne terus memposting aksi kemanusiaannya di berbagai channel media dan mewartakannya kepada media massa sehingga namanya semakin popular dan aksinya semakin diketahui secara luas.

Menurutnya, tidak masalah jika harus mencari popularitas dan memberi inspirasi untuk kebaikan. Justru ketika akan menolong orang lain, sambungnya, kita yang harus berdiri tegak terlebih dahulu sehingga dapat menunduk dan menolong orang lain.

Setiap memposting aksi kemanusiaannya, Anne selalu memberikan nomor rekening Yayasan Anne Avantie, tetapi tidak untuk menggalang dana, hanya untuk memastikan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakannya.

“Justru ketika saya sebutkan tidak menggalang dana, itu memberi efek yang luar biasa, orang justru tersentuh dan ribuan email masuk ingin memberi bantuan. Di sini saya merasakan efek popularitas dan citra baik yang saya tanam. Bagi saya, inilah puncak karir terbaik ketika banyak pihak yang bersama-sama bergandengan untuk menangani Covid-19,” jelasnya.

Dirinya pun rutin membuat konten positif yang melahirkan rasa empati dari berbagai pihak sehingga banyak korporasi yang kemudian bekerjasama dengan Anne untuk memproduksi APD.

Dari aksi sosial dan kemanusiannya tersebut, Anne mendapatkan berkah dari Tuhan. Dia kemudian terinspirasi membuat Jaket Pelindung Diri (JPD) dan masker art yang ternyata sangat diminati oleh masyarakat, bahkan pemesannya pun begitu bertubi-tubi, mulai dari masyarakat hingga korporasi.

Saat memproduksi APD dan JPD ini, Anne benar-benar melepaskan semua logika dan idealismenya, yang terpenting baginya bisnis tetap berjalan dan butik tetap berproduksi.

“Inilah pemeliharaan Tuhan yang bisa saya katakan. Ketika kita menolong orang lain, Tuhan pasti akan menolong kita. Teruslah berbuat baik, karena saat kita menanam yang baik kita pasti akan menuai yang baik pula,” tuturnya. [Bisnis]


Artikel Terbaru

kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M. Si membuka rapat teknis pembentukan panitia.


kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Bupati Kampar H.Catur Sugeng Susanto SH, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs..


pasar | Jumat, 22 Januari 2021

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital banking melejit 41,53 persen menjadi 513,7.


hukum | Jumat, 22 Januari 2021

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengatakan pihaknya sudah meregistrasi 132 permohonan.


mancanegara | Jumat, 22 Januari 2021

Berbagai peristiwa menarik terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (21/1-2021) kemarin..


kampar | Jumat, 22 Januari 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH menerima kunjungan pengurus Yayasan Bhakti Tanoto.


riau | Kamis, 21 Januari 2021

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat daerah Riau, Sudarman, Kamis (21/1/2021).


riau | Kamis, 21 Januari 2021

Kasus positif baru Covid-19 di Riau, Kamis (21/1/2021) bertambah sebanyak 137 orang.


nusantara | Kamis, 21 Januari 2021

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.


nusantara | Kamis, 21 Januari 2021

Disaster Victim Identification (DVI) Polri memastikan bakal tetap melanjutkan proses.