19 Zulhijjah 1441 H / Minggu, 9 Agustus 2020
MASKAPAI PENERBANGAN
Besok, Lion Air Group Kembali Buka Penerbangan Domestik
pasar | Selasa, 9 Juni 2020
Editor : Des Jamran | Penulis : Akhdi Martin Pratama
Lion Air, alah satu makapai penerbangan Lion Air Group

PEKANBARUEXPRESS,JAKARTA- Besok, 10 Juni 2020, Maskapai Lion Air Group akan kembali beroperasi melayani penerbangan domestik. Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, keputusan itu diambil setelah melihat bahwa calon penumpang telah memahami persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan selama masa waspada pandemi Covid-19.

Selain itu, telah diterbitkan juga Surat Edaran No. 7 Tahun 2020 tentang Kriteria Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang mengatur kembali syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon penumpang.

“Menurut surat edaran tersebut, calon penumpang hanya membutuhkan bukti tes kesehatan seperti PCR atau Rapid Test dan atau surat keterangan kesehatan,” ujar Danang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/7/2020).

Danang menjelaskan, bagi calon penumpang yang menyertakan surat keterangan bebas corona berdasarkan hasil rapid test, maka masa berlakunya hanya tiga hari. Sedangkan yang menggunakan PCR, masa berlaku surat keterangan kesehatannya selama tujuh hari.

Jika kedua metode tes tersebut tak tersedia di daerah asal, maka calon penumpang perlu mendapatkan surat keterangan bebas influensa dari dokter rumah sakit atau puskesmas. “Untuk itu calon penumpang Lion Air Group harus mencermati masa berlaku dari dokumen kesehatan yang digunakan,” kata Danang.

Selain itu, Lion Air juga meminta penumpang tiba empat jam lebih awal di bandara, menunjukkan kartu identitas diri, mengenakan masker, mencuci tangan, mengikuti aturan physical distancing, menjaga kebersihan dan mengikuti petunjuk dari awak pesawat.

“Pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first) dan dalam upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,” ucap dia. 

 Sebelumnya Lion Air Group menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal domestik dan internasional.  Penghentian itu mempertimbangkan evaluasi setiap pelaksanaan operasional penerbangan sebelumnya, bahwa banyak calon penumpang yang tidak disiplin dengan peraturan kelengkapan dokumen.

“Banyak calon penumpang yang tidak dapat melaksanakan perjalanan udara disebabkan kurang memenuhi kelengkapan dokumen-dokumen sebagaimana persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan selama masa kewaspadaan pandemi Covid-19,” kata Danang Selasa (2/6/2020) lalu.(Sumber: Kompas.com)
 



Artikel Terbaru
nusantara, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pemerintah memutuskan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Sipil Negara (PNS).


politik, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pimpinan sidang pleno Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengetuk.


hukum, Sabtu, 8 Agustus 2020

Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan melakukan penahanan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi.


pekanbaru, Sabtu, 8 Agustus 2020

PEKANBARUEXPRESS(JAKARTA )--Provinsi Riau, Sabtu (8/8/2020) hari ini ditemukan 50 kasus.


nusantara, Kamis, 6 Agustus 2020

Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) corona kepada pekerja bergaji di bawah Rp5.


hukum, Kamis, 6 Agustus 2020

Pengusutan dugaan aliran dana atau gratifikasi Djoko Tjandra kini mulai dilakukan penyidikan. Tim penyidik.


politik, Kamis, 6 Agustus 2020

Posisi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra dipastikan bakal tidak tergeser menyusul rencana.


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

Satu orang yang masuk kategori suspek covid-19 di Indragiri Hulu menjalani isolasi mandiri di rumah sakit..


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

 Keceriaan Abdal Gultom hanya bisa sesaat dirasakan oleh kedua orangtuanya. Pasalnya, anak berusia.


siak, Rabu, 5 Agustus 2020

Hari ini, Rabu (5/8-2020), Siak berada diperingkat terbanyak kasus penambahan pasien positif Covid-19,.