19 Zulhijjah 1441 H / Minggu, 9 Agustus 2020
Pendapatan Sektor Perhubungan Turun Dratis
pasar | Selasa, 16 Juni 2020
Editor : Pitra Jaya | Penulis : PE2
Pelabuhan Peti Kemas Bitung/net

PEKANBARUEXPRESS, PEKANBARU- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membeberkan penurunan okupansi di transportasi umum secara nasional. Di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) ini, okupansi pesawat udara hanya 10%, begitu juga dengan kereta api. Sementara, transportasi dalam kota seperti di DKI Jakarta dan Surabaya okupansinya hanya 30%.

"Kita sedang memetakan apa yang terjadi dari sektor perhubungan, berapa okupansi daripada moda-moda tersebut, apakah moda-moda itu survive. Kalau sekilas, udara itu baru 10%, kereta api juga 10%, yang sudah mendekati 30% itu angkutan regional seperti di Jakarta, Surabaya," ungkap Budi Karya dalam webinar Studium Generale Binus University, Selasa (16/6/2020).

Tingkat okupansi yang sangat kecil itu menyebabkan pendapatan sektor perhubungan juga menurun drastis. Untuk itu, saat ini pihaknya sedang meninjau solusi apa yang tepat khususnya untuk memperbaiki pendapatan sektor perhubungan ini.

"Masalahnya adalah, ini okupansinya turun maka penerimaan dari sektor perhubungan juga turun. Ini fakta yang harus ditinjau bersama-sama bagaimana ada solusi," kata Budi.

Namun, dalam upaya memperbaiki pendapatan sektor perhubungan ini, pihaknya akan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (COVID-19). Pasalnya, ia tak mau adanya gelombang kedua Corona dalam upaya perbaikan ini.

"Kita tetap harus perhatikan protokol kesehatan. Kami dari sektor perhubungan selalu menjadikan kesehatan jadi panglima, tidak dibayangkan seperti yang terjadi sekarang di Beijing ada second wave, kita tak ingin itu terjadi," tegasnya.

Menurut Budi, dalam pencarian solusi ini pemerintah tak bisa sendirian. Ia berharap, akademisi dapat memberikan saran-saran kepada Kementerian Perhubungan demi keberlangsungan sektor perhubungan di Indonesia.

"Tak mungkin lakukan ini saja oleh pemerintah. Kalau masyarakat sesuka hati, kalau universitas adalah lembaga berwibawa. Kalau universitas menyuarakan COVID-19 sebagai tantangan bangsa, kita harus tetap mengerjakan sektor ril agar bekerja dengan baik," pungkasnya.



Artikel Terbaru
nusantara, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pemerintah memutuskan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Sipil Negara (PNS).


politik, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pimpinan sidang pleno Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengetuk.


hukum, Sabtu, 8 Agustus 2020

Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan melakukan penahanan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi.


pekanbaru, Sabtu, 8 Agustus 2020

PEKANBARUEXPRESS(JAKARTA )--Provinsi Riau, Sabtu (8/8/2020) hari ini ditemukan 50 kasus.


nusantara, Kamis, 6 Agustus 2020

Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) corona kepada pekerja bergaji di bawah Rp5.


hukum, Kamis, 6 Agustus 2020

Pengusutan dugaan aliran dana atau gratifikasi Djoko Tjandra kini mulai dilakukan penyidikan. Tim penyidik.


politik, Kamis, 6 Agustus 2020

Posisi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra dipastikan bakal tidak tergeser menyusul rencana.


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

Satu orang yang masuk kategori suspek covid-19 di Indragiri Hulu menjalani isolasi mandiri di rumah sakit..


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

 Keceriaan Abdal Gultom hanya bisa sesaat dirasakan oleh kedua orangtuanya. Pasalnya, anak berusia.


siak, Rabu, 5 Agustus 2020

Hari ini, Rabu (5/8-2020), Siak berada diperingkat terbanyak kasus penambahan pasien positif Covid-19,.