19 Zulhijjah 1441 H / Minggu, 9 Agustus 2020
Pendaftaran Peserta Didik Baru di Jalur Zonasi Diprioritaskan Pakai Kartu Keluarga
pekanbaru | Jumat, 3 Juli 2020
Editor : Pitra Jaya | Penulis : PE2
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas/net

PEKANBARUEXPRESS,PEKANBARU- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pekanbaru sudah digelar sejak 1 hingga 7 Juli mendatang. Untuk pendaftaran jalur zonasi akan lebih diutamakan dan jadi prioritas Kartu Keluarga (KK). 

Karena itu pula, calon orang tua wali murid diminta untuk serius memperhatikan hal ini. Selain KK, penggunaan surat domisili harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Jika surat domisili dimanipulasi, maka bisa berdampak pada kelulusan anak pada PPDB. 

Demikian ditegaskan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Rabu  (1/7) kemarin.''Kita prioritaskan calon peserta didik yang punya KK untuk ikut PPDB lewat jalur zonasi,'' kata dia. 

Dia melanjutkan, setelah KK surat keterangan domisili nantinya baru akan jadi syarat pilihan. Ismardi kemudian mewanti-wanti agar tak ada manipulasi dalam surat domisili.''Kita nanti betul-betul minta pada operator agar itu divalidasi datanya. Kita minta itu  baik-baik diperiksa. Kalau itu dipalsukan, anaknya kita keluarkan. Sekolahnya nanti kita beri sanksi,'' tegasnya. 

PPDB diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI No 44/2019. Disini disebutkan KK menjadi bukti domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada KK. KK tersebut diterbitkan paling singkat satu tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB. 

KK dapat diganti dengan surat keterangan domisili dari RT atau RW warga yang dilegalisir oleh lurah setempat. Surat itu menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat satu tahun sejak diterbitkannya surat keterangan domisili.

PPDB tahun 2020 berlangsung dalam empat jalur. Ada jalur zonasi sebanyak 60 persen, jalur afirmasi kurang mampu sebanyak 15 persen, jalur prestasi sebanyak 20 persen dan jalur perpindahan orang tua sebanyak 5 persen eperti dikutip Riaupos.co

Mereka yang mendaftar di jalur afirmasi kurang mampu harus melengkapi dokumen seperti bukti sebagai penerima PKH, Kartu Indonesia Sehat atau Kartu Indonesia Pintar. Para calon peserta didik juga bisa membuat surat keterangan tidak mampu yanh disahkan lurah setempat.



Artikel Terbaru
nusantara, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pemerintah memutuskan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Sipil Negara (PNS).


politik, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pimpinan sidang pleno Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengetuk.


hukum, Sabtu, 8 Agustus 2020

Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan melakukan penahanan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi.


pekanbaru, Sabtu, 8 Agustus 2020

PEKANBARUEXPRESS(JAKARTA )--Provinsi Riau, Sabtu (8/8/2020) hari ini ditemukan 50 kasus.


nusantara, Kamis, 6 Agustus 2020

Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) corona kepada pekerja bergaji di bawah Rp5.


hukum, Kamis, 6 Agustus 2020

Pengusutan dugaan aliran dana atau gratifikasi Djoko Tjandra kini mulai dilakukan penyidikan. Tim penyidik.


politik, Kamis, 6 Agustus 2020

Posisi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra dipastikan bakal tidak tergeser menyusul rencana.


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

Satu orang yang masuk kategori suspek covid-19 di Indragiri Hulu menjalani isolasi mandiri di rumah sakit..


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

 Keceriaan Abdal Gultom hanya bisa sesaat dirasakan oleh kedua orangtuanya. Pasalnya, anak berusia.


siak, Rabu, 5 Agustus 2020

Hari ini, Rabu (5/8-2020), Siak berada diperingkat terbanyak kasus penambahan pasien positif Covid-19,.