19 Zulhijjah 1441 H / Minggu, 9 Agustus 2020
VIRUS CORONA
Video Menggegerkan, Jenazah Covid-19 di India Dibuang ke Lobang Besar
mancanegara | Jumat, 3 Juli 2020
Editor : Pitra Jaya | Penulis : Reni Erina
Tangkapan layar dari video yang viral jenazah dibuang ke lubang besar /rmol

PEKANBARUEXPRESS-Video yang menggegerkan di India itu memperlihatkan penanganan jenazah korban Covid-19 yang sangat tidak ‘punya hati’.  Dalam video beberapa petugas medis melempar kantung-kantung hitam berisi jenazah korban Covid-19 ke dalam sebuah lubang besar. Video yang beredar baru-baru ini membuat netizen sedih sekaligus marah.

Di dalam video juga terdengar suara yang lebih mirip instruksi. Di dekat lubang besar itu terlihat satu mobil jenazah  dan sebuah traktor yang siap untuk menguruk dan menutup lubang besar itu dengan tanah. Seorang anggota kongres Karnataka, DK Shivakumar, memposting video tersebut dengan serangkaian tweetnya seperti dikutip dari Rmol.id.

“Sangat terguncang hati ini melihat jasad pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia ditumpuk secara tidak manusiawi di sebuah lubang di Ballari," kicaunya pada akun @DKShivakumar. "Apa ini beradab? Ini menjadi refleksi bagaimana pemerintah menangani krisis virus corona. Saya mendesak pemerintah mengambil tindakan nyata dan memastikan ini tidak terjadi lagi," ujar Shivakumar.

Video di direkam di Distrik Ballari, di negara bagian Karnataka, India, dan menimbulkan amarah warga. Pejabat Senior Distrik Ballari, SS Nakula, mengakui video tersebut adalah asli. Mereka telah meminta maaf kepada pihak keluarga. Jenazah yang dilempar ke lubang itu berjumlah delapan. Mereka adalah pasien Covid-19 yang meninggal sehari sebelumnya, dikutip dari BBC Hindi, Kamis (2/7) .

“Sangat terguncang hati ini melihat jasad pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia ditumpuk secara tidak manusiawi di sebuah lubang di Ballari," kicaunya pada akun @DKShivakumar.

Apa ini beradab? Ini menjadi refleksi bagaimana pemerintah menangani krisis virus corona. Saya mendesak pemerintah mengambil tindakan nyata dan memastikan ini tidak terjadi lagi," ujar Shivakumar.

Video di direkam di Distrik Ballari, di negara bagian Karnataka, India, dan menimbulkan amarah warga. Pejabat Senior Distrik Ballari, SS Nakula, mengakui video tersebut adalah asli. Mereka telah meminta maaf kepada pihak keluarga. Jenazah yang dilempar ke lubang itu berjumlah delapan. Mereka adalah pasien Covid-19 yang meninggal sehari sebelumnya, dikutip dari BBC Hindi, Kamis (2/7).

"Kami sudah mengeluarkan surat permintaan maaf tanpa syarat kepada keluarga korban. Kami sangat terluka karena perlakuan para petugas itu, dan kami sangat menyesal. Kami mengutuk cara mereka memperlakukan jenazah. Mereka seharusnya diperlakukan lebih manusiawi," kata SS Nakula. SS Nakula memastikan petugas berpakaian APD dalam video yang itu telah dipecat dan digantikan oleh tim yang baru.

"Sebetulnya mereka telah mengikuti semua protokol. Yang menjadi kesalahan mereka bukan mengenai bagian protokol, tetapi mentalitas bahwa mayat harus ditangani dengan bermartabat," ujar Nakula. India mengalami kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan. Selama dua minggu belakangan, angka kasus baru terus-terusan melonjak. Pada Selasa (30/6) angka kasus baru bertambah lebih dari 18 ribu dalam 24 jam.

 
 



Artikel Terbaru
nusantara, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pemerintah memutuskan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Sipil Negara (PNS).


politik, Sabtu, 8 Agustus 2020

Pimpinan sidang pleno Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengetuk.


hukum, Sabtu, 8 Agustus 2020

Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan melakukan penahanan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi.


pekanbaru, Sabtu, 8 Agustus 2020

PEKANBARUEXPRESS(JAKARTA )--Provinsi Riau, Sabtu (8/8/2020) hari ini ditemukan 50 kasus.


nusantara, Kamis, 6 Agustus 2020

Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) corona kepada pekerja bergaji di bawah Rp5.


hukum, Kamis, 6 Agustus 2020

Pengusutan dugaan aliran dana atau gratifikasi Djoko Tjandra kini mulai dilakukan penyidikan. Tim penyidik.


politik, Kamis, 6 Agustus 2020

Posisi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra dipastikan bakal tidak tergeser menyusul rencana.


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

Satu orang yang masuk kategori suspek covid-19 di Indragiri Hulu menjalani isolasi mandiri di rumah sakit..


inhu, Kamis, 6 Agustus 2020

 Keceriaan Abdal Gultom hanya bisa sesaat dirasakan oleh kedua orangtuanya. Pasalnya, anak berusia.


siak, Rabu, 5 Agustus 2020

Hari ini, Rabu (5/8-2020), Siak berada diperingkat terbanyak kasus penambahan pasien positif Covid-19,.