8 Safar 1442 H / Sabtu, 26 September 2020
Pengaliran Gas ke Power Plant
BOB PT BSP-Pertamina Hulu Hemat $ 12 juta pertahun
siak | Minggu, 30 Agustus 2020
Editor : Red | Penulis : Rls
Bupati Siak dan sejumlah pejabat BOB dan Pertagas usai penandatanganan program Gas-in dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) di lokasi pembangkit listrik (Power Plant) BOB Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak

SIAK - BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu terus melakukan efisiensi anggaran dan meningkatkan produksi minyak. Mulai tahun ini, sekitar $ 12 juta pertahun, penghematan dilakukan melalui program pengaliran gas (Gas-in).

Hal ini disampaikan Raihan, General Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu saat acara seremonial pengaliran gas dari PT Pertamina Gas ke BOB PT BSP Pertamina Hulu, jumat (280820) di Onshore Receiving Facility, Power Plant Pusako, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

“ Mulai hari ini, BOB PT BSP Pertamina Hulu di supply secara penuh oleh Pertagas, sebagai supplier gas yang baru dan kita harapkan secara biaya akan hemat hingga $ 1 juta perbulan, sehingga tercapainya tingkat produksi minyak yang optimal dari BLOK CPP ini ,” ujar Raihan.

Program ini ditandai dengan penandatanganan berita acara yang akan menjadi tonggak  dimulainya program Gas-in dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) di lokasi pembangkit listrik (Power Plant) BOB Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

Penandatangan dihadiri langsung Bupati Siak, Plt. Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Direktur PT Bumi Siak Pusako,  Direktur PT Pertamina Gas, Direktur PT PHE CPP dan para pihak yang berkontribusi dalam program pengaliran gas tersebut.

Acara juga dihadiri langsung Menteri ESDM yang diwakliki oleh Plt Dirjen Migas kementrian  ESDM dan , Wakil Kepala SKK Migas,  Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) dan Gubernur Syamsuar melalui Video Conference.

Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengatakan dalam sambutannya saat pelaksanaan seremonial kegiatan yang dilaksanakan secara daring di Siak (28/8) bahwa dengan adanya penyaluran gas ini diharapkan tidak ada lagi kendala operasi terkait kelistrikan serta dapat mengurangi biaya operasi dalam rangka meningkatkan produksi minyak bumi di BOB PT BSP – Pertamina Hulu.

“Selama ini BOB mendapatkan suplai gas dari KKKS Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait, namun perjanjian jual beli gas dengan EMP telah berakhir pada 4 Agustus 2020 yang lalu”, tambahnya.

Dalam kerjasama tersebut, BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu dan PT Pertagas melakukan kerjasama Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). Dimana PT Pertagas menyediakan gas untuk kebutuhan BOB PT BSP-Pertamina Hulu sebesar 6 MMSCFD.

Pasokan gas tersebut akan memenuhi kebutuhan operasi pembangkit listrik di Wilayah Kerja Blok CPP dengan tujuan untuk memenuhi target produksi minyak yang ditetapkan Pemerintah.

Gas yang dialirkan berasal dari KKKS PHE Jambi Merang. Selanjutnya, PT Pertagas bekerjasama dengan PT BSP Zapin, anak perusahaan PT Bumi Siak Pusako telah membangun pipa distribusi gas berikut fasilitasnya di titik TGI SV 1401 di Kecamatan Koto Gasib sepanjang 67 km menuju pembangkit listrik BOB PT BSP-Pertamina Hulu di Kecamatan Pusako.

Selama ini, BOB memperoleh suplai gas dari KKKS EMP Malacca Strait dan telah berakhir, 4 Agustus 2020. Dengan mengalirnya gas ini, diharapkan kendala operasi kelistrikan akan teratasi.

Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau siap mendukung pengaliran Gas ke BOB PT BSP - Pertamina Hulu.  Diharapkan pasokan gas ini dapat dapat memenuhi kebutuhan operasional BOB PT BSP - Pertamina Hulu Bersama BUMD Bumi SiaK Pusako Zapin, pembangunan kontruksi pipa salur gas telah diselesaikan tanpa ada accident. Walaupun dengan segala pembatasan akibat pandemi covid-19.

Sementara Bupati Siak, Alfedri sangat mengaprsesiasi dan bersyukur atas pengaliaran gas ini ke power plant pusako ini.  Nantinya akan diharapkan atas hasil capaian dari produksi BOB ini akan berdampak ke masyarakat Riau terutama masyarakat Siak.

“Kita memberikan Apresiasi kepada para pekerja dalam menyambung pipa gas ini. Dengan tersambung nya pipa gas tersebut bisa memaksimalkan produksi minyak di bob sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah baik dari dana bagi hasil maupun dari Pendapatan asli daerah,” ujar Alfedri. (Rls)



Artikel Terbaru
pekanbaru, Kamis, 24 September 2020

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru saat ini tengah memburu penyelesaian.


hukum, Kamis, 24 September 2020

Dengan mengenakan baju tahanan dan tangan diborgol, Wakil Bupati (Wabup)  Bengkalis nonaktif,.


hukum, Kamis, 24 September 2020

Barang bukti narkotika senilai miliaran rupiah dimusnah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau..


politik, Kamis, 24 September 2020

Pemerintah, KPU dan sejumlah anggota DPR sepakat melanjutkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah bulan.


hukum, Kamis, 24 September 2020

Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali.


nusantara, Kamis, 24 September 2020

Pemerintah daerah diminta mewaspadai munculnya klaster penularan selama musim.


kuansing, Kamis, 24 September 2020

Ketua DPRD Kuansing Andi Putra SH MH telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai anggota.


pekanbaru, Kamis, 24 September 2020

Penambahan kasus positif baru di Riau, Kamis (24/9/2020) hari ini cukup mengkuatirkan yaitu.


pasar, Kamis, 24 September 2020

Bukalapak terus mendorong dan optimalisasikan peran pajak dalam pembangunan melalui.


pelalawan, Kamis, 24 September 2020

Guna menjaga netralitas, Bupati Pelalawan MH Harris memilih mundur sebagai ketua pemenangan Adi.