15 Rabiul Akhir 1442 H / Selasa, 1 Desember 2020
12 Anggota DPRD Solok Kunjungi SDN 110 Pekanbaru
pekanbaru | Jumat, 23 Oktober 2020
Editor : Red | Penulis : Putrajaya

Ketua Komisi I, Etranedi, S. Kep dan Kabid SD Disdik Kota Pekanbaru bersama Kepala SDN 110 Pekabaru. (Ist)

Artikel Popular

hukum | Selasa, 1 Desember 2020

pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

nusantara | Selasa, 1 Desember 2020

hukum | Selasa, 1 Desember 2020

Pekanbaru – Sebanyak 12 orang anggota Komisi I, DPRD Kabupaten Solok,  Sumatera Barat dan 3 pendamping mengunjungi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.  Mereka didampingi dua pejabat Disdik Kota Pekanbaru.

Kunjungan wakil rakyat asal Solok, Sumatera Barat ini, menurut Kepala Bidang Sekolah Dasar H. Yurdani, S. Pd, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid 19 di Kota Pekanbaru.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Irfan Maidelis membawa rombongan mengunjungi SD Negeri 110 Pekanbaru.

"SDN 110 Pekanbaru sengaja kita pilih karena SD ini termasuk salah satu sekolah terbaik di kota Pekanbaru," ujarnya Yurdani yang didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Irfan Maidelis, Kamis (22/10/2020).
 
Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Solok yang dipimpin Ketua Komisi I, Etranedi, S. Kep menyatakan, kunjungan mereka karena ingin mengetahui bagaimana pihak sekolah menyikapi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi ini.

Kepala SDN 110 Pekanbaru , Hj. Dewi Sasmita, S. Pd menyampaikan bahwa di SDN 110 Pekanbaru melaksanakan pembelajaran melalui daring dan luring. Adapun pelaksanaan daring melalui aplikasi group Whatshapp, Geogle Clasroom, Zoom, Geogle Drive dan Geogle Formulir.

Sedangkan bagi siswa yang tidak memiliki HP Android, maka orang tua datang ke sekolah mengambil tugas siswa setelah dikerjakan, maka kembali diantarkan ke sekolah untuk dinilai oleh guru.

"Saat mengantar tugas anak-anaknya para orang tua menerapkan protokol kesehatan 4 M yakni mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Kalau ada orang tua yang datang tidak mengenakan masker maka kami memintanya untuk menjemput masker ke rumah terlebih dahulu, jika hanya mengantar tugas maka orang tua tidak perlu masuk ke lokasi sekolah cukup memasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan dekat pos satpam," ujar Hj. Dewi Sasmita dalam sambutannya.

Untuk mencuci tangan sudah sejak lama tersedia sebanyak 6 tempat, salah satunya tepat berada di dekat parkiran begitu orang tua dan guru sampai di sekolah. "Karena SDN 110 Pekanbaru sudah lama menjadi sekolah adiwiyata bahkan sudah adiwiyata mandiri jadi tempat cuci tangan ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu," ujarnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran melalui daring kami tidak terlalu sulitberkomunikasi dengan orang tua karena sudah jauh sebelum pandemi ini setiap kelas sudah terbentuk group whatshapp yang dikelola oleh wali kelas dan orang tua yang kami namakan korlas atau komite kelas," ujar wanita yang meraih kepala sekolah berprestasi tahun 2018 itu.

Dengan adanya korlas informasi apapun dengan sangat cepat mudah sampai kepada orang tua murid. Memang jika dibandingkan pelaksanaan pembelajaran seperti biasa, pelaksanaan daring ini tetap tidak seefektif belajar berhadapan langsung. Tetapi mengingat masa pandemi ini maka dengan cara-cara seperti itulah yang dapat dilakukan. Dengan adanya keluhan para orang tua murid mengenai biaya paket internet maka pelaksanaan zoom tidak dilaksanakan setiap hari tergantung kepada wali kelas masing-masing yang bisa dilaksanakan diakhir tema untuk merangkum materi pembelajaran atau untuk materi-materi pembelajaran yang dianggap sulit. (*/Ap)



Artikel Terbaru
hukum | Selasa, 1 Desember 2020

Rumah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di.


pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan istrinya (Misnarni) dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Gubri.


pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

Kasus penularan COVID-19 di Riau terus terjadi, namun angka pasien sembuhpun terus juga.


nusantara | Selasa, 1 Desember 2020

Pandemi COVID-19 membawa dampak multi dimensi bagi masyarakat, tidak hanya bagi kesehatan namun.


hukum | Selasa, 1 Desember 2020

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berencana memanggil sejumlah perusahaan eksportir.


pasar | Selasa, 1 Desember 2020

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terpaksa menghentikan kegiatannya akibat.


pekanbaru | Senin, 30 November 2020

Pemerintah Pusat memberikan kuota 4 juta vaksin Covid-19 kepada Provinsi Riau untuk kekebalan.


nusantara | Senin, 30 November 2020

Masyarakat perlu untuk mengetahui, bahwa vaksin merupakan produk biologis yang memiliki.


nusantara | Senin, 30 November 2020

Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11) meminta agar.


wanita | Senin, 30 November 2020

MENYIAPKAN generasi untuk menyongsong era globalisasi menurut Erna Wilianti memang merupakan.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur | LAM Riau Apresiasi dan Dukung Kinerja KPU |

Ketua Komisi I, Etranedi, S. Kep dan Kabid SD Disdik Kota Pekanbaru bersama Kepala SDN 110 Pekabaru. (Ist)

12 Anggota DPRD Solok Kunjungi SDN 110 Pekanbaru

pekanbaru | Jumat, 23 Oktober 2020
Editor : Red | Penulis : Putrajaya

Pekanbaru – Sebanyak 12 orang anggota Komisi I, DPRD Kabupaten Solok,  Sumatera Barat dan 3 pendamping mengunjungi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.  Mereka didampingi dua pejabat Disdik Kota Pekanbaru.

Kunjungan wakil rakyat asal Solok, Sumatera Barat ini, menurut Kepala Bidang Sekolah Dasar H. Yurdani, S. Pd, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid 19 di Kota Pekanbaru.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Irfan Maidelis membawa rombongan mengunjungi SD Negeri 110 Pekanbaru.

"SDN 110 Pekanbaru sengaja kita pilih karena SD ini termasuk salah satu sekolah terbaik di kota Pekanbaru," ujarnya Yurdani yang didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Irfan Maidelis, Kamis (22/10/2020).
 
Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Solok yang dipimpin Ketua Komisi I, Etranedi, S. Kep menyatakan, kunjungan mereka karena ingin mengetahui bagaimana pihak sekolah menyikapi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi ini.

Kepala SDN 110 Pekanbaru , Hj. Dewi Sasmita, S. Pd menyampaikan bahwa di SDN 110 Pekanbaru melaksanakan pembelajaran melalui daring dan luring. Adapun pelaksanaan daring melalui aplikasi group Whatshapp, Geogle Clasroom, Zoom, Geogle Drive dan Geogle Formulir.

Sedangkan bagi siswa yang tidak memiliki HP Android, maka orang tua datang ke sekolah mengambil tugas siswa setelah dikerjakan, maka kembali diantarkan ke sekolah untuk dinilai oleh guru.

"Saat mengantar tugas anak-anaknya para orang tua menerapkan protokol kesehatan 4 M yakni mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Kalau ada orang tua yang datang tidak mengenakan masker maka kami memintanya untuk menjemput masker ke rumah terlebih dahulu, jika hanya mengantar tugas maka orang tua tidak perlu masuk ke lokasi sekolah cukup memasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan dekat pos satpam," ujar Hj. Dewi Sasmita dalam sambutannya.

Untuk mencuci tangan sudah sejak lama tersedia sebanyak 6 tempat, salah satunya tepat berada di dekat parkiran begitu orang tua dan guru sampai di sekolah. "Karena SDN 110 Pekanbaru sudah lama menjadi sekolah adiwiyata bahkan sudah adiwiyata mandiri jadi tempat cuci tangan ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu," ujarnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran melalui daring kami tidak terlalu sulitberkomunikasi dengan orang tua karena sudah jauh sebelum pandemi ini setiap kelas sudah terbentuk group whatshapp yang dikelola oleh wali kelas dan orang tua yang kami namakan korlas atau komite kelas," ujar wanita yang meraih kepala sekolah berprestasi tahun 2018 itu.

Dengan adanya korlas informasi apapun dengan sangat cepat mudah sampai kepada orang tua murid. Memang jika dibandingkan pelaksanaan pembelajaran seperti biasa, pelaksanaan daring ini tetap tidak seefektif belajar berhadapan langsung. Tetapi mengingat masa pandemi ini maka dengan cara-cara seperti itulah yang dapat dilakukan. Dengan adanya keluhan para orang tua murid mengenai biaya paket internet maka pelaksanaan zoom tidak dilaksanakan setiap hari tergantung kepada wali kelas masing-masing yang bisa dilaksanakan diakhir tema untuk merangkum materi pembelajaran atau untuk materi-materi pembelajaran yang dianggap sulit. (*/Ap)


Artikel Terbaru

hukum | Selasa, 1 Desember 2020

Rumah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di.


pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan istrinya (Misnarni) dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Gubri.


pekanbaru | Selasa, 1 Desember 2020

Kasus penularan COVID-19 di Riau terus terjadi, namun angka pasien sembuhpun terus juga.


nusantara | Selasa, 1 Desember 2020

Pandemi COVID-19 membawa dampak multi dimensi bagi masyarakat, tidak hanya bagi kesehatan namun.


hukum | Selasa, 1 Desember 2020

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berencana memanggil sejumlah perusahaan eksportir.


pasar | Selasa, 1 Desember 2020

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terpaksa menghentikan kegiatannya akibat.


pekanbaru | Senin, 30 November 2020

Pemerintah Pusat memberikan kuota 4 juta vaksin Covid-19 kepada Provinsi Riau untuk kekebalan.


nusantara | Senin, 30 November 2020

Masyarakat perlu untuk mengetahui, bahwa vaksin merupakan produk biologis yang memiliki.


nusantara | Senin, 30 November 2020

Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11) meminta agar.


wanita | Senin, 30 November 2020

MENYIAPKAN generasi untuk menyongsong era globalisasi menurut Erna Wilianti memang merupakan.