24 Rajab 1442 H / Senin, 8 Maret 2021
Komisi III Minta Jokowi Segera Kirim Nama Cakapolri ke DPR
politik | Jumat, 8 Januari 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Eep

Didik Mukrianto

JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengirim usulan nama cakapolri ke DPR RI.

"Hingga hari ini sebagai anggota Komisi III, saya belum mendapat pemberitahuan tentang pengusulan Calon Kapolri dari Presiden. Pastinya pengusulan tersebut harus segera diusulkan oleh Presiden mengingat tanggal 25 Januari 2020 Kapolri Idham Azis akan memasuki usia purna tugas," kata Didik kepada wartawan, (8/1/2021).

Didik mengatakan Komisi III DPR RI masih harus melakukan sejumlah rangkaian fit and proper test atau uji kelayakan cakapolri. Hal itu, menurutnya, tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

"Mengingat proses yang harus dilalui dan waktu yang sedemikian sempit, pengusulan oleh Presiden ke DPR RI sedang dipersiapkan, dengan mempertimbangkan masukan dari Wanjakti Polri dan Kompolnas," ujarnya.

Kepala Departemen Hukum dan HAM PD itu pun belum mau berkomentar banyak mengenai sosok cakapolri. Ia hanya mengatakan ada sejumlah jenderal polisi bintang tiga maupun bintang dua yang berpeluang dalam bursa cakapolri.

"Kita semua mengetahui ada beberapa jenderal bintang tiga atau Komjen Pol dan bintang dua atau Irjen Pol yang berpeluang di bursa calon Kapolri. Soal siapa pengganti Jenderal Idham Azis, tergantung pertimbangan dan pengusulan Presiden sebelum proses persetujuan atau penolakan di DPR dilakukan," ucapnya.

Selain itu, Didik berharap kapolri pengganti Idham Azis haruslah sosok yang berintegritas dan menjunjung tinggi prinsip demorkasi. Menurutnya, kapolri baru juga harus bisa memperkuat sinergi lintas lembaga.

"Calon Kapolri kedepan harus mampu memperkuat kerja sama dan sinergi lintas sektoral antar lembaga, utamanya dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN) dalam konteks memitigasi dan merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan baik dari dalam maupun luar negeri," kata Didik.

Didik juga mengharapkan kapolri baru harus memiliki akseptabilitas kuat dalam internal Polri. Serta, mampu memastikan netralitas Polri dalam bertugas.

"Kapolri harus memastikan netralitas kelembagaannya dalam kompetisi-kompetisi politik dan menjaga prinsip-prinsip negara hukum yang demokratis," ungkapnya.

Untuk diketahui, isu santer cakapolri semakin menguat. Partai Gerindra pun menyebut ada beberapa sosok calon kuat Kapolri.

"Ada beberapa sosok Pati senior yang saat ini santer isunya jadi kandidat" kata Waketum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (5/1).



Artikel Terbaru
bengkalis | Minggu, 7 Maret 2021

Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Bengkalis, sejak Minggu (7/3) pagi,.


riau | Minggu, 7 Maret 2021

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Masrul Kasmy mengingatkan bahwa.


pasar | Minggu, 7 Maret 2021

Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Februari 2021 adalah 133,04 atau naik sebesar.


rohil | Minggu, 7 Maret 2021

Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Syamsuar menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).


politikus | Minggu, 7 Maret 2021

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua.


riau | Minggu, 7 Maret 2021

Kasus positif Covid-19 di Riau, Ahad (7/3/2021) naik. Jumlah penambahannya cukup tinggi.


nusantara | Minggu, 7 Maret 2021

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardan menyebut pembelajaran.


politik | Minggu, 7 Maret 2021

Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo mengaku pernah didatangi pihak yang.


politik | Minggu, 7 Maret 2021

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut.


politikus | Sabtu, 6 Maret 2021

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief mengklaim Akun twitter.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Didik Mukrianto

Komisi III Minta Jokowi Segera Kirim Nama Cakapolri ke DPR

politik | Jumat, 8 Januari 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Eep

JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengirim usulan nama cakapolri ke DPR RI.

"Hingga hari ini sebagai anggota Komisi III, saya belum mendapat pemberitahuan tentang pengusulan Calon Kapolri dari Presiden. Pastinya pengusulan tersebut harus segera diusulkan oleh Presiden mengingat tanggal 25 Januari 2020 Kapolri Idham Azis akan memasuki usia purna tugas," kata Didik kepada wartawan, (8/1/2021).

Didik mengatakan Komisi III DPR RI masih harus melakukan sejumlah rangkaian fit and proper test atau uji kelayakan cakapolri. Hal itu, menurutnya, tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

"Mengingat proses yang harus dilalui dan waktu yang sedemikian sempit, pengusulan oleh Presiden ke DPR RI sedang dipersiapkan, dengan mempertimbangkan masukan dari Wanjakti Polri dan Kompolnas," ujarnya.

Kepala Departemen Hukum dan HAM PD itu pun belum mau berkomentar banyak mengenai sosok cakapolri. Ia hanya mengatakan ada sejumlah jenderal polisi bintang tiga maupun bintang dua yang berpeluang dalam bursa cakapolri.

"Kita semua mengetahui ada beberapa jenderal bintang tiga atau Komjen Pol dan bintang dua atau Irjen Pol yang berpeluang di bursa calon Kapolri. Soal siapa pengganti Jenderal Idham Azis, tergantung pertimbangan dan pengusulan Presiden sebelum proses persetujuan atau penolakan di DPR dilakukan," ucapnya.

Selain itu, Didik berharap kapolri pengganti Idham Azis haruslah sosok yang berintegritas dan menjunjung tinggi prinsip demorkasi. Menurutnya, kapolri baru juga harus bisa memperkuat sinergi lintas lembaga.

"Calon Kapolri kedepan harus mampu memperkuat kerja sama dan sinergi lintas sektoral antar lembaga, utamanya dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN) dalam konteks memitigasi dan merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan baik dari dalam maupun luar negeri," kata Didik.

Didik juga mengharapkan kapolri baru harus memiliki akseptabilitas kuat dalam internal Polri. Serta, mampu memastikan netralitas Polri dalam bertugas.

"Kapolri harus memastikan netralitas kelembagaannya dalam kompetisi-kompetisi politik dan menjaga prinsip-prinsip negara hukum yang demokratis," ungkapnya.

Untuk diketahui, isu santer cakapolri semakin menguat. Partai Gerindra pun menyebut ada beberapa sosok calon kuat Kapolri.

"Ada beberapa sosok Pati senior yang saat ini santer isunya jadi kandidat" kata Waketum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (5/1).


Artikel Terbaru

bengkalis | Minggu, 7 Maret 2021

Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Bengkalis, sejak Minggu (7/3) pagi,.


riau | Minggu, 7 Maret 2021

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Masrul Kasmy mengingatkan bahwa.


pasar | Minggu, 7 Maret 2021

Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Februari 2021 adalah 133,04 atau naik sebesar.


rohil | Minggu, 7 Maret 2021

Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Syamsuar menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).


politikus | Minggu, 7 Maret 2021

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua.


riau | Minggu, 7 Maret 2021

Kasus positif Covid-19 di Riau, Ahad (7/3/2021) naik. Jumlah penambahannya cukup tinggi.


nusantara | Minggu, 7 Maret 2021

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardan menyebut pembelajaran.


politik | Minggu, 7 Maret 2021

Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo mengaku pernah didatangi pihak yang.


politik | Minggu, 7 Maret 2021

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut.


politikus | Sabtu, 6 Maret 2021

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief mengklaim Akun twitter.