22 Rajab 1442 H / Sabtu, 6 Maret 2021
Vaksinasi Perdana
Kurang Sehat, Bupati Kampar Gagal Divaksinasi
kampar | Jumat, 15 Januari 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

Bupati Kampar bersama Forkominda lakukan vaksinasi di Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok, Jumat (15/1-2021). FOTO: Prot-dokpim.

KUOK-Pemerintah Kabupaten Kampar, melalui Dinas Kesehatan, memberikan vaksin perdana kepada Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto beserta Ketua TP PKK Kabuoaten Kampar Ibu Hj. Muslimawati Catur.

Sementera Forkopimda terdiri dari Kapolres Kampar AKBP M Kholid, Dandim Kampar Leo Oktavianus, Kajari Kampar Suhendri dan Sekda Kampar, Drs. H Yusri, MSi yang dilaksanakan di Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok, Jumat (15/1).

Dalam arahan, Bupati Kampar mengatakan bahwa, pemberian vaksin serentak secara nasional sudah dilaksanakan pada tanggal 13 Januari kemaren yang diadakan di Istana Negara dan diawali oleh Presiden, ini merupakan pertanda bahwa penyuntikan vaksin kepada seluruh masyarakat sudah dimulai.

"Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh elemen mesyarakat hendaknya ikut melaksanakan vaksin ini agar kita terhindar dari penyebaran covid-19. Semoga ini efektif untuk memutus mata rantai Covid-19. Setelah ini dilewati, kita semua menjadi  sehat dan ekonomi kita kembali stabil, namun tentunya tetap masih melaksanakan protokol kesehatan," harap Catur

Namun pada kesempatan tersebut, bupati mengatakan bahwa dirinya gagal menerima vaksin karena tidak memenuhi syarat yang ditentukan oleh petugas medis dikarenakan mengalami hipertensi, batuk serta pilek.

"Kalau nantinya tensi saya sudah stabil, batuk dan pilek sudah tidak ada lagi, maka saya akan segera divaksin oleh petugas kesehatan" ujarnya

Sementara itu, Kadis Kesehatan, Dedi Sambudi, SkM. MKes, sebagai panitia pelaksana pemberian vaksin mengatakan bahwa vaksin adalah produk biologi, akan berproses didalam tubuh, sehingga menjadi kebal.

Apabila nantinya terpapar virus covid-19, maka tidak akan terlalu berpengaruh pada tubuh kita, produk biologis ini berisi antigen berupa mikro organisme.

Ditambahkan Dedi, untuk di Kabupaten Kampar sudah tersedia 2400 botol yang akan diberikan kepada 2560 tenaga kesehatan yang sudah terdaftar, ini bertujuan untuk membuktikan kepada kita semua bahwa vaksin yang diberikan kepada masyarakat dalam kondisi baik dan halal, dan ini juga akan di distribusikan kepada 31 puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan tersebut, Dedi juga mengatakan bahwa, jika terjadi sesuatu hal setelah dilakukan pemberian vaksin ini, maka kita telah menyiapkan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI) yang diketuai oleh dokter spesialis penyakit dalam dan juga sudah disiapkan ruangan untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut misalnya pembengkakan di daerah suntikan dan efek lainnya.

"Kita berharap, semua proses ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat sehat dan ekonomi kembali bangkit" harap Dedi.

 



Artikel Terbaru
politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya merasa.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato merespons Kongres.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Di Riau hari ini bertambah kasus positif baru Covid-19 sebanyak 129 orang. Jumlah ini jauh.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan dalam upaya antisipasi dan penanganan.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kemitraan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia.


bengkalis | Kamis, 4 Maret 2021

Bupati Bengkalis, Kasmarni meminta seluruh kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


hukum | Kamis, 4 Maret 2021

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan (AMMK) melakukan unjuk rasa.


wajah | Kamis, 4 Maret 2021

Rumah tangga Kim Kardashian dan Kanye West berada di ujung tanduk. Jika jadi berpisah, Kim akan.


pekanbaru | Kamis, 4 Maret 2021

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Bupati Kampar bersama Forkominda lakukan vaksinasi di Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok, Jumat (15/1-2021). FOTO: Prot-dokpim.

Vaksinasi Perdana

Kurang Sehat, Bupati Kampar Gagal Divaksinasi

kampar | Jumat, 15 Januari 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

KUOK-Pemerintah Kabupaten Kampar, melalui Dinas Kesehatan, memberikan vaksin perdana kepada Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto beserta Ketua TP PKK Kabuoaten Kampar Ibu Hj. Muslimawati Catur.

Sementera Forkopimda terdiri dari Kapolres Kampar AKBP M Kholid, Dandim Kampar Leo Oktavianus, Kajari Kampar Suhendri dan Sekda Kampar, Drs. H Yusri, MSi yang dilaksanakan di Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok, Jumat (15/1).

Dalam arahan, Bupati Kampar mengatakan bahwa, pemberian vaksin serentak secara nasional sudah dilaksanakan pada tanggal 13 Januari kemaren yang diadakan di Istana Negara dan diawali oleh Presiden, ini merupakan pertanda bahwa penyuntikan vaksin kepada seluruh masyarakat sudah dimulai.

"Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh elemen mesyarakat hendaknya ikut melaksanakan vaksin ini agar kita terhindar dari penyebaran covid-19. Semoga ini efektif untuk memutus mata rantai Covid-19. Setelah ini dilewati, kita semua menjadi  sehat dan ekonomi kita kembali stabil, namun tentunya tetap masih melaksanakan protokol kesehatan," harap Catur

Namun pada kesempatan tersebut, bupati mengatakan bahwa dirinya gagal menerima vaksin karena tidak memenuhi syarat yang ditentukan oleh petugas medis dikarenakan mengalami hipertensi, batuk serta pilek.

"Kalau nantinya tensi saya sudah stabil, batuk dan pilek sudah tidak ada lagi, maka saya akan segera divaksin oleh petugas kesehatan" ujarnya

Sementara itu, Kadis Kesehatan, Dedi Sambudi, SkM. MKes, sebagai panitia pelaksana pemberian vaksin mengatakan bahwa vaksin adalah produk biologi, akan berproses didalam tubuh, sehingga menjadi kebal.

Apabila nantinya terpapar virus covid-19, maka tidak akan terlalu berpengaruh pada tubuh kita, produk biologis ini berisi antigen berupa mikro organisme.

Ditambahkan Dedi, untuk di Kabupaten Kampar sudah tersedia 2400 botol yang akan diberikan kepada 2560 tenaga kesehatan yang sudah terdaftar, ini bertujuan untuk membuktikan kepada kita semua bahwa vaksin yang diberikan kepada masyarakat dalam kondisi baik dan halal, dan ini juga akan di distribusikan kepada 31 puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan tersebut, Dedi juga mengatakan bahwa, jika terjadi sesuatu hal setelah dilakukan pemberian vaksin ini, maka kita telah menyiapkan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI) yang diketuai oleh dokter spesialis penyakit dalam dan juga sudah disiapkan ruangan untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut misalnya pembengkakan di daerah suntikan dan efek lainnya.

"Kita berharap, semua proses ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat sehat dan ekonomi kembali bangkit" harap Dedi.

 


Artikel Terbaru

politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya merasa.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato merespons Kongres.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Di Riau hari ini bertambah kasus positif baru Covid-19 sebanyak 129 orang. Jumlah ini jauh.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan dalam upaya antisipasi dan penanganan.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kemitraan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia.


bengkalis | Kamis, 4 Maret 2021

Bupati Bengkalis, Kasmarni meminta seluruh kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


hukum | Kamis, 4 Maret 2021

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan (AMMK) melakukan unjuk rasa.


wajah | Kamis, 4 Maret 2021

Rumah tangga Kim Kardashian dan Kanye West berada di ujung tanduk. Jika jadi berpisah, Kim akan.


pekanbaru | Kamis, 4 Maret 2021

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya.