22 Rajab 1442 H / Sabtu, 6 Maret 2021
Kurang Perhatian Pemerintah, Jalan Desa Tertua di Langgam Rusak Parah 
pelalawan | Selasa, 19 Januari 2021
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles

Masyarakat gotong royong perbaiki jalan rusak di  Desa Sotol Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. (FOTO: AHMAD RAFLES)

LANGGAM--Akses jalan umum  Desa Sotol Kecamatan Langgam menuju keluar, rusak parah. Warga hanya bisa pasrah. Sesekali mencoba memperbaiki dengan alat seadanya. Bahkan desa tua ini seakan terisolasi.

Hal ini diungkapkan Ardi salah seorang warga desa Sotol, kepada media ini, Ahad (17/1-2021). Dikatakanya, bahwa kondisi badan jalan tanah liat ini merupakan satu-satunya jalan menuju keluar daerah. Dan kondisi ini lebih diperparah lagi dengan kondisi tanah yang labil serta tingginya curah hujan belakangan ini.

"Belakangan ini curah hujan sangat tinggi. Aktivitas warga untuk melewati akses jalan membelah kampung tua ini cukup tinggi. Apalagi untuk mengangkut hasil bumi, warga menggunakan truk bertonase tinggi seakan menambah derita warga, sebab hampir dipastikan dengan kondisi ini mobil-truk sangkut ditelan lumpur dan siap-siap untuk bermalam dijalan yang penuh lumpur tersebut,"jelas Ardi.

Mencoba mengurai persoalan tersebut, sambung Ardi lagi, warga bergotoroyong menimbun badan jalan penuh lobang-lobang. Namun apalah daya, kemampuan warga sangat terbatas.

"Kami berharap, melalui publikasi ini, pemerintah dapat mendengar keluhan kami yang tinggal di sudut Kecamatan Langgam.  Sehingga kedepan jalan kami dapat diperbaiki, dengan demikian aktivitas warga bisa  lancar,"tutupnya.



Artikel Terbaru
politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya merasa.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato merespons Kongres.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Di Riau hari ini bertambah kasus positif baru Covid-19 sebanyak 129 orang. Jumlah ini jauh.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan dalam upaya antisipasi dan penanganan.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kemitraan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia.


bengkalis | Kamis, 4 Maret 2021

Bupati Bengkalis, Kasmarni meminta seluruh kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


hukum | Kamis, 4 Maret 2021

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan (AMMK) melakukan unjuk rasa.


wajah | Kamis, 4 Maret 2021

Rumah tangga Kim Kardashian dan Kanye West berada di ujung tanduk. Jika jadi berpisah, Kim akan.


pekanbaru | Kamis, 4 Maret 2021

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Masyarakat gotong royong perbaiki jalan rusak di  Desa Sotol Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. (FOTO: AHMAD RAFLES)

Kurang Perhatian Pemerintah, Jalan Desa Tertua di Langgam Rusak Parah 

pelalawan | Selasa, 19 Januari 2021
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles

LANGGAM--Akses jalan umum  Desa Sotol Kecamatan Langgam menuju keluar, rusak parah. Warga hanya bisa pasrah. Sesekali mencoba memperbaiki dengan alat seadanya. Bahkan desa tua ini seakan terisolasi.

Hal ini diungkapkan Ardi salah seorang warga desa Sotol, kepada media ini, Ahad (17/1-2021). Dikatakanya, bahwa kondisi badan jalan tanah liat ini merupakan satu-satunya jalan menuju keluar daerah. Dan kondisi ini lebih diperparah lagi dengan kondisi tanah yang labil serta tingginya curah hujan belakangan ini.

"Belakangan ini curah hujan sangat tinggi. Aktivitas warga untuk melewati akses jalan membelah kampung tua ini cukup tinggi. Apalagi untuk mengangkut hasil bumi, warga menggunakan truk bertonase tinggi seakan menambah derita warga, sebab hampir dipastikan dengan kondisi ini mobil-truk sangkut ditelan lumpur dan siap-siap untuk bermalam dijalan yang penuh lumpur tersebut,"jelas Ardi.

Mencoba mengurai persoalan tersebut, sambung Ardi lagi, warga bergotoroyong menimbun badan jalan penuh lobang-lobang. Namun apalah daya, kemampuan warga sangat terbatas.

"Kami berharap, melalui publikasi ini, pemerintah dapat mendengar keluhan kami yang tinggal di sudut Kecamatan Langgam.  Sehingga kedepan jalan kami dapat diperbaiki, dengan demikian aktivitas warga bisa  lancar,"tutupnya.


Artikel Terbaru

politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya merasa.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato merespons Kongres.


politik | Jumat, 5 Maret 2021

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Di Riau hari ini bertambah kasus positif baru Covid-19 sebanyak 129 orang. Jumlah ini jauh.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan dalam upaya antisipasi dan penanganan.


riau | Jumat, 5 Maret 2021

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kemitraan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia.


bengkalis | Kamis, 4 Maret 2021

Bupati Bengkalis, Kasmarni meminta seluruh kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


hukum | Kamis, 4 Maret 2021

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan (AMMK) melakukan unjuk rasa.


wajah | Kamis, 4 Maret 2021

Rumah tangga Kim Kardashian dan Kanye West berada di ujung tanduk. Jika jadi berpisah, Kim akan.


pekanbaru | Kamis, 4 Maret 2021

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya.