21 Syawwal 1443 H / Senin, 23 Mei 2022
Politisi Demokrat Sebut Akun Twitternya Diretas 'Kakak Pembina'
politikus | Sabtu, 6 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Carlos KY Paath / CAR

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief

Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief mengklaim Akun twitter miliknya telah diretas. Andi menyebut peretasan dilakukan oleh “Kakak Pembina”. Siapakah Kakak Pembina yang dimaksud Andi tersebut?

“Sejak malam ini bahwa akun twitter saya dikuasai oleh 'Kakak Pembina',” kata Andi dalam video yang dibagikan kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).
 
Andi tak menjabarkan secara spesifik pihak yang dimaksud sebagai “Kakak Pembina” tersebut. Menurut Andi, akunnya sudah berpindah tangan.
 
“Tidak di tangan saya lagi. Yang jelas tweet saya dalam 3-4 hari ini hilang yang menyangkut tentang KLB Partai Demokrat. Saya menduga ini dilakukan 'Kakak Pembina',” ungkap Andi.

Andi melayangkan keberatan kepada pihak Twitter Indonesia dan berharap akunnya dikembalikan.

“Karena ini pasti ada kerja sama antara Twitter Indonesia dengan 'Kakak Pembina'. Tolong bersikap fair, jujur, dan adil. Saya akan membuat akun baru dan saya mengecam Twitter Indonesia yang bekerja sama dengan 'Kakak Pembina',” demikian Andi.

Siapa sebenarnya kakak pembina yang dimaksud Andi Arief? Hingga kini, tidak ada satupun yang mengklaim sebagai kakak pembina para buzzer, termasuk mantan Panglima TNI yang kini menjadi Kepala KSP, Moeldoko.

Dikutip dari detik.com, pendiri Seword, Alifurrahman S Asyari menyebut istilah kakak pembina sebenarnya juga sudah umum digunakan di kalangan para penulis Seword.

"Kakak pembina yang dimaksud adalah sudut pandang admin kami. Bahwa ini pasti ada pimpinannya. Istilah kakak pembina sebenarnya ada juga di kalangan penulis Seword. Panggilan pada saya, selain bos, ketua, mas dan lain-lain," kata Alif beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, tak tahu siapa sebenarnya sosok kakak pembina. Istilah kakak pembina itu dipakai dalam undangan nonton bareng debat Pilpres 2019.

"Saya juga kurang tahu ya. Sebab itu cuma beberapa kali pertemuan saat nobar. Tapi memang selalu ada istilah itu, 'undangan dari kakak pembina'. Mungkin kalau (pakai kata) bos sudah biasa," ungkapnya.

Alif kemudian mencoba mengingat-ingat. Panggilan 'kakak pembina' dia ketahui pertama kali dari undangan via WhatsApp dari anggota tim media sosial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Nama anggota tim media itu adalah Mbak Retha. 'Kakak Pembina' di undangan itu bertindak sebagai pihak pengundang.

"Dulu saya di WA sama siapa gitu, Mbak Retha, diundang nobar. Sebagai pendukung Jokowi ya datang aja. (Mbak Retha) Orang relawan di situ juga mas. Bagian yang menghubungi pegiat sosmed kayaknya," sambungnya.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sempat membantah tudingan itu. Alif sendiri mengaku belum pernah bertemu dengan Moeldoko yang kerap diisukan oleh warganet sebagai sosok Kakak Pembina. Saat Pilpres 2019, Moeldoko menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

Sumber: Beritasatu



Artikel Terbaru
nusantara | Sabtu, 21 Mei 2022

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka suara terkait Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang.


kampar | Sabtu, 21 Mei 2022

Setelah sekian lama Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok tidak memiliki Kepala Desa yang.



riau | Sabtu, 21 Mei 2022

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Senin (23/5/20220) lusa, dijadwalkan melantik Muflihun S,.


nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
.

riau | Jumat, 20 Mei 2022

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov).


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Setelah dua Tahun tidak memberangkatkan Jamaah haji karena Dampak Pandemi Covid – 19,.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Sejak dimulainya tahapan pendaftaran Bakal Calon Rektor pada 18 Mei 2022 lalu, Jumat.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pihak terkait membahas rencana penambahan exit tol di.


pekanbaru | Jumat, 20 Mei 2022

Ratusan umat muslim melakukan aksi bela Ustad Abdul Somad (UAS) melakukan long march dari Masjid.


Mei 2022
23


Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief

Politisi Demokrat Sebut Akun Twitternya Diretas 'Kakak Pembina'

politikus | Sabtu, 6 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat (PD), Andi Arief mengklaim Akun twitter miliknya telah diretas. Andi menyebut peretasan dilakukan oleh “Kakak Pembina”. Siapakah Kakak Pembina yang dimaksud Andi tersebut?

“Sejak malam ini bahwa akun twitter saya dikuasai oleh 'Kakak Pembina',” kata Andi dalam video yang dibagikan kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).
 
Andi tak menjabarkan secara spesifik pihak yang dimaksud sebagai “Kakak Pembina” tersebut. Menurut Andi, akunnya sudah berpindah tangan.
 
“Tidak di tangan saya lagi. Yang jelas tweet saya dalam 3-4 hari ini hilang yang menyangkut tentang KLB Partai Demokrat. Saya menduga ini dilakukan 'Kakak Pembina',” ungkap Andi.

Andi melayangkan keberatan kepada pihak Twitter Indonesia dan berharap akunnya dikembalikan.

“Karena ini pasti ada kerja sama antara Twitter Indonesia dengan 'Kakak Pembina'. Tolong bersikap fair, jujur, dan adil. Saya akan membuat akun baru dan saya mengecam Twitter Indonesia yang bekerja sama dengan 'Kakak Pembina',” demikian Andi.

Siapa sebenarnya kakak pembina yang dimaksud Andi Arief? Hingga kini, tidak ada satupun yang mengklaim sebagai kakak pembina para buzzer, termasuk mantan Panglima TNI yang kini menjadi Kepala KSP, Moeldoko.

Dikutip dari detik.com, pendiri Seword, Alifurrahman S Asyari menyebut istilah kakak pembina sebenarnya juga sudah umum digunakan di kalangan para penulis Seword.

"Kakak pembina yang dimaksud adalah sudut pandang admin kami. Bahwa ini pasti ada pimpinannya. Istilah kakak pembina sebenarnya ada juga di kalangan penulis Seword. Panggilan pada saya, selain bos, ketua, mas dan lain-lain," kata Alif beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, tak tahu siapa sebenarnya sosok kakak pembina. Istilah kakak pembina itu dipakai dalam undangan nonton bareng debat Pilpres 2019.

"Saya juga kurang tahu ya. Sebab itu cuma beberapa kali pertemuan saat nobar. Tapi memang selalu ada istilah itu, 'undangan dari kakak pembina'. Mungkin kalau (pakai kata) bos sudah biasa," ungkapnya.

Alif kemudian mencoba mengingat-ingat. Panggilan 'kakak pembina' dia ketahui pertama kali dari undangan via WhatsApp dari anggota tim media sosial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Nama anggota tim media itu adalah Mbak Retha. 'Kakak Pembina' di undangan itu bertindak sebagai pihak pengundang.

"Dulu saya di WA sama siapa gitu, Mbak Retha, diundang nobar. Sebagai pendukung Jokowi ya datang aja. (Mbak Retha) Orang relawan di situ juga mas. Bagian yang menghubungi pegiat sosmed kayaknya," sambungnya.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sempat membantah tudingan itu. Alif sendiri mengaku belum pernah bertemu dengan Moeldoko yang kerap diisukan oleh warganet sebagai sosok Kakak Pembina. Saat Pilpres 2019, Moeldoko menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

Sumber: Beritasatu


Artikel Terbaru

nusantara | Sabtu, 21 Mei 2022

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka suara terkait Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang.


kampar | Sabtu, 21 Mei 2022

Setelah sekian lama Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok tidak memiliki Kepala Desa yang.



riau | Sabtu, 21 Mei 2022

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Senin (23/5/20220) lusa, dijadwalkan melantik Muflihun S,.


nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
.

riau | Jumat, 20 Mei 2022

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov).


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Setelah dua Tahun tidak memberangkatkan Jamaah haji karena Dampak Pandemi Covid – 19,.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Sejak dimulainya tahapan pendaftaran Bakal Calon Rektor pada 18 Mei 2022 lalu, Jumat.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pihak terkait membahas rencana penambahan exit tol di.


pekanbaru | Jumat, 20 Mei 2022

Ratusan umat muslim melakukan aksi bela Ustad Abdul Somad (UAS) melakukan long march dari Masjid.