27 Ramadhan 1442 H / Minggu, 9 Mei 2021
17 Kandidat Capres Versi Survei Indikator
Moeldoko, Ketum Demokrat Versi KLB Tak Masuk Daftar
politik | Senin, 22 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

Ilustrasi grafis

JAKARTA - Ketua Umum Demokrat versi KLB Sibolangit yang diusung para pendukungnya masuk bursa calon Presiden, ternyata tidak masuk dalam daftar 17 kandidat presiden hasil surveri yang digelar Indikator Politik Indonesia. Nama Anies Baswedan menempati urutan teratas mengalahkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Minggu (21/3) mengungkapkan, hasil simulasi capres jika dilasakanakan pemilihan Maret 2021, Indikator menemukan ada 17 sosok yang dipilih anak muda. Urutan pertama adalah Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan meraih 15,2 persen, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (13,7 persen), dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil (10,2 persen).

"Secara umum tidak ada nama yang dominan, tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut itu ada Anies Baswedan di angka 15,2 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Ahad (21/3).

Posisi berikutnya ditempati Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (9,8 persen), Menhan Prabowo Subianto (9,5 persen), Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,5 persen), Mendagri Tito Karnavian (1,2 persen), dan Ketua DPR Puan Maharani (1,1 persen).

Selain itu, ada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wapres Ma'ruf Amin, Menkes Budi Gunawan Sadikin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar yang masing-masing memperoleh angka di bawah satu persen.

"Pemilih Pak Jokowi itu menyebar, sementara Anies paling banyak mendapatkan dukungan di antara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 kemarin," kata Burhanuddin.

Sementara, lebih banyak anak muda yang belum memilih nama untuk menjadi presiden yakni 30,5 persen. Hanya saja, di survei itu tidak muncul nama Kepala Staf Presiden (KSP) yang juga Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang, Moeldoko.

Berdasarkan sosio demografi, menurut Burhanuddin, anak muda yang beretnis Jawa lebih banyak memilih Ganjar (22,1 persen). Sedangkan, anak muda yang beretnis Melayu lebih banyak memilih Anies (26,3 persen).



Artikel Terbaru
nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali.


mancanegara | Sabtu, 8 Mei 2021

Pakistan menghapus libur Idulfitri untuk mencegah lonjakan kasus positif covid-19. Kebijakan itu.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Sebanyak 157 warga negara asing (WNA) dari China kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta,.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Dalam selang waktu 1 minggu sejak ketibaan vaksin Sinopharm, Indonesia kembali menerima.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Kedatangan vaksin Shinoparm sebanyak satu juta dosis ke Indonesia akhir April 2021 lalu, jadi.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Longsor  yang terjadi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar pada Jumat.


pasar | Jumat, 7 Mei 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.285 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Mahkamah Agung (MA) membatalkan Surat Keputusan Bersama pendidik, dan tenaga kependidikan di.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Kasus pasien meninggal akibat terpapar Covid-19 di Riau terus merangkak  naik, Jumat.


pelalawan | Jumat, 7 Mei 2021

Bupati Pelalawan H.Zukri menggelar peluncuran Gerakan Cinta Zakat di Kabupaten Pelalawan.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ilustrasi grafis

17 Kandidat Capres Versi Survei Indikator

Moeldoko, Ketum Demokrat Versi KLB Tak Masuk Daftar

politik | Senin, 22 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

JAKARTA - Ketua Umum Demokrat versi KLB Sibolangit yang diusung para pendukungnya masuk bursa calon Presiden, ternyata tidak masuk dalam daftar 17 kandidat presiden hasil surveri yang digelar Indikator Politik Indonesia. Nama Anies Baswedan menempati urutan teratas mengalahkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Minggu (21/3) mengungkapkan, hasil simulasi capres jika dilasakanakan pemilihan Maret 2021, Indikator menemukan ada 17 sosok yang dipilih anak muda. Urutan pertama adalah Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan meraih 15,2 persen, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (13,7 persen), dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil (10,2 persen).

"Secara umum tidak ada nama yang dominan, tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut itu ada Anies Baswedan di angka 15,2 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Ahad (21/3).

Posisi berikutnya ditempati Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (9,8 persen), Menhan Prabowo Subianto (9,5 persen), Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,5 persen), Mendagri Tito Karnavian (1,2 persen), dan Ketua DPR Puan Maharani (1,1 persen).

Selain itu, ada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wapres Ma'ruf Amin, Menkes Budi Gunawan Sadikin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar yang masing-masing memperoleh angka di bawah satu persen.

"Pemilih Pak Jokowi itu menyebar, sementara Anies paling banyak mendapatkan dukungan di antara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 kemarin," kata Burhanuddin.

Sementara, lebih banyak anak muda yang belum memilih nama untuk menjadi presiden yakni 30,5 persen. Hanya saja, di survei itu tidak muncul nama Kepala Staf Presiden (KSP) yang juga Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang, Moeldoko.

Berdasarkan sosio demografi, menurut Burhanuddin, anak muda yang beretnis Jawa lebih banyak memilih Ganjar (22,1 persen). Sedangkan, anak muda yang beretnis Melayu lebih banyak memilih Anies (26,3 persen).


Artikel Terbaru

nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali.


mancanegara | Sabtu, 8 Mei 2021

Pakistan menghapus libur Idulfitri untuk mencegah lonjakan kasus positif covid-19. Kebijakan itu.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Sebanyak 157 warga negara asing (WNA) dari China kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta,.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Dalam selang waktu 1 minggu sejak ketibaan vaksin Sinopharm, Indonesia kembali menerima.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Kedatangan vaksin Shinoparm sebanyak satu juta dosis ke Indonesia akhir April 2021 lalu, jadi.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Longsor  yang terjadi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar pada Jumat.


pasar | Jumat, 7 Mei 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.285 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Mahkamah Agung (MA) membatalkan Surat Keputusan Bersama pendidik, dan tenaga kependidikan di.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Kasus pasien meninggal akibat terpapar Covid-19 di Riau terus merangkak  naik, Jumat.


pelalawan | Jumat, 7 Mei 2021

Bupati Pelalawan H.Zukri menggelar peluncuran Gerakan Cinta Zakat di Kabupaten Pelalawan.