27 Ramadhan 1442 H / Minggu, 9 Mei 2021
Kesehatan
IDI: Diare Jadi Komorbid Anak Saat Terinfeksi Covid-19
wanita | Sabtu, 27 Maret 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Ilustrasi. IDI mengatakan bahwa diare menjadi salah satu penyakit penyerta alias komorbid pada anak-anak yang terpapar Covid-19. (FOTO/int) 

JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih mengatakan bahwa diare menjadi salah satu penyakit penyerta alias komorbid pada anak-anak yang terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Tak hanya itu, Daeng menyebut angka kematian anak yang terpapar Covid-19 di Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara atau ASEAN, bahkan melebihi kasus kematian anak di China dan Amerika Serikat.

"Kejadian pneumonia masih banyak yang menjadi komorbid, kemudian demam berdarah masih banyak. Yang berhubungan dengan gizi, ternyata gangguan gizi dan diare itu juga jadi komorbid anak kita di Indonesia," kata Daeng dalam acara daring pada Jumat (26/3).

Kenali Ciri dan Cara Mencegah Gangguan Pencernaan Pada Anak
Daeng lantas menjelaskan, temuan komorbid Covid-19 pada anak itu perlu menjadi perhatian orang tua sekaligus pemerintah. Sebab, meskipun kelompok anak memiliki daya imunitas yang bagus dalam melawan virus corona.

Namun tetap saja pemenuhan gizi dan nutrisi, menurut Daeng menjadi poin utama dalam mencegah anak tertular virus corona. Energi yang dimiliki tubuh anak diharapkan akan fokus pada pembentukan antibodi Covid-19. Tanpa nutrisi yang cukup, maka tubuh akan kekurangan energi dan antibodi tak akan terbentuk optimal.

"Kalau di Indonesia, komorbid pada anak ini ada kekhasan dibandingkan dengan negara lain, makanya anak di Indonesia banyak kasus meninggalnya," imbuhnya.

Daeng lantas menjelaskan, pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak didapatkan dari nutrisi makro atau mikronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu, ia menyebut zat gizi mikro seperti vitamin C, A, D3, E, penting terserap baik oleh anak

Selanjutnya, Daeng juga mewanti-wanti orang tua untuk menyuplai kebutuhan vitamin dan mineral termasuk dalam zat gizi mikro yang hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, namun sangat dibutuhkan.

Sebab, kekurangan zat gizi mikro menurutnya bisa berakibat pada keterlambatan pembentukan hormon, dan menghambat pembentukan sistem imun.

"Intinya adalah anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, supaya tetap sehat, sambil menunggu vaksinasi Covid-19 pada anak," kata Daeng.

Rencana vaksinasi pada anak sendiri menyusul kebijakan teranyar dari perusahaan asal China, Sinovac, yang mengklaim vaksin covid-19 buatannya aman digunakan untuk anak usia 3 tahun hingga 17 tahun.

Namun demikian, Kementerian Kesehatan masih menunggu kajian lengkap dan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) perihal vaksinasi covid-19 terhadap anak itu.

Merespons wacana itu, Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia membuka opsi untuk melakukan uji klinis penggunaan vaksin kepada batita atau bayi di bawah usia tiga tahun.

Kendati demikian, Rizka mengingatkan bahwa uji klinis penggunaan vaksin pada anak baru bisa dilakukan setelah uji klinis vaksin untuk orang dewasa menunjukkan hasil efikasi yang baik.

sumber: CNN



Artikel Terbaru
nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali.


mancanegara | Sabtu, 8 Mei 2021

Pakistan menghapus libur Idulfitri untuk mencegah lonjakan kasus positif covid-19. Kebijakan itu.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Sebanyak 157 warga negara asing (WNA) dari China kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta,.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Dalam selang waktu 1 minggu sejak ketibaan vaksin Sinopharm, Indonesia kembali menerima.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Kedatangan vaksin Shinoparm sebanyak satu juta dosis ke Indonesia akhir April 2021 lalu, jadi.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Longsor  yang terjadi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar pada Jumat.


pasar | Jumat, 7 Mei 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.285 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Mahkamah Agung (MA) membatalkan Surat Keputusan Bersama pendidik, dan tenaga kependidikan di.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Kasus pasien meninggal akibat terpapar Covid-19 di Riau terus merangkak  naik, Jumat.


pelalawan | Jumat, 7 Mei 2021

Bupati Pelalawan H.Zukri menggelar peluncuran Gerakan Cinta Zakat di Kabupaten Pelalawan.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ilustrasi. IDI mengatakan bahwa diare menjadi salah satu penyakit penyerta alias komorbid pada anak-anak yang terpapar Covid-19. (FOTO/int) 

Kesehatan

IDI: Diare Jadi Komorbid Anak Saat Terinfeksi Covid-19

wanita | Sabtu, 27 Maret 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih mengatakan bahwa diare menjadi salah satu penyakit penyerta alias komorbid pada anak-anak yang terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Tak hanya itu, Daeng menyebut angka kematian anak yang terpapar Covid-19 di Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara atau ASEAN, bahkan melebihi kasus kematian anak di China dan Amerika Serikat.

"Kejadian pneumonia masih banyak yang menjadi komorbid, kemudian demam berdarah masih banyak. Yang berhubungan dengan gizi, ternyata gangguan gizi dan diare itu juga jadi komorbid anak kita di Indonesia," kata Daeng dalam acara daring pada Jumat (26/3).

Kenali Ciri dan Cara Mencegah Gangguan Pencernaan Pada Anak
Daeng lantas menjelaskan, temuan komorbid Covid-19 pada anak itu perlu menjadi perhatian orang tua sekaligus pemerintah. Sebab, meskipun kelompok anak memiliki daya imunitas yang bagus dalam melawan virus corona.

Namun tetap saja pemenuhan gizi dan nutrisi, menurut Daeng menjadi poin utama dalam mencegah anak tertular virus corona. Energi yang dimiliki tubuh anak diharapkan akan fokus pada pembentukan antibodi Covid-19. Tanpa nutrisi yang cukup, maka tubuh akan kekurangan energi dan antibodi tak akan terbentuk optimal.

"Kalau di Indonesia, komorbid pada anak ini ada kekhasan dibandingkan dengan negara lain, makanya anak di Indonesia banyak kasus meninggalnya," imbuhnya.

Daeng lantas menjelaskan, pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak didapatkan dari nutrisi makro atau mikronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu, ia menyebut zat gizi mikro seperti vitamin C, A, D3, E, penting terserap baik oleh anak

Selanjutnya, Daeng juga mewanti-wanti orang tua untuk menyuplai kebutuhan vitamin dan mineral termasuk dalam zat gizi mikro yang hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, namun sangat dibutuhkan.

Sebab, kekurangan zat gizi mikro menurutnya bisa berakibat pada keterlambatan pembentukan hormon, dan menghambat pembentukan sistem imun.

"Intinya adalah anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, supaya tetap sehat, sambil menunggu vaksinasi Covid-19 pada anak," kata Daeng.

Rencana vaksinasi pada anak sendiri menyusul kebijakan teranyar dari perusahaan asal China, Sinovac, yang mengklaim vaksin covid-19 buatannya aman digunakan untuk anak usia 3 tahun hingga 17 tahun.

Namun demikian, Kementerian Kesehatan masih menunggu kajian lengkap dan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) perihal vaksinasi covid-19 terhadap anak itu.

Merespons wacana itu, Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia membuka opsi untuk melakukan uji klinis penggunaan vaksin kepada batita atau bayi di bawah usia tiga tahun.

Kendati demikian, Rizka mengingatkan bahwa uji klinis penggunaan vaksin pada anak baru bisa dilakukan setelah uji klinis vaksin untuk orang dewasa menunjukkan hasil efikasi yang baik.

sumber: CNN


Artikel Terbaru

nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali.


mancanegara | Sabtu, 8 Mei 2021

Pakistan menghapus libur Idulfitri untuk mencegah lonjakan kasus positif covid-19. Kebijakan itu.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Sebanyak 157 warga negara asing (WNA) dari China kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta,.


nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021

Dalam selang waktu 1 minggu sejak ketibaan vaksin Sinopharm, Indonesia kembali menerima.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Kedatangan vaksin Shinoparm sebanyak satu juta dosis ke Indonesia akhir April 2021 lalu, jadi.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Longsor  yang terjadi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar pada Jumat.


pasar | Jumat, 7 Mei 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.285 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat.


nusantara | Jumat, 7 Mei 2021

Mahkamah Agung (MA) membatalkan Surat Keputusan Bersama pendidik, dan tenaga kependidikan di.


riau | Jumat, 7 Mei 2021

Kasus pasien meninggal akibat terpapar Covid-19 di Riau terus merangkak  naik, Jumat.


pelalawan | Jumat, 7 Mei 2021

Bupati Pelalawan H.Zukri menggelar peluncuran Gerakan Cinta Zakat di Kabupaten Pelalawan.