12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Dana Bantuan Tak Digunakan, Ribuan Kartu Prakerja Terancam Dicabut
nusantara | Selasa, 6 April 2021
Editor : Red | Penulis : Detikcom

Ilustrasi

JAKARTA - Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat ada sekitar 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 yang status kepesertaannya berpotensi dicabut. Sebab, sampai saat ini belum membelanjakan dana pelatihannya.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan tenggat waktu bagi seluruh peserta gelombang 13 untuk membelanjakan dana pelatihan pada Kamis, tanggal 8 April 2021, pukul 23.59 WIB.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di 7 platform digital," kata Louisa kepada wartawan seperti yang dikutip, Selasa (6/4/2021).

PMO telah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 13 dengan kuota sebanyak 600.000 pada awal Maret 2021.

Louisa berharap sebanyak 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 segera membelanjakan dana pelatihannya. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum bergabung pada program ini.

Sementara untuk Kartu Prakerja gelombang 12, PMO sudah mencabut status kepesertaan Kartu Prakerja terhadap 11 ribu orang.

"Hal ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial," ungkapnya.*

 



Artikel Terbaru
kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Senin (21/6/2021) resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Rokan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Di pasaran sudah menjamur radiator aftermarket yang menawarkan banyak kelebihan dibanding bawaan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

BMW Indonesia akhirnya meluncurkan BMW Seri-4 Coupe dan Convertible terbaru untuk pasar Tanah.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Mesin Civic FD 1.800 cc atau yang sering disebut Civic FD1, diklaim mampu menghasilkan tenaga.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ilustrasi

Dana Bantuan Tak Digunakan, Ribuan Kartu Prakerja Terancam Dicabut

nusantara | Selasa, 6 April 2021
Editor : Red | Penulis : Detikcom

JAKARTA - Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat ada sekitar 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 yang status kepesertaannya berpotensi dicabut. Sebab, sampai saat ini belum membelanjakan dana pelatihannya.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan tenggat waktu bagi seluruh peserta gelombang 13 untuk membelanjakan dana pelatihan pada Kamis, tanggal 8 April 2021, pukul 23.59 WIB.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di 7 platform digital," kata Louisa kepada wartawan seperti yang dikutip, Selasa (6/4/2021).

PMO telah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 13 dengan kuota sebanyak 600.000 pada awal Maret 2021.

Louisa berharap sebanyak 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 segera membelanjakan dana pelatihannya. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum bergabung pada program ini.

Sementara untuk Kartu Prakerja gelombang 12, PMO sudah mencabut status kepesertaan Kartu Prakerja terhadap 11 ribu orang.

"Hal ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial," ungkapnya.*

 


Artikel Terbaru

kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Senin (21/6/2021) resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Rokan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Di pasaran sudah menjamur radiator aftermarket yang menawarkan banyak kelebihan dibanding bawaan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

BMW Indonesia akhirnya meluncurkan BMW Seri-4 Coupe dan Convertible terbaru untuk pasar Tanah.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Mesin Civic FD 1.800 cc atau yang sering disebut Civic FD1, diklaim mampu menghasilkan tenaga.