12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
MPR Pertanyakan Kebijakan Pemerintah, Izinkan 323 WNA Cina Masuk ke Indonesia
nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan./int

JAKARTA -- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali Warga Negara Asing (WNA) asal Cina di masa Pandemi Covid-19. 

Pasalnya, Pemerintah telah membuat larangan mudik lebaran untuk memotong laju Pandemi Covid-19, namun masih membuka keran masuknya WNA ke Indonesia.

Syarief Hasan meminta ketegasan Pemerintah untuk melakukan pembatasan dan pelarangan WNA masuk ke Indonesia. 

"Pemerintah mesti tegas, bukan hanya melarang masyarakat mudik lebaran, tetapi juga membatasi masuknya WNA dari beberapa negara yang terindikasi mengalami kenaikan kasus Covid-19," kata Syarief Hasan dalma keterangan tertulisnya, Sabtu (8/5/2021).

Ia pun menyesalkan masuknya WNA asal Cina yang merupakan episentrum pertama Covid-19 di tengah situasi Pandemi yang belum berkesudahan.

“Kebijakan Pemerintah kontraproduktif dengan membiarkan WNA asal Cina masuk ke Indonesia di tengah pelarangan mudik lebaran dalam negeri," ungkapnya

Memang, empat kloter pesawat carteran yang membawa 352 WNA Cina tiba di Bandara Maleo Morowali, Sulawesi Tengah. 

Pesawat carteran dengan menggunakan maskapai penerbangan Wings Air ini tiba pada Rabu, (5/5/2021). WNA asal Cina tersebut langsung menuju ke lokasi pembangunan smelter di Morowali dan 89 WNA diantaranya akan melanjutkan perjalanan menuju  PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. 

Sebelumnya, penerbangan pesawat carteran Lion Air tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang juga mengangkut WNA asal Wuhan, Cina pada Ahad (2/5/2021). 

Dua hari setelahnya, 85 WNA asal Cina kembali tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat carteran China Southern Airlines pada Selasa (4/5/2021).

Politisi Demokrat ini juga menegaskan agar Pemerintah fokus dalam upaya-upaya pengetatan masuknya WNA ke Indonesia. 

“Kasus positif Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Pemerintah harusnya mengambil langkah-langkah taktis untuk mengupayakan pencegahan penyebaran Covid-19 dari luar negeri," katanya.

Apalagi, berdasarkan konfirmasi dari Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan menyebutkan, 2 orang WNA Cina yang tiba pada Selasa (4/5/2021) teridenfikasi positif Covid-19 sehingga harus menjalani isolasi di Hotel Hariston Bandengan, Jakarta Utara.

Syarief Hasan mengungkapkan, Pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan pelandaian yang cukup signifikan. 

"Pemerintah harusnya memahami bahwa kita memiliki potensi kenaikan kasus seiring dengan maraknya WNA yang masuk ke Indonesia dari negara-negara episentrum Covid-19 di dunia, "ungkapnya.

Berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1,7 juta kasus dengan 46 ribu pasien diantaranya meninggal dunia per-sabtu, (8/5/2021). 

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di dunia telah mencapai 156 juta kasus Covid-19.

"Pemerintah melakukan pengetatan dan pelarangan mudik, namun terkesan membiarkan masuknya WNA, bahkan ada diantara WNA tersebut yang terpapar Covid-19. Hal ini tentu berbahaya bagi proses penanganan Pandemi Covid-19 sehingga Pemerintah harus mengambil kebijakan tegas untuk membatasi masuknya WNA ke Indonesia," tutup Syarief.

 

Sumber: CNN



Artikel Terbaru
pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sepekan ini, di Pekanbaru terjadi penurunan jumlah kelurahan yang berstatus zona merah atau.


pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus vaksinasi keliling, dijadwalkan kembali beroperasi guna memberikan.


pelalawan | Selasa, 22 Juni 2021

Kondisi Akademi Komunitas Negri Pelalawan (AKNP) kondisi  kini semakin miris. Ikon jenjang.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan./int

MPR Pertanyakan Kebijakan Pemerintah, Izinkan 323 WNA Cina Masuk ke Indonesia

nusantara | Sabtu, 8 Mei 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mempertanyakan masuknya kembali Warga Negara Asing (WNA) asal Cina di masa Pandemi Covid-19. 

Pasalnya, Pemerintah telah membuat larangan mudik lebaran untuk memotong laju Pandemi Covid-19, namun masih membuka keran masuknya WNA ke Indonesia.

Syarief Hasan meminta ketegasan Pemerintah untuk melakukan pembatasan dan pelarangan WNA masuk ke Indonesia. 

"Pemerintah mesti tegas, bukan hanya melarang masyarakat mudik lebaran, tetapi juga membatasi masuknya WNA dari beberapa negara yang terindikasi mengalami kenaikan kasus Covid-19," kata Syarief Hasan dalma keterangan tertulisnya, Sabtu (8/5/2021).

Ia pun menyesalkan masuknya WNA asal Cina yang merupakan episentrum pertama Covid-19 di tengah situasi Pandemi yang belum berkesudahan.

“Kebijakan Pemerintah kontraproduktif dengan membiarkan WNA asal Cina masuk ke Indonesia di tengah pelarangan mudik lebaran dalam negeri," ungkapnya

Memang, empat kloter pesawat carteran yang membawa 352 WNA Cina tiba di Bandara Maleo Morowali, Sulawesi Tengah. 

Pesawat carteran dengan menggunakan maskapai penerbangan Wings Air ini tiba pada Rabu, (5/5/2021). WNA asal Cina tersebut langsung menuju ke lokasi pembangunan smelter di Morowali dan 89 WNA diantaranya akan melanjutkan perjalanan menuju  PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. 

Sebelumnya, penerbangan pesawat carteran Lion Air tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang juga mengangkut WNA asal Wuhan, Cina pada Ahad (2/5/2021). 

Dua hari setelahnya, 85 WNA asal Cina kembali tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat carteran China Southern Airlines pada Selasa (4/5/2021).

Politisi Demokrat ini juga menegaskan agar Pemerintah fokus dalam upaya-upaya pengetatan masuknya WNA ke Indonesia. 

“Kasus positif Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Pemerintah harusnya mengambil langkah-langkah taktis untuk mengupayakan pencegahan penyebaran Covid-19 dari luar negeri," katanya.

Apalagi, berdasarkan konfirmasi dari Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan menyebutkan, 2 orang WNA Cina yang tiba pada Selasa (4/5/2021) teridenfikasi positif Covid-19 sehingga harus menjalani isolasi di Hotel Hariston Bandengan, Jakarta Utara.

Syarief Hasan mengungkapkan, Pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan pelandaian yang cukup signifikan. 

"Pemerintah harusnya memahami bahwa kita memiliki potensi kenaikan kasus seiring dengan maraknya WNA yang masuk ke Indonesia dari negara-negara episentrum Covid-19 di dunia, "ungkapnya.

Berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1,7 juta kasus dengan 46 ribu pasien diantaranya meninggal dunia per-sabtu, (8/5/2021). 

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di dunia telah mencapai 156 juta kasus Covid-19.

"Pemerintah melakukan pengetatan dan pelarangan mudik, namun terkesan membiarkan masuknya WNA, bahkan ada diantara WNA tersebut yang terpapar Covid-19. Hal ini tentu berbahaya bagi proses penanganan Pandemi Covid-19 sehingga Pemerintah harus mengambil kebijakan tegas untuk membatasi masuknya WNA ke Indonesia," tutup Syarief.

 

Sumber: CNN


Artikel Terbaru

pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sepekan ini, di Pekanbaru terjadi penurunan jumlah kelurahan yang berstatus zona merah atau.


pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus vaksinasi keliling, dijadwalkan kembali beroperasi guna memberikan.


pelalawan | Selasa, 22 Juni 2021

Kondisi Akademi Komunitas Negri Pelalawan (AKNP) kondisi  kini semakin miris. Ikon jenjang.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.