12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Awasi Ilegal Fishing, DKP Riau Minta Bantuan Kapal Patroli ke Pusat
riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau meminta bantuan kapal patroli ke KKP untuk memaksimalkan mengawasi aktivitas kapal ilegal fishing di perairan seluas 2.700 kilometer. PE/int

PEKANBARU -- Pemprov Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau  meminta bantuan kapal patroli ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memaksimalkan patrolri kapal ilegal fishing.

Mengingat saat ini Pemprov Riau belum maksimal untuk mengawasi aktivitas kapal ilegal fishing di perairan seluas 2.700 kilometer, karena hanya memiliki satu kapal patroli.
 
"Kita minta bantuan kapal patroli ke KKP, karena saat ini kita hanya memiliki satu kapal patroli, sementara wilayah perairan yang luas dan panjang," kata Kepala DKP Riau, Herman, Kamis (10/6/2021). 

Herman mengatakan, dengan perairan Riau yang sangat luas, satu kapal patroli tidak akan mungkin mampu mengawasi kapal-kapal ilegal fishing di perairan Riau. 

"Selain itu kita juga kekurangan sumber daya manusia, dan kita hanya memiliki beberapa tenaga penyidik. Dengan melihat kondisi sekarang, untuk penyidik kapal ilegal fishing ini tidak hanya dari kita, tapi kita dibantu dari TNI/Polri dan KKP," jelasnya. 

Herman menyatakan, ilegal fishing di Riau marak di perairan Kabupaten Rokan Hilir dan Indragiri Hilir. Namun bukan berarti di kabupaten/kota lainnya tidak ada kegiatan ilegal tersebut. 

Dia menambahkan, saat ini DKP Riau telah memilki tiga UPT Pengawasan. Pertama, UPT Tembilahan mengawasi wilayah Inhil dan Pelalawan, kedua UPT Bengkalis membawahi Kepulauan Meranti dan Sikap, dan ketiga UPT Rohil untuk wilayah Rohil dan Dumai.

"Dengan luas dan panjangnya perairan Riau minimal harus ada lima kapal pengawas, jadi setiap UPT harus ada kapal, dan tambah satu lagi untuk perairan Kepulauan Meranti," katanya seperti dilansir mediacenter Riau.

Untuk diketahui, baru-baru ini KKP menangkap tujuh kapal ilegal fishing asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara di perairan Rokan Hilir. Ketujuh kapal itu digiring petugas ke Dumai. 

Kemudian sebelumnya, Kapal Patroli Bakamla RI juga melakukan penangkapan dua Kapal Ikan Asing (KIA) asal negara Malaysia di Selat Malaka tepatnya di sekitar Pulau Aruwa, Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil), Riau pada Maret 2021. 



Artikel Terbaru
kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Senin (21/6/2021) resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Rokan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Di pasaran sudah menjamur radiator aftermarket yang menawarkan banyak kelebihan dibanding bawaan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

BMW Indonesia akhirnya meluncurkan BMW Seri-4 Coupe dan Convertible terbaru untuk pasar Tanah.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau meminta bantuan kapal patroli ke KKP untuk memaksimalkan mengawasi aktivitas kapal ilegal fishing di perairan seluas 2.700 kilometer. PE/int

Awasi Ilegal Fishing, DKP Riau Minta Bantuan Kapal Patroli ke Pusat

riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

PEKANBARU -- Pemprov Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau  meminta bantuan kapal patroli ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memaksimalkan patrolri kapal ilegal fishing.

Mengingat saat ini Pemprov Riau belum maksimal untuk mengawasi aktivitas kapal ilegal fishing di perairan seluas 2.700 kilometer, karena hanya memiliki satu kapal patroli.
 
"Kita minta bantuan kapal patroli ke KKP, karena saat ini kita hanya memiliki satu kapal patroli, sementara wilayah perairan yang luas dan panjang," kata Kepala DKP Riau, Herman, Kamis (10/6/2021). 

Herman mengatakan, dengan perairan Riau yang sangat luas, satu kapal patroli tidak akan mungkin mampu mengawasi kapal-kapal ilegal fishing di perairan Riau. 

"Selain itu kita juga kekurangan sumber daya manusia, dan kita hanya memiliki beberapa tenaga penyidik. Dengan melihat kondisi sekarang, untuk penyidik kapal ilegal fishing ini tidak hanya dari kita, tapi kita dibantu dari TNI/Polri dan KKP," jelasnya. 

Herman menyatakan, ilegal fishing di Riau marak di perairan Kabupaten Rokan Hilir dan Indragiri Hilir. Namun bukan berarti di kabupaten/kota lainnya tidak ada kegiatan ilegal tersebut. 

Dia menambahkan, saat ini DKP Riau telah memilki tiga UPT Pengawasan. Pertama, UPT Tembilahan mengawasi wilayah Inhil dan Pelalawan, kedua UPT Bengkalis membawahi Kepulauan Meranti dan Sikap, dan ketiga UPT Rohil untuk wilayah Rohil dan Dumai.

"Dengan luas dan panjangnya perairan Riau minimal harus ada lima kapal pengawas, jadi setiap UPT harus ada kapal, dan tambah satu lagi untuk perairan Kepulauan Meranti," katanya seperti dilansir mediacenter Riau.

Untuk diketahui, baru-baru ini KKP menangkap tujuh kapal ilegal fishing asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara di perairan Rokan Hilir. Ketujuh kapal itu digiring petugas ke Dumai. 

Kemudian sebelumnya, Kapal Patroli Bakamla RI juga melakukan penangkapan dua Kapal Ikan Asing (KIA) asal negara Malaysia di Selat Malaka tepatnya di sekitar Pulau Aruwa, Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil), Riau pada Maret 2021. 


Artikel Terbaru

kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Senin (21/6/2021) resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Rokan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

Di pasaran sudah menjamur radiator aftermarket yang menawarkan banyak kelebihan dibanding bawaan.


otomotif | Minggu, 20 Juni 2021

BMW Indonesia akhirnya meluncurkan BMW Seri-4 Coupe dan Convertible terbaru untuk pasar Tanah.