12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Sempat 'Kisruh', Akhirnya Pengurus FKUB Riau 2021-2024 Dilantik
riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kamis, 10 Juni 2021 melantik pengurus FKUB di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

PEKANBARU--  Akhirnya, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Riau 2021-2024 resmi dilantik Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution,  Kamis (10 /6-2021 di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Dalam arahannya, Wagubri menyampaikan, jika umat beragama dalam suatu negara selalu rukun damai dan bersatu. Sudah barang tentu, stabilitas keamanan dan ketertiban akan terjamin .Dan kesatuan bangsa dan masyarakat juga  akan terpelihara.

Menurutnya, hal tersebut yang menjadi dasar mengapa kerukunan umat beragama dikatakan sebagai sektor yang sangat strategis dalam mewujudkan kesatuan bangsa dan tanah air.

"Akan tetapi sebaliknya, jika kerukunan antar umat beragama baik intern agama maupun internal salah satu agama kondisinya tidak baik, selalu terjadi perselisihan maka dengan sendirinya bangsa dan tanah air kita juga akan menjadi rapuh," terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia mengajak semua pihak untuk mencermati kembali peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006 yang isinya mengatur tentang kerukunan dalam kehidupan beragama. 

 Pemerintah dalam hal ini memiliki peran besar, karena di dalam peraturan bersama tersebut dinyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk melindungi setiap usaha penduduk yang melaksanakan ajaran agama,  serta ibadah pemeluk-pemeluknya sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan. 

"Tentu kita dari Pemerintah Daerah Provinsi Riau berharap banyak kepada forum ini, untuk bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama umat beragama," ujarnya.

Dia memiliki keyakinan bahwa forum ini adalah forum yang mulia. Forum yang duduk didalamnya orang-orang yang memiliki integritas yang baik.

"Untuk  itu, pentingnya rasa kebersamaan menjaga toleransi didalam kehidupan beragama. Karena kita tahu negara kita, khususnya Provinsi Riau terdiri dari kehidupan yang sangat heterogen, baik segi etnis, suku, termasuk agama. Oleh karena itu, harapan saya langkah pertama yaitu membangun komunikasi, baik di internal maupun diluar kepengurusan sendiri," pungkasnya.

Diwarnai 'Kisruh'

Dilansir sebelumnya, FKUB Propinsi Riau yang dilantik Kamis(10/6-2021) hari ini, sebelumnya memunculkan kekisruhan di sosial media. 

Dimana bahwa Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasutionyang hadir dalam pemilihan pengurus FKUB Riau Periode 2021-2024 ini dituding intervensi organisasi ini.

Dan hal ini langsung dibantah Wagubri dalam konfrensi pers yang digelar dikediaman resminya, Rabu (9/6-2021).

Ditegaskannya, kehadirannya sebagai perwakilan Pemerintah Riau tidak terlibat dalam pemilihan kepengurusan FKUB Provinsi Riau itu. Namun ditekannya,  pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi dalam pembentukan forum tersebut yang di prakarsai oleh masyarakat. 

"Pemerintah hanya memfasilitasi, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur," tegasnya.

Apalagi dikatakan Wagubri,  FKUB  kepengurusan periode 2016-2021 ini berakhir hari ini, tanggal 9 Juni. Karena akan berakhir, dan tidak terjadi kekosongan, kita fasilitasi untuk dibentuk kembali kepengurusan yang baru," kata Edy Nasution.
 



Artikel Terbaru
pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sepekan ini, di Pekanbaru terjadi penurunan jumlah kelurahan yang berstatus zona merah atau.


pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus vaksinasi keliling, dijadwalkan kembali beroperasi guna memberikan.


pelalawan | Selasa, 22 Juni 2021

Kondisi Akademi Komunitas Negri Pelalawan (AKNP) kondisi  kini semakin miris. Ikon jenjang.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kamis, 10 Juni 2021 melantik pengurus FKUB di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Sempat 'Kisruh', Akhirnya Pengurus FKUB Riau 2021-2024 Dilantik

riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU--  Akhirnya, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Riau 2021-2024 resmi dilantik Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution,  Kamis (10 /6-2021 di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Dalam arahannya, Wagubri menyampaikan, jika umat beragama dalam suatu negara selalu rukun damai dan bersatu. Sudah barang tentu, stabilitas keamanan dan ketertiban akan terjamin .Dan kesatuan bangsa dan masyarakat juga  akan terpelihara.

Menurutnya, hal tersebut yang menjadi dasar mengapa kerukunan umat beragama dikatakan sebagai sektor yang sangat strategis dalam mewujudkan kesatuan bangsa dan tanah air.

"Akan tetapi sebaliknya, jika kerukunan antar umat beragama baik intern agama maupun internal salah satu agama kondisinya tidak baik, selalu terjadi perselisihan maka dengan sendirinya bangsa dan tanah air kita juga akan menjadi rapuh," terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia mengajak semua pihak untuk mencermati kembali peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006 yang isinya mengatur tentang kerukunan dalam kehidupan beragama. 

 Pemerintah dalam hal ini memiliki peran besar, karena di dalam peraturan bersama tersebut dinyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk melindungi setiap usaha penduduk yang melaksanakan ajaran agama,  serta ibadah pemeluk-pemeluknya sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan. 

"Tentu kita dari Pemerintah Daerah Provinsi Riau berharap banyak kepada forum ini, untuk bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama umat beragama," ujarnya.

Dia memiliki keyakinan bahwa forum ini adalah forum yang mulia. Forum yang duduk didalamnya orang-orang yang memiliki integritas yang baik.

"Untuk  itu, pentingnya rasa kebersamaan menjaga toleransi didalam kehidupan beragama. Karena kita tahu negara kita, khususnya Provinsi Riau terdiri dari kehidupan yang sangat heterogen, baik segi etnis, suku, termasuk agama. Oleh karena itu, harapan saya langkah pertama yaitu membangun komunikasi, baik di internal maupun diluar kepengurusan sendiri," pungkasnya.

Diwarnai 'Kisruh'

Dilansir sebelumnya, FKUB Propinsi Riau yang dilantik Kamis(10/6-2021) hari ini, sebelumnya memunculkan kekisruhan di sosial media. 

Dimana bahwa Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasutionyang hadir dalam pemilihan pengurus FKUB Riau Periode 2021-2024 ini dituding intervensi organisasi ini.

Dan hal ini langsung dibantah Wagubri dalam konfrensi pers yang digelar dikediaman resminya, Rabu (9/6-2021).

Ditegaskannya, kehadirannya sebagai perwakilan Pemerintah Riau tidak terlibat dalam pemilihan kepengurusan FKUB Provinsi Riau itu. Namun ditekannya,  pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi dalam pembentukan forum tersebut yang di prakarsai oleh masyarakat. 

"Pemerintah hanya memfasilitasi, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur," tegasnya.

Apalagi dikatakan Wagubri,  FKUB  kepengurusan periode 2016-2021 ini berakhir hari ini, tanggal 9 Juni. Karena akan berakhir, dan tidak terjadi kekosongan, kita fasilitasi untuk dibentuk kembali kepengurusan yang baru," kata Edy Nasution.
 


Artikel Terbaru

pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sepekan ini, di Pekanbaru terjadi penurunan jumlah kelurahan yang berstatus zona merah atau.


pekanbaru | Selasa, 22 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus vaksinasi keliling, dijadwalkan kembali beroperasi guna memberikan.


pelalawan | Selasa, 22 Juni 2021

Kondisi Akademi Komunitas Negri Pelalawan (AKNP) kondisi  kini semakin miris. Ikon jenjang.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan sudah mencapai 70 %. Namun percepatan.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meminta kepada seluruh satker untuk dapat menyikapi.


kampar | Selasa, 22 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian kepada anak yatim, melalui Koordinator.


pelalawan | Senin, 21 Juni 2021

Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui yang kerap menjadi langganan banjir.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Viralnya video warga Pekanbaru di sosial media yang antrian mengikuti vaksin massal yang digelar.


riau | Senin, 21 Juni 2021

Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menerima formasi.


riau | Senin, 21 Juni 2021

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir meminta  pemerintah.