19 Zulhijjah 1442 H / Kamis, 29 Juli 2021
Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdik: Bisa Mengacu Edaran Kemendikbud
pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas

PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait pelaksanaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022. Belum ada regulasi resmi dari pemerintah pusat yang mengatur terkait sekolah tatap muka dalam masa pandemi ini. 

"Secara resmi (Juknis) belum ada. Tapi kan ada edaran sebelumnya, pelaksanaan sekolah tatap muka itu hampir sama dengan yang kemarin," ujar Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas, Kamis (17/6). 

Menurutnya, jika juknis terkait pelaksanaan sekolah tatap muka tidak turun dari pusat, maka pemerintah kota akan membuat juknis sendiri. Juknis dibuat berdasarkan acuan edaran sebelumnya yang diterbitkan Kemdikbud tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. 

Dalam edaran tersebut diatur mekanisme pembelajaran selama sekolah tatap muka berlangsung. Jumlah kapasitas kelas dibatasi. Pembelajaran berlangsung dua hingga tiga kali dalam sepekan. 

Peserta didik dan tenaga pendidik diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, dan mengecek suhu tubuh sebelum pembelajaran dimulai. 

"Bedanya, untuk sekolah tatap muka yang sekarang ini hanya 25 persen siswa di kelas. Kalau kemarin kan 50 persen. Itu aja bedanya, yang lain sama. Memang juknis belum diterima, tapi gambarannya seperti itu," jelasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI mengeluarkan edaran untuk melaksanakan pembelajaran sekolah tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada bulan Juli ini.



Artikel Terbaru
nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.


Jul 2021
29

7 Jenis Usaha Rumahan yang Menguntungkan | Honda Civic FD yang Bikin Orang Kepincut | PT IJA - JCI Tbk-Sumatera Terapkan PPKM di Lingkungan Kerja | Kemenkes Ungkap Sebanyak 73.149 Anak Terpapar Covid-19 | Gubri Resmikan PLTMG di Koto Gasib | Minang Marentak; Saling Berwasiat dengan Ade Armando | Segera Dipanggil KPK, Akankah Anies Baswedan Diseret Filri Bahuri di Kasus Korupsi |

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas

Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdik: Bisa Mengacu Edaran Kemendikbud

pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait pelaksanaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022. Belum ada regulasi resmi dari pemerintah pusat yang mengatur terkait sekolah tatap muka dalam masa pandemi ini. 

"Secara resmi (Juknis) belum ada. Tapi kan ada edaran sebelumnya, pelaksanaan sekolah tatap muka itu hampir sama dengan yang kemarin," ujar Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas, Kamis (17/6). 

Menurutnya, jika juknis terkait pelaksanaan sekolah tatap muka tidak turun dari pusat, maka pemerintah kota akan membuat juknis sendiri. Juknis dibuat berdasarkan acuan edaran sebelumnya yang diterbitkan Kemdikbud tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. 

Dalam edaran tersebut diatur mekanisme pembelajaran selama sekolah tatap muka berlangsung. Jumlah kapasitas kelas dibatasi. Pembelajaran berlangsung dua hingga tiga kali dalam sepekan. 

Peserta didik dan tenaga pendidik diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, dan mengecek suhu tubuh sebelum pembelajaran dimulai. 

"Bedanya, untuk sekolah tatap muka yang sekarang ini hanya 25 persen siswa di kelas. Kalau kemarin kan 50 persen. Itu aja bedanya, yang lain sama. Memang juknis belum diterima, tapi gambarannya seperti itu," jelasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI mengeluarkan edaran untuk melaksanakan pembelajaran sekolah tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada bulan Juli ini.


Artikel Terbaru

nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.