19 Zulhijjah 1442 H / Kamis, 29 Juli 2021
Polres Siak OTT Pegawai Honorer Kelurahan Perawang Barat
hukum | Selasa, 13 Juli 2021
Editor : red | Penulis : PE

Ilustrasi suap/int

SIAK-- Polres Siak, Riau melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai di kantor Lurah Perawang Barat berinisial SU, terkait pengurusan surat keterangan ganti rugi (SKGR) tanah.

"Pelaku SU (37) diamankan Unit Tipidkor Polres Siak hari Kamis (8/7) lalu. OTT di kantor Kampung Perawang Barat (kantor lurah)," tegas Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahadiyanto kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Gunar mengatakan saat penangkapan, pelaku telah menerima uang tunai Rp3 juta. Uang itu dipakai untuk pengurusan balik nama SKGR di Perawang Barat.

Selain barang bukti uang tunai sebesar Rp3 juta turut diamankan uang Rp2,5 juta, 2 bundel dokumen SKGR, buku rekening dan satu unit handphone. Pungutan liar terkait pengurusan balik nama SKGR dilaporkan nilainya bervariasi.

"Penangkapan OTT tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa dalam pengurusan surat tanah warga dimintai uang. Tarifnya juga bervariasi," kata Gunar.

Dari informasi itu, personel Unit II Tipikor Reskrim Polres Siak mendatangi kantor lurah pukul 14.00 Wib. Terlihat pelaku SU melintas dengan membawa map merah berisi surat dan uang tunai.

"Personel mengintai, kemudian mendapati pelaku SU, seorang honorer staf juru tulis sedang memegang map warna merah dan berisikan dokumen SKGR yang akan dibaliknamakan. Termasuk 1 buah amplop putih berisi uang," imbuh PS Paur Humas Polres Siak, Aipda Dedek Prayoga.

Setelah diamankan dan interogasi pelaku mengakui memang benar telah menerima uang sebesar Rp 3 juta untuk pengurusan SKGR. Selain itu, ada pula uang Rp 2,5 juta yang sudah diterima lebih dulu via transfer rekening.

"Uang tunai tersebut di amplop dalam map dengan dokumen SKGR. Juga di Hp pelaku didapati percakapan pesan singkat tentang biaya pengurusan SKGR. Termasuk adanya bukti transfer sebesar Rp2,5 juta," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polres Siak. Untuk saksi dipastikan telah dimintai keterangan terkait pungutan liar yang dilakukan oleh pelaku.


Sumber: detik.com



Artikel Terbaru
nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.


Jul 2021
29


Ilustrasi suap/int

Polres Siak OTT Pegawai Honorer Kelurahan Perawang Barat

hukum | Selasa, 13 Juli 2021
Editor : red | Penulis : PE

SIAK-- Polres Siak, Riau melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai di kantor Lurah Perawang Barat berinisial SU, terkait pengurusan surat keterangan ganti rugi (SKGR) tanah.

"Pelaku SU (37) diamankan Unit Tipidkor Polres Siak hari Kamis (8/7) lalu. OTT di kantor Kampung Perawang Barat (kantor lurah)," tegas Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahadiyanto kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Gunar mengatakan saat penangkapan, pelaku telah menerima uang tunai Rp3 juta. Uang itu dipakai untuk pengurusan balik nama SKGR di Perawang Barat.

Selain barang bukti uang tunai sebesar Rp3 juta turut diamankan uang Rp2,5 juta, 2 bundel dokumen SKGR, buku rekening dan satu unit handphone. Pungutan liar terkait pengurusan balik nama SKGR dilaporkan nilainya bervariasi.

"Penangkapan OTT tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa dalam pengurusan surat tanah warga dimintai uang. Tarifnya juga bervariasi," kata Gunar.

Dari informasi itu, personel Unit II Tipikor Reskrim Polres Siak mendatangi kantor lurah pukul 14.00 Wib. Terlihat pelaku SU melintas dengan membawa map merah berisi surat dan uang tunai.

"Personel mengintai, kemudian mendapati pelaku SU, seorang honorer staf juru tulis sedang memegang map warna merah dan berisikan dokumen SKGR yang akan dibaliknamakan. Termasuk 1 buah amplop putih berisi uang," imbuh PS Paur Humas Polres Siak, Aipda Dedek Prayoga.

Setelah diamankan dan interogasi pelaku mengakui memang benar telah menerima uang sebesar Rp 3 juta untuk pengurusan SKGR. Selain itu, ada pula uang Rp 2,5 juta yang sudah diterima lebih dulu via transfer rekening.

"Uang tunai tersebut di amplop dalam map dengan dokumen SKGR. Juga di Hp pelaku didapati percakapan pesan singkat tentang biaya pengurusan SKGR. Termasuk adanya bukti transfer sebesar Rp2,5 juta," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polres Siak. Untuk saksi dipastikan telah dimintai keterangan terkait pungutan liar yang dilakukan oleh pelaku.


Sumber: detik.com


Artikel Terbaru

nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.