19 Zulhijjah 1442 H / Kamis, 29 Juli 2021
Persoalan Daerah, Bupati Kampar Ajak Forkopimda Duduk 'Satu Meja'
kampar | Sabtu, 17 Juli 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH saat pemimpin rapat kerja bersama Forkopimda Kabupaten Kampar di ruang rapat Rumah Dinas Bupati kampar, Bangkinang Kota,Jumat(16/7/21). Foto: Diskominfo kampar

BANGKINANG KOTA-- Beberapa permasalahan ditengah masyarakat masih dalam tahap penyelesaian oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan demikian agar hal ini bisa terselesai dengan cepat Bupati Kampar minta dukungan dan support dari Forkopimda Kabupaten Kampar. 

Hal ini kami mengapresiasi terhadap dukungan yang telah di berikan oleh Forkopimda dalam membangun Kabupaten Kampar. 

Begitu juga kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kampar yang telah tulus dan ikhlas untuk membangun, memberikan ide, fikiran untuk kemajuan Kabupaten Kampar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH saat pemimpin rapat kerja bersama Forkopimda Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di ruang rapat Rumah Dinas Bupati kampar, Bangkinang Kota,Jumat(16/7/21).

Bupati kampar menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi tanggung jawab pemerintah bersama Forkopimda Kampar dalam penyelesainnya, dimana beberapa persoalan utama dan terkini adalah penanggulangan Covid-19 disamping persoalan daerah yang saat ini kita hadapi yang belum tahu kapan berakhirnya.

Untuk diketahui bahwa sampai saat ini per 14  Juli 2021 kasus Covid-19 di Kampar mencapai sebanyak 5.445 kasus, pasien sembuh 7.744 orang, kasus meninggal sebanyak 211 orang.

Sementara pasien yang masih dirawat sebanyak 494 orang,  Sebanyak 183 orang dirawat di Rumah Sakit, serta Isolsi mandiri sebanyak 311 orang dengan status Zona Orange.

Kemudian terkait konflik terkait masalah lahan, pertama masalah eksekusi lahan PT Pandak Desa Batu Gajah Kecamatan Taoung seluas 2.800 ha, janji pemberian lahan PT Ciliandra kepada  masyarakat Desa Siabu sebanyak 600 ha dan terhentinya kompensasi bulanan kepada masyarakat Rp500 juta/bulan. 

Serta pembebasan ganti rugi lahan terhadap pembangunan jalan Tol ruas Pekanbaru – Bangkinang.

Selanjutnya konflik agama sesuai dengan peraturan menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006, tentang pemeliharaan hidup rukun antar beragama antara lain, kasus masyarakat Desa Pongkai Istiqomah Kecamatan XIII Koto Kampar, yang menolak rumah pribadi  Managara Siburian dijadikan tempat aktifitas ibadah.

Begitu juga dengan masyarakat Desa Sungai Rambai dan masyarakat Desa Sungai Raja Kecamatan Kampar Kiri menuntut legalitas pembangunan rumah ibadah.

Terkait beberapa hal diatas, Bupati kampar berharap ini semua bisa diselesaikan dengan baik, tanpa merugikan sepihak atau pihak manapun. 

Makanya dalam hal ini, Bupati Kampar ungkapkan perlu kerja sama sosialisasi terkait yang tergabung dalam Forkopimda Kampar.

Dimana pada kesempatan tersebut seluruh Forkopimda yang hadir memberikan argumen terhadap beberapa permasalahan tersebut. Semua yang terkait menyampaikan upaya kerjasama dalam tanggung jawab bersama Pemda Kampar agar semua itu bisa teratasi dengan baik.

Hadir Forkopimda pada kesempatan tersebut antara lain Kapolres Kampar AKBP M Kholiq MH SIK, Dandim 0313 KPR Letkol Inf Leo Oktavianus, Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Riska Widiana, SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif  Budiman, SH MH, Kepala Kemenag kampar Alfian MAg, Danyonif 132 BS Mayor Infanteri Muhammad Syafii Nasution, Kepala BON Kampar Sutrilwan SH MH, Ketua MUI Kampar DR Mawardi Saleh Lc MA, Sekda Kampar Drs Yusri MSi serta kepala Kesbangpol Ardi Mardiansyah SSTP MSi.



Artikel Terbaru
nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.


Jul 2021
29

Butuh Empat Tahunan Agar Bebas dari Penggunaan Masker | Seleksi CPNS Untuk Guru Kembali Diadakan Tahun 2022 Mendatang, DPR : P3K Tidak Jelas | Gubri Resmikan PLTMG di Koto Gasib | Kemenkes Ungkap Sebanyak 73.149 Anak Terpapar Covid-19 | Honda Civic FD yang Bikin Orang Kepincut | 7 Jenis Usaha Rumahan yang Menguntungkan | PT IJA - JCI Tbk-Sumatera Terapkan PPKM di Lingkungan Kerja |

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH saat pemimpin rapat kerja bersama Forkopimda Kabupaten Kampar di ruang rapat Rumah Dinas Bupati kampar, Bangkinang Kota,Jumat(16/7/21). Foto: Diskominfo kampar

Persoalan Daerah, Bupati Kampar Ajak Forkopimda Duduk 'Satu Meja'

kampar | Sabtu, 17 Juli 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

BANGKINANG KOTA-- Beberapa permasalahan ditengah masyarakat masih dalam tahap penyelesaian oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan demikian agar hal ini bisa terselesai dengan cepat Bupati Kampar minta dukungan dan support dari Forkopimda Kabupaten Kampar. 

Hal ini kami mengapresiasi terhadap dukungan yang telah di berikan oleh Forkopimda dalam membangun Kabupaten Kampar. 

Begitu juga kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kampar yang telah tulus dan ikhlas untuk membangun, memberikan ide, fikiran untuk kemajuan Kabupaten Kampar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH saat pemimpin rapat kerja bersama Forkopimda Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di ruang rapat Rumah Dinas Bupati kampar, Bangkinang Kota,Jumat(16/7/21).

Bupati kampar menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi tanggung jawab pemerintah bersama Forkopimda Kampar dalam penyelesainnya, dimana beberapa persoalan utama dan terkini adalah penanggulangan Covid-19 disamping persoalan daerah yang saat ini kita hadapi yang belum tahu kapan berakhirnya.

Untuk diketahui bahwa sampai saat ini per 14  Juli 2021 kasus Covid-19 di Kampar mencapai sebanyak 5.445 kasus, pasien sembuh 7.744 orang, kasus meninggal sebanyak 211 orang.

Sementara pasien yang masih dirawat sebanyak 494 orang,  Sebanyak 183 orang dirawat di Rumah Sakit, serta Isolsi mandiri sebanyak 311 orang dengan status Zona Orange.

Kemudian terkait konflik terkait masalah lahan, pertama masalah eksekusi lahan PT Pandak Desa Batu Gajah Kecamatan Taoung seluas 2.800 ha, janji pemberian lahan PT Ciliandra kepada  masyarakat Desa Siabu sebanyak 600 ha dan terhentinya kompensasi bulanan kepada masyarakat Rp500 juta/bulan. 

Serta pembebasan ganti rugi lahan terhadap pembangunan jalan Tol ruas Pekanbaru – Bangkinang.

Selanjutnya konflik agama sesuai dengan peraturan menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006, tentang pemeliharaan hidup rukun antar beragama antara lain, kasus masyarakat Desa Pongkai Istiqomah Kecamatan XIII Koto Kampar, yang menolak rumah pribadi  Managara Siburian dijadikan tempat aktifitas ibadah.

Begitu juga dengan masyarakat Desa Sungai Rambai dan masyarakat Desa Sungai Raja Kecamatan Kampar Kiri menuntut legalitas pembangunan rumah ibadah.

Terkait beberapa hal diatas, Bupati kampar berharap ini semua bisa diselesaikan dengan baik, tanpa merugikan sepihak atau pihak manapun. 

Makanya dalam hal ini, Bupati Kampar ungkapkan perlu kerja sama sosialisasi terkait yang tergabung dalam Forkopimda Kampar.

Dimana pada kesempatan tersebut seluruh Forkopimda yang hadir memberikan argumen terhadap beberapa permasalahan tersebut. Semua yang terkait menyampaikan upaya kerjasama dalam tanggung jawab bersama Pemda Kampar agar semua itu bisa teratasi dengan baik.

Hadir Forkopimda pada kesempatan tersebut antara lain Kapolres Kampar AKBP M Kholiq MH SIK, Dandim 0313 KPR Letkol Inf Leo Oktavianus, Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Riska Widiana, SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif  Budiman, SH MH, Kepala Kemenag kampar Alfian MAg, Danyonif 132 BS Mayor Infanteri Muhammad Syafii Nasution, Kepala BON Kampar Sutrilwan SH MH, Ketua MUI Kampar DR Mawardi Saleh Lc MA, Sekda Kampar Drs Yusri MSi serta kepala Kesbangpol Ardi Mardiansyah SSTP MSi.


Artikel Terbaru

nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama minta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Si jago merah meludeskan satu rumah bulatan dan lima kontrakan di Jalan Kurma Sukari Kelurahan.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Sudah mengabdi 30 tahun di Kepolisian Republik Indonesia, Alumni Akpol Angkatan 91 Batalyon.


nusantara | Rabu, 28 Juli 2021

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku marah dengan tindakan dua oknum TNI Angkatan Udara.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyurati pihak rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Jumlah pelamar pada Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) Pemerintah Kota.


pekanbaru | Rabu, 28 Juli 2021

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru, diawasi.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan penambahan pintu dan feeder jalan tol yang akan.


riau | Rabu, 28 Juli 2021

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim telah menyampaikan semua usulan dari kepala daerah 3 provinsi.