19 Safar 1443 H / Senin, 27 September 2021
Kasus Terbakarnya Tangki PT SDO, Disnakertrans Riau Rampungkan Penyelidikan
dumai | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Kepala Disnakertrans Riau H Jonli /int

PEKANBARU -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan hasil penyelidikan penyebab terbakarnya tangki fattymeter (oleo dasar) PT Sari Dumai Oleo (SDO) Dumai. Nota pemeriksaan juga telah diserahkan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Riau H Jonli, saat dikonfirmasi terkait progres penyelidikan kasus ledakan di pabrik PT SDO Dumai itu. Dia mengatakan, proses pemeriksaan kasus ini telah selesai.

"Sudah kita keluarkan nota pemeriksaan ke PT SDO. Beberapa hari lalu kita serahkan notanya," kata Jonli didampingi Kabid Pengawasan Disnakertrans Riau H Imron, Kamis (4/8/2021) di Pekanbaru.

Jonli memaparkan, ada dua hal pokok dalam nota pemeriksaan yang diberikan ke PT SDO. Pertama, terkait kelemahan dalam menerapkan program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan

"Kita menyoroti soal penerapan K-3. Kita minta ke depan perusahaan lebih memperhatikan penerapan K-3 bagi karyawannya," terang Jonli.

Yang kedua lanjut Jonli, terkait keikutsertaan karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Terutama terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Kita minta soal BPJS ini perusahaan harus menerapkannya. Sehingga tidak ada lagi karyawan yang tidak masuk menjadi anggota BPJS," tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa meledaknya tangki pabrik PT SDO itu terjadi pada Rabu (16/6/21) lalu. Akibatnya, lima karyawan menjadi korban ledakan tangki tersebut.



Artikel Terbaru
pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.


Sep 2021
27


Kepala Disnakertrans Riau H Jonli /int

Kasus Terbakarnya Tangki PT SDO, Disnakertrans Riau Rampungkan Penyelidikan

dumai | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan hasil penyelidikan penyebab terbakarnya tangki fattymeter (oleo dasar) PT Sari Dumai Oleo (SDO) Dumai. Nota pemeriksaan juga telah diserahkan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Riau H Jonli, saat dikonfirmasi terkait progres penyelidikan kasus ledakan di pabrik PT SDO Dumai itu. Dia mengatakan, proses pemeriksaan kasus ini telah selesai.

"Sudah kita keluarkan nota pemeriksaan ke PT SDO. Beberapa hari lalu kita serahkan notanya," kata Jonli didampingi Kabid Pengawasan Disnakertrans Riau H Imron, Kamis (4/8/2021) di Pekanbaru.

Jonli memaparkan, ada dua hal pokok dalam nota pemeriksaan yang diberikan ke PT SDO. Pertama, terkait kelemahan dalam menerapkan program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan

"Kita menyoroti soal penerapan K-3. Kita minta ke depan perusahaan lebih memperhatikan penerapan K-3 bagi karyawannya," terang Jonli.

Yang kedua lanjut Jonli, terkait keikutsertaan karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Terutama terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Kita minta soal BPJS ini perusahaan harus menerapkannya. Sehingga tidak ada lagi karyawan yang tidak masuk menjadi anggota BPJS," tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa meledaknya tangki pabrik PT SDO itu terjadi pada Rabu (16/6/21) lalu. Akibatnya, lima karyawan menjadi korban ledakan tangki tersebut.


Artikel Terbaru

pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.