19 Safar 1443 H / Senin, 27 September 2021
Terkait Sengketa Lahan, Tokoh Masyarakat Desa Rantau Kasih Mengadu ke Bupati Kampar
kampar | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (05/08) di Kediaman Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung terkait sengketa lahan. (Foto: Diskominfo Kampar)

TAPUNG-- Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (5/8-2021) di Kediaman Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung terkait sengketa lahan, antara masyarakat dengan perusahaan PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan PT. Nusa Wana Raya (NWR).

Dari laporan tokoh masyarakat, Catur meminta agar segera dijadwalkan pertemuan dengan pihak perusahaan, sehingga apa yang menjadi permasalahan dapat segera dicarikan jalan keluarnya.

"Kita akan kaji dan teliti terhadap permasalahan sehingga dapat dicarikan solusinya” Kata Catur.

Menindaklanjuti pertemuan dengan Ninik mamak yang didampingi oleh Camat Kampar Kiri Hilir, Jaka Putra dan Kepala Desa Rantau Kasih, Radison, Bupati Kampar langsung menginstruksikan Asisten Pemerintahan Setda Kampar, Ahmad Yuzar untuk menyiapkan tim guna melakukan peninjauan ke lapangan selanjutnya untuk dapat dijadwalkan pertemuan.

"Saya akan langsung pimpin rapat tersebut, ” kata Catur saat menelepon Asisten I Setda Kampar.

Dari telpon langsung tersebut Asisten Pemerintahan langsung akan menyiapkan tim yang akan turun ke Rantau Kasih dan akan menjadwalkan rapat dengan perusahaan dan masyarakat, ” kata Ahmad Yuzar saat menjawab telepon Bupati Kampar.

Tokoh masyarakat Desa Rantau Kasih  Roni Datuok Marajolel yang didampingi oleh pimpinan adat HM Nasir Datuok Bijo dan para Datuok dari Rantau Kasih dalam kesempatan itu menuturkan pada Bupati kampar,  bahwa desa nyha sudah berusia ratusan tahun.

Dimana pihak perusahaan PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan PT. Nusa Wana Raya (NWR) yang melakukan pembukaan lahan (land clearing) sudah masuk ke wilayah lahan masyarakat, karena dianggap sebagai wilayah konsesi perusahaan.

"Kami mohon kepada Bupati Kampar untuk dapat menyelesaikan dan mencari solusi agar sengketa ini dapat segera diselesaikan dan masyarakat nyaman untuk berkebun di lahan masyarakat,” kata Roni Dt. Majolelo.



Artikel Terbaru
pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.


Sep 2021
27


Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (05/08) di Kediaman Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung terkait sengketa lahan. (Foto: Diskominfo Kampar)

Terkait Sengketa Lahan, Tokoh Masyarakat Desa Rantau Kasih Mengadu ke Bupati Kampar

kampar | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni

TAPUNG-- Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (5/8-2021) di Kediaman Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung terkait sengketa lahan, antara masyarakat dengan perusahaan PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan PT. Nusa Wana Raya (NWR).

Dari laporan tokoh masyarakat, Catur meminta agar segera dijadwalkan pertemuan dengan pihak perusahaan, sehingga apa yang menjadi permasalahan dapat segera dicarikan jalan keluarnya.

"Kita akan kaji dan teliti terhadap permasalahan sehingga dapat dicarikan solusinya” Kata Catur.

Menindaklanjuti pertemuan dengan Ninik mamak yang didampingi oleh Camat Kampar Kiri Hilir, Jaka Putra dan Kepala Desa Rantau Kasih, Radison, Bupati Kampar langsung menginstruksikan Asisten Pemerintahan Setda Kampar, Ahmad Yuzar untuk menyiapkan tim guna melakukan peninjauan ke lapangan selanjutnya untuk dapat dijadwalkan pertemuan.

"Saya akan langsung pimpin rapat tersebut, ” kata Catur saat menelepon Asisten I Setda Kampar.

Dari telpon langsung tersebut Asisten Pemerintahan langsung akan menyiapkan tim yang akan turun ke Rantau Kasih dan akan menjadwalkan rapat dengan perusahaan dan masyarakat, ” kata Ahmad Yuzar saat menjawab telepon Bupati Kampar.

Tokoh masyarakat Desa Rantau Kasih  Roni Datuok Marajolel yang didampingi oleh pimpinan adat HM Nasir Datuok Bijo dan para Datuok dari Rantau Kasih dalam kesempatan itu menuturkan pada Bupati kampar,  bahwa desa nyha sudah berusia ratusan tahun.

Dimana pihak perusahaan PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan PT. Nusa Wana Raya (NWR) yang melakukan pembukaan lahan (land clearing) sudah masuk ke wilayah lahan masyarakat, karena dianggap sebagai wilayah konsesi perusahaan.

"Kami mohon kepada Bupati Kampar untuk dapat menyelesaikan dan mencari solusi agar sengketa ini dapat segera diselesaikan dan masyarakat nyaman untuk berkebun di lahan masyarakat,” kata Roni Dt. Majolelo.


Artikel Terbaru

pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.