19 Safar 1443 H / Senin, 27 September 2021
Kasus Congkel Mata Bocah di Gowa, Orang Tua Jadi Tersangka
hukum | Selasa, 7 September 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Ilustrasi: kekerasan pada anak/ int

JAKARTA-- Polres Gowa menetapkan orang tua dari bocah perempuan 6 tahun, AP menjadi tersangka dalam kasus kekerasan yang menyebabkan mata sebelah kanan anaknya robek untuk dijadikan tumbal pesugihan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan pihak kepolisian setelah melakukan gelar perkara sehingga menetapkan ibu korban HAS dan sang ayah, TAU Daeng Tepu sebagai tersangka.

"Statusnya dari empat orang yang diamankan, saat ini sudah ditetapkan dua orang sebagai tersangka. Jadi total sudah empat orang yang dijadikan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, Selasa (7/9) malam.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan dua tersangka yakni, kakek dan paman korban. Saat ini, kata Boby keduanya sudah diamankan di Mapolres Gowa.

Sementara, lanjut Boby untuk ayah dan ibu korban meski telah ditetapkan sebagai tersangka, mereka masih menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar.

Bobby menerangkan pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan kedua tersangka.

"Orang tua korban masih di RS Dadi dan observasi dan menunggu hasil dari sana. Hasilnya masih koordinasi apakah bisa cepat atau tidak," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, pihak kepolisian menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kekerasan yang menyebabkan anak perempuan berusia 6 tahun mengalami bola matanya copot setelah dijadikan tumbal pesugihan.

Kedua tersangka kasus kekerasan tersebut merupakan kakek dan paman korban sendiri yakni, US (44) dan BAR (70), sementara orang tua korban HAS (43), TAU (47) masih menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar.

Mereka melakukan kekerasan itu karena diduga mempelajari ilmu hitam pesugihan dengan menjadikan tumbal anaknya sendiri saat berada di rumahnya di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


Sumber: CNN



Artikel Terbaru
pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.


Sep 2021
27


Ilustrasi: kekerasan pada anak/ int

Kasus Congkel Mata Bocah di Gowa, Orang Tua Jadi Tersangka

hukum | Selasa, 7 September 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA-- Polres Gowa menetapkan orang tua dari bocah perempuan 6 tahun, AP menjadi tersangka dalam kasus kekerasan yang menyebabkan mata sebelah kanan anaknya robek untuk dijadikan tumbal pesugihan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan pihak kepolisian setelah melakukan gelar perkara sehingga menetapkan ibu korban HAS dan sang ayah, TAU Daeng Tepu sebagai tersangka.

"Statusnya dari empat orang yang diamankan, saat ini sudah ditetapkan dua orang sebagai tersangka. Jadi total sudah empat orang yang dijadikan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, Selasa (7/9) malam.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan dua tersangka yakni, kakek dan paman korban. Saat ini, kata Boby keduanya sudah diamankan di Mapolres Gowa.

Sementara, lanjut Boby untuk ayah dan ibu korban meski telah ditetapkan sebagai tersangka, mereka masih menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar.

Bobby menerangkan pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan kedua tersangka.

"Orang tua korban masih di RS Dadi dan observasi dan menunggu hasil dari sana. Hasilnya masih koordinasi apakah bisa cepat atau tidak," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, pihak kepolisian menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kekerasan yang menyebabkan anak perempuan berusia 6 tahun mengalami bola matanya copot setelah dijadikan tumbal pesugihan.

Kedua tersangka kasus kekerasan tersebut merupakan kakek dan paman korban sendiri yakni, US (44) dan BAR (70), sementara orang tua korban HAS (43), TAU (47) masih menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar.

Mereka melakukan kekerasan itu karena diduga mempelajari ilmu hitam pesugihan dengan menjadikan tumbal anaknya sendiri saat berada di rumahnya di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


Sumber: CNN


Artikel Terbaru

pekanbaru | Minggu, 26 September 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) mencatat, saat ini seluruh kecamatan di Pekanbaru telah berhasil keluar.


kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.