20 Rabiul Awwal 1443 H / Rabu, 27 Oktober 2021
Gara-gara Pinjol, Teler Bank BRI Dumai Bobol Dana Nasabah Rp1,2 Miliar
hukum | Selasa, 21 September 2021
Editor : Putra | Penulis : Linda

Pelaku ditangkap

PEKANBARU - Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman online, dia  nekad membobol dana nasabah hingga Rp1.264.000.000. Modusnya, melakukan transaksi menggunakan User ID 8119051 tanpa sepengetahuan nasabah dan  menirukan tanda tangan pada Slip penarikan.

"Pelaku kita amankan di rumahnya di wilayah kota Dumai pada 16 September 2021," Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (21/09/21)

Dia menjelaskan, HN diduga melakukan transaksi penarikan tunai dari rekening tabungan nasabah (fraud) sehingga menyebabkan terjadinya pencatatan palsu pada dokumen/transaksi keuangan Bank dan tidak melaksanakan langkah - langkah untuk memastikan ketaatan Bank pada UU/ketentuan (SOP) yang berlaku bagi Bank. Ini dilakukan pelaku sejak Januari-Maret 2021 tepatnya di bank BRI Unit Bagan Besar Cabang Dumai Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Modusnya HN  melakukan transaksi dengan menggunakan User ID 8119051 tanpa hadir/sepengetahuan nasabah & menirukan tanda tangan pada Slip penarikan. Kemudian HN menggunakan rekening penampung atas anama Edrian Nofrialdi (teman) dimana Kartu ATM dalam penguasaan tersangka untuk selanjutnya diteruskan ke Rekening pribadi tersangka pada Bank BRI dan Bank BCA," paparnya.

Pelaku selanjutnya menggunakan uang hasil kejahatan dari transaksi penarikan rekening tabungan nasabah untuk pembayaran hutang karena menunggak pinjaman Online dan untuk kepentingan pribadi/keluarga.

Selain pelaku petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni Skep PT. BRI ttg Mutasi Frontliner BRI Kantor Cabang Dumai HN, Surat Keputusan Direksi PT. BRI ttg Buku Prosedur Operasional Simpanan BRI, Surat Edaran PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,  21 lembar slip penarikan yang diduga ditransaksikan tersangka atas nama 8 orang nasabah, 11 buku tabungan milik 8 (delapan) orang nasabah, 17 lembar Daftar Harian Teller, Print out 10 rekening koran dan Kartu ATM Bank BRI atas nama Edrian Nofrialdi.

Atas perbuatan itu, HN kini dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a Jo Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan Atas  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.*



Artikel Terbaru
politik | Rabu, 27 Oktober 2021

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan pencopotan Hamdani sebagai Ketua.


pekanbaru | Rabu, 27 Oktober 2021

Pemerintah Kota Pekanbaru melanjutkan evaluasi terhadap para pejabat eselon III dan IV. Langkah.


riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.


Okt 2021
27

PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Meranti Akhirnya Ditangkap | Lima Persen Desa di Rohul Belum Setorkan Pajak DD | Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal | Minang Marentak; Saling Berwasiat dengan Ade Armando | Tiga Karyawan BRI Ujung Batu, Riau Diperiksa | Bupati Rohul Resmikan PTSP Kemenag |

Pelaku ditangkap

Gara-gara Pinjol, Teler Bank BRI Dumai Bobol Dana Nasabah Rp1,2 Miliar

hukum | Selasa, 21 September 2021
Editor : Putra | Penulis : Linda

PEKANBARU - Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman online, dia  nekad membobol dana nasabah hingga Rp1.264.000.000. Modusnya, melakukan transaksi menggunakan User ID 8119051 tanpa sepengetahuan nasabah dan  menirukan tanda tangan pada Slip penarikan.

"Pelaku kita amankan di rumahnya di wilayah kota Dumai pada 16 September 2021," Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (21/09/21)

Dia menjelaskan, HN diduga melakukan transaksi penarikan tunai dari rekening tabungan nasabah (fraud) sehingga menyebabkan terjadinya pencatatan palsu pada dokumen/transaksi keuangan Bank dan tidak melaksanakan langkah - langkah untuk memastikan ketaatan Bank pada UU/ketentuan (SOP) yang berlaku bagi Bank. Ini dilakukan pelaku sejak Januari-Maret 2021 tepatnya di bank BRI Unit Bagan Besar Cabang Dumai Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Modusnya HN  melakukan transaksi dengan menggunakan User ID 8119051 tanpa hadir/sepengetahuan nasabah & menirukan tanda tangan pada Slip penarikan. Kemudian HN menggunakan rekening penampung atas anama Edrian Nofrialdi (teman) dimana Kartu ATM dalam penguasaan tersangka untuk selanjutnya diteruskan ke Rekening pribadi tersangka pada Bank BRI dan Bank BCA," paparnya.

Pelaku selanjutnya menggunakan uang hasil kejahatan dari transaksi penarikan rekening tabungan nasabah untuk pembayaran hutang karena menunggak pinjaman Online dan untuk kepentingan pribadi/keluarga.

Selain pelaku petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni Skep PT. BRI ttg Mutasi Frontliner BRI Kantor Cabang Dumai HN, Surat Keputusan Direksi PT. BRI ttg Buku Prosedur Operasional Simpanan BRI, Surat Edaran PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,  21 lembar slip penarikan yang diduga ditransaksikan tersangka atas nama 8 orang nasabah, 11 buku tabungan milik 8 (delapan) orang nasabah, 17 lembar Daftar Harian Teller, Print out 10 rekening koran dan Kartu ATM Bank BRI atas nama Edrian Nofrialdi.

Atas perbuatan itu, HN kini dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a Jo Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan Atas  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.*


Artikel Terbaru

politik | Rabu, 27 Oktober 2021

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan pencopotan Hamdani sebagai Ketua.


pekanbaru | Rabu, 27 Oktober 2021

Pemerintah Kota Pekanbaru melanjutkan evaluasi terhadap para pejabat eselon III dan IV. Langkah.


riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.