20 Rabiul Awwal 1443 H / Rabu, 27 Oktober 2021
Umrah Dibuka Lagi, Kanwil Kemenag Riau Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat
riau | Senin, 11 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Ilustrasi: Keberangkatan umrah dibuka lagi, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat . (int)

PEKANBARU -- Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait keberangkatan calon jamaah umroh dari Riau.

Meski Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan dibukanya kembali umrah untuk para jemaah asal Indonesia ke Arab Saudi. 

Namun sejauh ini, Kanwil Kemenag Riau belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat. Termasuk petunjuk teknis dan tata pelaksanaanya. 

"Kita belum menerima petunjuknya," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin, Senin (11/20/2021) seraya menyebut pihaknya sejauh ini masih menunggu petunjuk teknis pemberangkatan calon jemaah umrah dari pemerintah pusat.

"Kita masih menunggu petunjuk teknisnya dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Sementara untuk jumlah calon jemaah umrah, pihaknya belum bisa memastikan berapa yang akan diberangkatkan dan berapa lama antrian yang akan berangkat ke tanah suci. Sebab untuk data jumlah calon jemaah umrah ada dimasing-masing penyelenggara travel umroh dan haji. 

"Kalau untuk umroh datanya ada di travel penyelenggara haji dan umroh, kalau di kita itu data untuk calon jemaah haji," katanya.

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan dibukanya kembali umrah untuk para jemaah asal Indonesia ke Arab Saudi. 

Namun sejauh ini, Kanwil Kemenag Riau belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat. Termasuk petunjuk teknis dan tata pelaksanaanya. Meski demikian, ada ketentuan bagi jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Menurut Retno, ketentuan itu tertuang dalam nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.



Artikel Terbaru
politik | Rabu, 27 Oktober 2021

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan pencopotan Hamdani sebagai Ketua.


pekanbaru | Rabu, 27 Oktober 2021

Pemerintah Kota Pekanbaru melanjutkan evaluasi terhadap para pejabat eselon III dan IV. Langkah.


riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.


Okt 2021
27


Ilustrasi: Keberangkatan umrah dibuka lagi, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat . (int)

Umrah Dibuka Lagi, Kanwil Kemenag Riau Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

riau | Senin, 11 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait keberangkatan calon jamaah umroh dari Riau.

Meski Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan dibukanya kembali umrah untuk para jemaah asal Indonesia ke Arab Saudi. 

Namun sejauh ini, Kanwil Kemenag Riau belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat. Termasuk petunjuk teknis dan tata pelaksanaanya. 

"Kita belum menerima petunjuknya," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin, Senin (11/20/2021) seraya menyebut pihaknya sejauh ini masih menunggu petunjuk teknis pemberangkatan calon jemaah umrah dari pemerintah pusat.

"Kita masih menunggu petunjuk teknisnya dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Sementara untuk jumlah calon jemaah umrah, pihaknya belum bisa memastikan berapa yang akan diberangkatkan dan berapa lama antrian yang akan berangkat ke tanah suci. Sebab untuk data jumlah calon jemaah umrah ada dimasing-masing penyelenggara travel umroh dan haji. 

"Kalau untuk umroh datanya ada di travel penyelenggara haji dan umroh, kalau di kita itu data untuk calon jemaah haji," katanya.

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan dibukanya kembali umrah untuk para jemaah asal Indonesia ke Arab Saudi. 

Namun sejauh ini, Kanwil Kemenag Riau belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat. Termasuk petunjuk teknis dan tata pelaksanaanya. Meski demikian, ada ketentuan bagi jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Menurut Retno, ketentuan itu tertuang dalam nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.


Artikel Terbaru

politik | Rabu, 27 Oktober 2021

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan pencopotan Hamdani sebagai Ketua.


pekanbaru | Rabu, 27 Oktober 2021

Pemerintah Kota Pekanbaru melanjutkan evaluasi terhadap para pejabat eselon III dan IV. Langkah.


riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.