26 Rabiul Akhir 1443 H / Kamis, 2 Desember 2021
Hari Oesteoporosis Sedunia
Alasan Wanita Lebih Rentan Terkena Osteoporosis
wanita | Rabu, 20 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Osteoporosis dapat menyerang siapa saja. Namun, wanita disebut memiliki risiko yang lebih tinggi terkena osteoporosis. 

JAKARTA-- Osteoporosis dapat menyerang siapa saja. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan, dua dari lima orang berisiko terkena osteoporosis.

Namun, wanita disebut memiliki risiko yang lebih tinggi terkena osteoporosis. Mengapa?

Menurut National Osteoporosis Foundation, dari perkiraan 10 juta orang Amerika dengan osteoporosis, sekitar delapan juta atau 80 persennya adalah wanita. Tak hanya itu, sekitar satu dari dua wanita di atas usia 50 akan mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Risiko seorang wanita mengalami patah pinggul sama dengan risiko gabungan dari kanker payudara, rahim dan ovarium.

Ada beberapa alasan mengapa wanita lebih mungkin terkena osteoporosis daripada pria, termasuk karena wanita cenderung memiliki tulang yang lebih kecil dan lebih tipis daripada pria.

Koordinator Sub Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik Kementerian Kesehatan, Lily Banonah Rivai mengatakan penyebab wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis adalah karena hormon estrogen yang menurun saat wanita memasuki usia menopause.

Estrogen, hormon pada wanita yang melindungi tulang, yang menurun saat wanita mencapai menopause dapat menyebabkan pengeroposan tulang.

"Karena ada fase menopause, di saat itu hormon yang bagus mulai menurun. Hal ini tentu berpengaruh terhadap penyerapan mineral, protein dan gizi lainnya dari asupan makanan yang kita konsumsi," kata Lily.

Meski begitu, hal ini dapat diketahui dari usia muda dan dicegah agar kondisi tidak semakin parah. Menurut Lily, caranya yakni dengan melakukan evaluasi terkait risiko osteoporosis di dalam tubuh. Misalnya, mengamati gaya hidup yang dijalani sehari-hari.

"Kegiatan sehari-hari bagaimana, makanan yang dikonsumsi seperti apa, kalau dari sini ada faktor risiko, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter dan lakukan pemeriksaan kepadatan tulang," katanya.

Di samping itu, wanita hamil dan menyusui disebutnya juga berisiko terkena osteoporosis cukup tinggi. Namun, Lily menyebut bahwa hal ini bisa diatasi dengan memenuhi kebutuhan kalsium dan gizi, mengingat saat hamil dan menyusui wanita cenderung rentan kekurangan kalsium.

"Tentunya dengan konsumsi kalsium yang tinggi untuk memenuhi yang berkurang tadi," ujarnya.


Sumber: CNN



Artikel Terbaru
kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.

Des 2021
02

Atlet Berkuda Mesir Nikahi Putri Bill Gates Secara Islam | PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Minang Marentak; Saling Berwasiat dengan Ade Armando | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | Satpol PP Meranti Segera Relokasi Pasar Babi Selatpanjang | Anang : Nunung Tidak Perlu Ditahan | Akhirnya  MUI Sebut Vaksin Sinovac Halal dan Suci |

Osteoporosis dapat menyerang siapa saja. Namun, wanita disebut memiliki risiko yang lebih tinggi terkena osteoporosis. 

Hari Oesteoporosis Sedunia

Alasan Wanita Lebih Rentan Terkena Osteoporosis

wanita | Rabu, 20 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA-- Osteoporosis dapat menyerang siapa saja. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan, dua dari lima orang berisiko terkena osteoporosis.

Namun, wanita disebut memiliki risiko yang lebih tinggi terkena osteoporosis. Mengapa?

Menurut National Osteoporosis Foundation, dari perkiraan 10 juta orang Amerika dengan osteoporosis, sekitar delapan juta atau 80 persennya adalah wanita. Tak hanya itu, sekitar satu dari dua wanita di atas usia 50 akan mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Risiko seorang wanita mengalami patah pinggul sama dengan risiko gabungan dari kanker payudara, rahim dan ovarium.

Ada beberapa alasan mengapa wanita lebih mungkin terkena osteoporosis daripada pria, termasuk karena wanita cenderung memiliki tulang yang lebih kecil dan lebih tipis daripada pria.

Koordinator Sub Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik Kementerian Kesehatan, Lily Banonah Rivai mengatakan penyebab wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis adalah karena hormon estrogen yang menurun saat wanita memasuki usia menopause.

Estrogen, hormon pada wanita yang melindungi tulang, yang menurun saat wanita mencapai menopause dapat menyebabkan pengeroposan tulang.

"Karena ada fase menopause, di saat itu hormon yang bagus mulai menurun. Hal ini tentu berpengaruh terhadap penyerapan mineral, protein dan gizi lainnya dari asupan makanan yang kita konsumsi," kata Lily.

Meski begitu, hal ini dapat diketahui dari usia muda dan dicegah agar kondisi tidak semakin parah. Menurut Lily, caranya yakni dengan melakukan evaluasi terkait risiko osteoporosis di dalam tubuh. Misalnya, mengamati gaya hidup yang dijalani sehari-hari.

"Kegiatan sehari-hari bagaimana, makanan yang dikonsumsi seperti apa, kalau dari sini ada faktor risiko, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter dan lakukan pemeriksaan kepadatan tulang," katanya.

Di samping itu, wanita hamil dan menyusui disebutnya juga berisiko terkena osteoporosis cukup tinggi. Namun, Lily menyebut bahwa hal ini bisa diatasi dengan memenuhi kebutuhan kalsium dan gizi, mengingat saat hamil dan menyusui wanita cenderung rentan kekurangan kalsium.

"Tentunya dengan konsumsi kalsium yang tinggi untuk memenuhi yang berkurang tadi," ujarnya.


Sumber: CNN


Artikel Terbaru

kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.