26 Rabiul Akhir 1443 H / Kamis, 2 Desember 2021
Demo Massa Mahasiswa Kritisi 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi
nusantara | Kamis, 21 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Aksi masiswa mengkritisi 7 tahun kepemimipinan Presidenj Jokowi, Kamis (21/10-2021) di bundaran pantung kuda Jakarta. (int)

JAKARTA --  Sejumlah mahasiswa dari massa aksi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Jokowi membakar ban di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/10-2021).

Aksi bakar ban dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang mengenakan almamater merah maroon yang dimulai dimulai sekitar pukul 15.45 WIB seperti  yang dikutip dari pantauan CNN Indonesia,com.

Massa tersebut menumpuk tiga buah ban sepeda motor dengan sejumlah spanduk dan melumurinya dengan bensin. Tak lama kemudian, mereka memantik api di atas ban itu.

Massa aksi dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) langsung berdiri dan menolak dikaitkan dengan aksi pembakaran ban tersebut.

"Mari kawan-kawan BEM SI masuk ke dalam barikade. Hati-hati provokasi," ucap orator dari atas mobil komando.

"Hari ini kita tidak ada eksklusif, kita minta teman-teman yang di depan untuk bergabung. Jangan ada konflik horizontal di antara kita," lanjut orator BEM SI.

Aksi bakar ban tersebut langsung dipadamkan oleh pihak kepolisian tak lama setelahnya. Aparat juga meminta agar massa aksi dapat menyampaikan pendapat secara kondusif dan tidak berbuat ricuh.

"Kami dari kepolisian Polres Metro Jakarta pusat mengingatkan agar tidak bertindak membakar ban, berbahaya. Massa aksi diperingatkan untuk menjauh," ujar polisi melalui pengeras suara.

Sementara itu, massa aksi yang melakukan aksi bakar ban tersebut terlihat mundur usai api dipadamkan. Puluhan massa tersebut tampak bergerak ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan.

Mereka kabur secara bergerombol meninggalkan aliansi massa dari BEM SI.

Usai peristiwa tersebut, massa aksi dari aliansi BEM SI nampak kembali melanjutkan unjuk rasa dengan menyampaikan orasinya. Aparat kepolisian juga tidak membubarkan massa yang melakukan aksi dengan damai tersebut.

Koordinator Pusat BEM SI Nofrian Fadil Akbar mengatakan unjuk rasa ini dilakukan untuk mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, tak banyak perubahan yang terjadi selama rezim Jokowi berkuasa. Aksi nasional ini menurut Nofrian juga dilakukan secara serentak di pelbagai wilayah Indonesia.

Khusus di Ibu Kota, ia mengatakan aksi unjuk rasa ini akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan titik aksi berada di depan Istana Negara.

"Tujuh tahun pemerintahan Jokowi ramai isu-isu yang diperbincangkan, namun ternyata tidak banyak membawa terobosan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia," kata Nofrian melalui keterangan tertulis, Rabu (20/10-2021).

Tepat pada 20 Oktober 2019, Jokowi dan Ma'ruf Amin dilantik untuk menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden hingga 2024.

 

Sumber: CNN



Artikel Terbaru
kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.

Des 2021
02


Aksi masiswa mengkritisi 7 tahun kepemimipinan Presidenj Jokowi, Kamis (21/10-2021) di bundaran pantung kuda Jakarta. (int)

Demo Massa Mahasiswa Kritisi 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi

nusantara | Kamis, 21 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA --  Sejumlah mahasiswa dari massa aksi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Jokowi membakar ban di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/10-2021).

Aksi bakar ban dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang mengenakan almamater merah maroon yang dimulai dimulai sekitar pukul 15.45 WIB seperti  yang dikutip dari pantauan CNN Indonesia,com.

Massa tersebut menumpuk tiga buah ban sepeda motor dengan sejumlah spanduk dan melumurinya dengan bensin. Tak lama kemudian, mereka memantik api di atas ban itu.

Massa aksi dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) langsung berdiri dan menolak dikaitkan dengan aksi pembakaran ban tersebut.

"Mari kawan-kawan BEM SI masuk ke dalam barikade. Hati-hati provokasi," ucap orator dari atas mobil komando.

"Hari ini kita tidak ada eksklusif, kita minta teman-teman yang di depan untuk bergabung. Jangan ada konflik horizontal di antara kita," lanjut orator BEM SI.

Aksi bakar ban tersebut langsung dipadamkan oleh pihak kepolisian tak lama setelahnya. Aparat juga meminta agar massa aksi dapat menyampaikan pendapat secara kondusif dan tidak berbuat ricuh.

"Kami dari kepolisian Polres Metro Jakarta pusat mengingatkan agar tidak bertindak membakar ban, berbahaya. Massa aksi diperingatkan untuk menjauh," ujar polisi melalui pengeras suara.

Sementara itu, massa aksi yang melakukan aksi bakar ban tersebut terlihat mundur usai api dipadamkan. Puluhan massa tersebut tampak bergerak ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan.

Mereka kabur secara bergerombol meninggalkan aliansi massa dari BEM SI.

Usai peristiwa tersebut, massa aksi dari aliansi BEM SI nampak kembali melanjutkan unjuk rasa dengan menyampaikan orasinya. Aparat kepolisian juga tidak membubarkan massa yang melakukan aksi dengan damai tersebut.

Koordinator Pusat BEM SI Nofrian Fadil Akbar mengatakan unjuk rasa ini dilakukan untuk mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, tak banyak perubahan yang terjadi selama rezim Jokowi berkuasa. Aksi nasional ini menurut Nofrian juga dilakukan secara serentak di pelbagai wilayah Indonesia.

Khusus di Ibu Kota, ia mengatakan aksi unjuk rasa ini akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan titik aksi berada di depan Istana Negara.

"Tujuh tahun pemerintahan Jokowi ramai isu-isu yang diperbincangkan, namun ternyata tidak banyak membawa terobosan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia," kata Nofrian melalui keterangan tertulis, Rabu (20/10-2021).

Tepat pada 20 Oktober 2019, Jokowi dan Ma'ruf Amin dilantik untuk menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden hingga 2024.

 

Sumber: CNN


Artikel Terbaru

kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.