26 Rabiul Akhir 1443 H / Kamis, 2 Desember 2021
Opsi Pemerintah, Pelita Air Penganti jika Maskapai Garuda Ditutup
pasar | Senin, 25 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/CNN

Pemerintah dikabarkan punya opsi untuk mengganti operasional maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Pelita Air Service (PAS). (int)

JAKARTA --  Pemerintah dikabarkan memiliki opsi untuk mengganti operasional maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Pelita Air Service (PAS).

Pelita Air adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang transportasi udara, aircraft charter, dan regular air services. Maskapai ini bergerak untuk keperluan eksplorasi sektor minyak dan gas bumi.

Dilansir dari situs resmi, maskapai ini berbasis di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta Timur. Dalam operasionalnya, Pelita Air memiliki 5 base station dan berkantor di Jakarta Pusat.

Hingga 2017, Pelita Air telah mengudara selama 37.884 jam dengan 7 pesawat dengan tipe ATR 42-500, ATR 72-500, CASA 212-200, dan AT 802.

Sementara itu, Pelita Air juga memiliki 15 helikopter dengan tipe Bell 412 EP, Bolkow NBO-105, Sikorsky S76 C++, Sikorsky S76-A, dan Bell 430.

Pelita Air melayani sejumlah layanan penerbangan dan keperluan lainnya. Seperti penerbangan charter untuk tamu VVIP hingga kargo, pelatihan penerbangan khusus industri gas dan minyak bumi, hingga perawatan pesawat.

Selain itu, maskapai ini juga melayani manajemen bandara serta pelayanan aviasi lainnya seperti maping wilayah menggunakan drone.

Kini anak perusahaan BUMN ini dikelola oleh sejumlah nama seperti Michael Frankwin Umbas sebagai President Commissioner. Serta Affan Hidayat sebagai Production Director.

Pihak maskapai masih menunggu 7 sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan hingga 3 sertifikasi nasional dan internasional.

Selain menerbangkan pesawat udara, maskapai ini juga mengoperasikan 3 bandara milik induk perusahaan dan 1 pusat logistik.

Hingga saat ini, sejumlah perusahaan hingga lembaga negara pernah menjadi client dari Pelita Air. Seperti Sekretariat Negara Indonesia, Sekretariat Wakil Presiden RI, Chevron Pacific Indonesia, PT Pertamina, PT Adaro, hingga Oil Natuna Sea BV.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemerintah dan manajemen Garuda tengah menempuh langka restrukturisasi. Serta menegosiasikan berbagai utang kepada lessor.

"Kalau negosiasinya gagal baru kita cari cara lain dan kita akan carikan langkah-langkah untuk supaya BUMN ini tetap memiliki pesawat," ujar ucap Arya kepada awak media, Minggu (24/10-2021).

Ia pun masih belum dapat memberikan komentar lebih jauh soal Pelita. Pasalnya, perusahaan masih memperjuangkan untuk negosiasi utang.

"Soal opsi mengenai Pelita, itu nanti lah. Yang utama sebenarnya adalah kita berusaha terus dan berjuang untuk bisa bernegosiasi dengan para lessor," katanya.

 

Sumber: CNN



Artikel Terbaru
kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.

Des 2021
02

PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Gelar Baksos Untuk Negeri di Pulau Padang | 324 Suara Diperebutkan di Indragiri Hulu | Dukung Pelestarian Adat Nias, IKN Riau Kompleks Taja Pentas Seni | Rocky Gerung Sindir Jokowi Saat Bedah Buku di Pekanbaru | Lurah dan Camat Diingatkan Hati-hati Kelola Dana Kelurahan | Pangkas Kapasitas Produksi, Shell PHK 500 Karyawan |

Pemerintah dikabarkan punya opsi untuk mengganti operasional maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Pelita Air Service (PAS). (int)

Opsi Pemerintah, Pelita Air Penganti jika Maskapai Garuda Ditutup

pasar | Senin, 25 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/CNN

JAKARTA --  Pemerintah dikabarkan memiliki opsi untuk mengganti operasional maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Pelita Air Service (PAS).

Pelita Air adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang transportasi udara, aircraft charter, dan regular air services. Maskapai ini bergerak untuk keperluan eksplorasi sektor minyak dan gas bumi.

Dilansir dari situs resmi, maskapai ini berbasis di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta Timur. Dalam operasionalnya, Pelita Air memiliki 5 base station dan berkantor di Jakarta Pusat.

Hingga 2017, Pelita Air telah mengudara selama 37.884 jam dengan 7 pesawat dengan tipe ATR 42-500, ATR 72-500, CASA 212-200, dan AT 802.

Sementara itu, Pelita Air juga memiliki 15 helikopter dengan tipe Bell 412 EP, Bolkow NBO-105, Sikorsky S76 C++, Sikorsky S76-A, dan Bell 430.

Pelita Air melayani sejumlah layanan penerbangan dan keperluan lainnya. Seperti penerbangan charter untuk tamu VVIP hingga kargo, pelatihan penerbangan khusus industri gas dan minyak bumi, hingga perawatan pesawat.

Selain itu, maskapai ini juga melayani manajemen bandara serta pelayanan aviasi lainnya seperti maping wilayah menggunakan drone.

Kini anak perusahaan BUMN ini dikelola oleh sejumlah nama seperti Michael Frankwin Umbas sebagai President Commissioner. Serta Affan Hidayat sebagai Production Director.

Pihak maskapai masih menunggu 7 sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan hingga 3 sertifikasi nasional dan internasional.

Selain menerbangkan pesawat udara, maskapai ini juga mengoperasikan 3 bandara milik induk perusahaan dan 1 pusat logistik.

Hingga saat ini, sejumlah perusahaan hingga lembaga negara pernah menjadi client dari Pelita Air. Seperti Sekretariat Negara Indonesia, Sekretariat Wakil Presiden RI, Chevron Pacific Indonesia, PT Pertamina, PT Adaro, hingga Oil Natuna Sea BV.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemerintah dan manajemen Garuda tengah menempuh langka restrukturisasi. Serta menegosiasikan berbagai utang kepada lessor.

"Kalau negosiasinya gagal baru kita cari cara lain dan kita akan carikan langkah-langkah untuk supaya BUMN ini tetap memiliki pesawat," ujar ucap Arya kepada awak media, Minggu (24/10-2021).

Ia pun masih belum dapat memberikan komentar lebih jauh soal Pelita. Pasalnya, perusahaan masih memperjuangkan untuk negosiasi utang.

"Soal opsi mengenai Pelita, itu nanti lah. Yang utama sebenarnya adalah kita berusaha terus dan berjuang untuk bisa bernegosiasi dengan para lessor," katanya.

 

Sumber: CNN


Artikel Terbaru

kampar | Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Kampar membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja.


pekanbaru | Rabu, 1 Desember 2021

Walikota Pekanbaru H Firdaus menyatakan, saat ini sebaran wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Rencana Pemprov Riau membeli alat pendeteksi varian Covid-19 batal. Pemprov Riau sebelumnya.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan terdapat 9 posko check poin pada saat natal dan.


riau | Rabu, 1 Desember 2021

Program Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru mengusulkan Sultan.


riau | Selasa, 30 November 2021

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau, periode 1 – 7 Desember 2021, mengalami.


riau | Selasa, 30 November 2021

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi.


kuansing | Selasa, 30 November 2021

Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan.


pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
.