25 Jumadil Akhir 1443 H / Sabtu, 29 Januari 2022
Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang
pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
Editor : Red | Penulis : PE/RIN

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil MAg MSi.

PEKANBARU -- Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan/Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Kota Pekanbaru, Selasa (30/11-2021) di Komplek Perkantoran Tenayan Raya. 

Selain dari pihak Pemko Pekanbaru, kegiatan ini dihadiri oleh unsur Polresta, Kejari, PKK, IDI dan IBI Pekanbaru. 

Dalam sambutannya, Sekdako menjelaskan, TPPO merupakan bentuk modern dari perbudakan manusia yang juga perlakuan terburuk dari pelanggaran harkat dan martabat. 

"Bentuk perdagangan orang, contohnya, eksploitasi seksual, eksploitasi fisik dan eksploitasi organ tubuh. Biasanya faktor pendorong terjadinya TPPO adalah kemiskinan, perilaku sosial dan budaya, tingginya tenaga kerja migran, pengaruh narkoba dan kurangnya akses pendidikan," jelas Jamil. 

Ditambahkannya, saat ini wanita dan anak sangat rentan menjadi korban TPPO. Kasus yang banyak terjadi antara lain penculikan, adopsi ilegal, penjualan organ tubuh, TKI ilegal dan eksploitasi PSK. 

"Untuk memberantasnya kita menguatkan kelembagaan UPT Perlindungan perempuan dan anak, dengan membentuk gugus tugas TPPO dan meningkatkan ketahanan keluarga. Selanjutnya gugus tugas akan melakukan pemetaan untuk pemberantasan TPPO dan memberikan sosialisasi tentang bahaya TPPO," papar Sekdako Pekanbaru. 

Sejauh ini, kata Jamil, melalui Perpres nomor 69 tahun 2008, tim gugus tugas TPPO telah berupaya melakukan pencegahan dan penanganan tindak pidana terkait TPPO. 

"Mari perangi perdagangan orang, mari berkoordinasi untuk mencegah TPPO. Kita harus bersepakat untuk mencegah kekerasan kepada perempuan dan anak," imbaunya.



Artikel Terbaru
pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.


Jan 2022
29


Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil MAg MSi.

Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang

pekanbaru | Selasa, 30 November 2021
Editor : Red | Penulis : PE/RIN

PEKANBARU -- Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M. Jamil, MSi memberi sambutan pada kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan/Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Kota Pekanbaru, Selasa (30/11-2021) di Komplek Perkantoran Tenayan Raya. 

Selain dari pihak Pemko Pekanbaru, kegiatan ini dihadiri oleh unsur Polresta, Kejari, PKK, IDI dan IBI Pekanbaru. 

Dalam sambutannya, Sekdako menjelaskan, TPPO merupakan bentuk modern dari perbudakan manusia yang juga perlakuan terburuk dari pelanggaran harkat dan martabat. 

"Bentuk perdagangan orang, contohnya, eksploitasi seksual, eksploitasi fisik dan eksploitasi organ tubuh. Biasanya faktor pendorong terjadinya TPPO adalah kemiskinan, perilaku sosial dan budaya, tingginya tenaga kerja migran, pengaruh narkoba dan kurangnya akses pendidikan," jelas Jamil. 

Ditambahkannya, saat ini wanita dan anak sangat rentan menjadi korban TPPO. Kasus yang banyak terjadi antara lain penculikan, adopsi ilegal, penjualan organ tubuh, TKI ilegal dan eksploitasi PSK. 

"Untuk memberantasnya kita menguatkan kelembagaan UPT Perlindungan perempuan dan anak, dengan membentuk gugus tugas TPPO dan meningkatkan ketahanan keluarga. Selanjutnya gugus tugas akan melakukan pemetaan untuk pemberantasan TPPO dan memberikan sosialisasi tentang bahaya TPPO," papar Sekdako Pekanbaru. 

Sejauh ini, kata Jamil, melalui Perpres nomor 69 tahun 2008, tim gugus tugas TPPO telah berupaya melakukan pencegahan dan penanganan tindak pidana terkait TPPO. 

"Mari perangi perdagangan orang, mari berkoordinasi untuk mencegah TPPO. Kita harus bersepakat untuk mencegah kekerasan kepada perempuan dan anak," imbaunya.


Artikel Terbaru

pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.