21 Syawwal 1443 H / Senin, 23 Mei 2022
Kementerian ATR Bantu Sertifikasi Bangunan dan Lahan Aset Pemda 
riau | Kamis, 27 Januari 2022
Editor : red | Penulis : PE*

Gubernur Riau H Syamsuar saat saat sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2022 secara virtual bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menjadi narasumber, Kamis (27/1/2021)

PEKANBARU-- Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)  sangat serius ingin mendaftarkan aset-aset Pemerintah Daerah (Pemda) yang sebelumnya tidak tertata dengan baik sehingga banyak aset daerah banyak yang hilang.

Demikian disampaikan Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil saat menjadi narasumber pada saat sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2022 secara virtual, Kamis (27/1/2021).

"Kami sangat serius ingin membantu agar aset daerah terdaftar dan tertata dengan baik. Banyaknya aset daerah yang hilang diakibatkan karena administrasinya kurang baik dan banyak gedung yang digugat kembali padahal dulu sudah dibayarkan tetapi karena tidak besertifikat sehingga ada yang menggugatnya,"kata Sofyan A Djalil.

Oleh sebab itu gedung inpres, gedung Puskesmas diberbagai daerah saat ini banyak bersengketa karena tidak memiliki sertifikat.

"Kami akan membantu pemerintah daerah, jika ada tanah-tanah gedung walau buktinya gak ada maka kita akan bikin pembuktian kembali," tegasnya.

Artinya, jika aset tanah dan gedung sudah sekian tahun berarti Kementerian ATR/BPN menganggap semuanya sudah selesai dan akan mengeluarkan sertifikat supaya pemerintah daerah bisa menata aset dengan baik.

"Ini juga himbauan dari KPK dan nantinya juga akan menjadi pemeriksaan BPK supaya aset-aset pemerintah itu menjadi lebih tertib,"

Kementerian ATR/BPN akan bekerja dengan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat, membantu pemerintah dan membantu semua stakeholder supaya masalah aspek pertanahan menjadi lebih tertib.



Artikel Terbaru
nusantara | Sabtu, 21 Mei 2022

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka suara terkait Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang.


kampar | Sabtu, 21 Mei 2022

Setelah sekian lama Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok tidak memiliki Kepala Desa yang.



riau | Sabtu, 21 Mei 2022

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Senin (23/5/20220) lusa, dijadwalkan melantik Muflihun S,.


nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
.

riau | Jumat, 20 Mei 2022

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov).


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Setelah dua Tahun tidak memberangkatkan Jamaah haji karena Dampak Pandemi Covid – 19,.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Sejak dimulainya tahapan pendaftaran Bakal Calon Rektor pada 18 Mei 2022 lalu, Jumat.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pihak terkait membahas rencana penambahan exit tol di.


pekanbaru | Jumat, 20 Mei 2022

Ratusan umat muslim melakukan aksi bela Ustad Abdul Somad (UAS) melakukan long march dari Masjid.


Mei 2022
23


Gubernur Riau H Syamsuar saat saat sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2022 secara virtual bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menjadi narasumber, Kamis (27/1/2021)

Kementerian ATR Bantu Sertifikasi Bangunan dan Lahan Aset Pemda 

riau | Kamis, 27 Januari 2022
Editor : red | Penulis : PE*

PEKANBARU-- Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)  sangat serius ingin mendaftarkan aset-aset Pemerintah Daerah (Pemda) yang sebelumnya tidak tertata dengan baik sehingga banyak aset daerah banyak yang hilang.

Demikian disampaikan Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil saat menjadi narasumber pada saat sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2022 secara virtual, Kamis (27/1/2021).

"Kami sangat serius ingin membantu agar aset daerah terdaftar dan tertata dengan baik. Banyaknya aset daerah yang hilang diakibatkan karena administrasinya kurang baik dan banyak gedung yang digugat kembali padahal dulu sudah dibayarkan tetapi karena tidak besertifikat sehingga ada yang menggugatnya,"kata Sofyan A Djalil.

Oleh sebab itu gedung inpres, gedung Puskesmas diberbagai daerah saat ini banyak bersengketa karena tidak memiliki sertifikat.

"Kami akan membantu pemerintah daerah, jika ada tanah-tanah gedung walau buktinya gak ada maka kita akan bikin pembuktian kembali," tegasnya.

Artinya, jika aset tanah dan gedung sudah sekian tahun berarti Kementerian ATR/BPN menganggap semuanya sudah selesai dan akan mengeluarkan sertifikat supaya pemerintah daerah bisa menata aset dengan baik.

"Ini juga himbauan dari KPK dan nantinya juga akan menjadi pemeriksaan BPK supaya aset-aset pemerintah itu menjadi lebih tertib,"

Kementerian ATR/BPN akan bekerja dengan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat, membantu pemerintah dan membantu semua stakeholder supaya masalah aspek pertanahan menjadi lebih tertib.


Artikel Terbaru

nusantara | Sabtu, 21 Mei 2022

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka suara terkait Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang.


kampar | Sabtu, 21 Mei 2022

Setelah sekian lama Desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok tidak memiliki Kepala Desa yang.



riau | Sabtu, 21 Mei 2022

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Senin (23/5/20220) lusa, dijadwalkan melantik Muflihun S,.


nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
.

riau | Jumat, 20 Mei 2022

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov).


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Setelah dua Tahun tidak memberangkatkan Jamaah haji karena Dampak Pandemi Covid – 19,.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Sejak dimulainya tahapan pendaftaran Bakal Calon Rektor pada 18 Mei 2022 lalu, Jumat.


riau | Jumat, 20 Mei 2022

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pihak terkait membahas rencana penambahan exit tol di.


pekanbaru | Jumat, 20 Mei 2022

Ratusan umat muslim melakukan aksi bela Ustad Abdul Somad (UAS) melakukan long march dari Masjid.