7 Zulhijjah 1443 H / Kamis, 7 Juli 2022
Ini Syarat Penerima BPUM Riau Tahun 2022
riau | Kamis, 19 Mei 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL

Kadis Perindagkop dan UKM Riau Taufik OH dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro.

PEKANBARU -- Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2022 secara virtual di RCC Menara Lancang Kuning Kamis (19/5-2022), Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Riau, Taufik OH menyampaikan beberapa hal terkait penyaluran bantuan usaha mikro tahun anggaran 2022.
 
Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 7 Tahun 2022 beberapa peryaratan penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) diantaranya, penerima BPUM merupakan warga negara Indonesia, terdaftar pada aplikasi  MATAUMKM (http://mataumkm.riau.go.id), memiliki e-ktp Prov. Riau, memiliki usaha mikro, bukan ASN, TNI, anggota kepolisian, pegawai BUMN maupun BUMD, tidak sedang menerima KUR, dan belum pernah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya dan tahun anggaran berjalan.
 
Besar BPUM bersumber dari APBD yang akan disalurkan pada tahun anggaran 2022 Provinsi  Riau adalah Rp 14.719.200.000 dengan target 12.266 pelaku usaha mikro. Nantinya masing masing penerima yang tersebar di 12 kabupaten /kota yang ada di Riau akan mendapat sebesar 1,2 juta rupiah.
 
“Setelah pelaku usaha melakukan input data di website, data akan ditarik dan diverifikasi dan diproses dan ditetapkan SK yang akan ditandatangani oleh Kadis Perindagkop Provinsi. Lalu kita akan sosialisasi, setelah itu akan dilakukan penyaluran melalui Bank Riau Kepri,” ujar Taufik saat menjelaskan proses penerima BPUM.
 
Dalam tahap verifikasi sendiri dilakukan tiga tahap yaitu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, berupa pengecekan ketidaksesuaian NIK dan nama didata kependudukan, data ganda, pindah ke provinsi lain, dan meninggal dunia.

Kemudian verifikasi  melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Riau berupa irisan terkait bantuan sejenis APBN dan APBD tahun sebelumnya, KK ganda, NIK Ganda, pengecekan TNI/Polri. Verifikasi terakhir dilakukan oleh Bank Riau Kepri berupa pengecekan KUR maupun data yang tidak lengkap.
 
Sementara itu terdapat enam tahap alur pengaduan BPUM yaitu, pertama, penerima BPUM membuat surat pernyataan kebenaran data diri penerima yang bermaterai Rp 10 ribu dengan melampirkan data pendukung berupa KK, akte kelahiran dan ijazah.

Kedua, menyampaiakan laporan kepada Disperindagkop UKM Kabupaten/Kota melalui salah satu rekomendasi Kepala Desa, Lurah, Penghulu, atau Camat.
 
Ketiga, dilakukan verifikasi dan rekap kesesuaian data oleh Disperindagkop. Keempat, Disperindagkop Kabupaten/Kota kemudian mengirimkan data pengaduan tersebut kepada Dinas untuk memeriksa kembali ketidak sesuaian data penerima bantuan.

Terakhir, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau mengirimkan data penerima bantuan hasil verifikasi kepada Disperindagkop kabupaten /kota agar menginformasikan kepada penerima bantuan dan tembusan disampaikan ke PT. Bank Riau Kepri.
 
“Bantuan bagi penerima yang meninggal dunia, tidak diwariskan,” jelas Kadisperindagkop.



Artikel Terbaru
hukum | Rabu, 6 Juli 2022

Majelis hakin Pengadilan Negeri Pekanbaru menghukum mati terdakwa Asmahdi alias Ayah dan Hasnah.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini telah menyelesaikan sebagian Jalan Tol.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas.


olahraga | Rabu, 6 Juli 2022

Rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2022 yang akan digelar di.


hukum | Rabu, 6 Juli 2022

usat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir 60 rekening keuangan milik.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Asosiasi futsal kabupaten (AFK)Pelalawan ikuti Kejurda Futsal U16  yang diadakan di.


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran, mengukuhkan dan melantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten.


nusantara | Selasa, 5 Juli 2022

Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi perhatian publik lantaran diduga.


Jul 2022
07

Pembelian Hewan Ternak Harus Kantongi Surat Sehat | PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Polsek GAS Kunjungi Rumah Warga Beri Bantuan | PT IJA/JCI Siap Jadi Pilot Project Sistem Pengamanan Objek Vital | Kurang Percaya Diri, Coba Atasi dengan Cara Ini | Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau | Septian Bramandita, Content Creator Berpenghasilan Rp 1 Miliar |

Kadis Perindagkop dan UKM Riau Taufik OH dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro.

Ini Syarat Penerima BPUM Riau Tahun 2022

riau | Kamis, 19 Mei 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2022 secara virtual di RCC Menara Lancang Kuning Kamis (19/5-2022), Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Riau, Taufik OH menyampaikan beberapa hal terkait penyaluran bantuan usaha mikro tahun anggaran 2022.
 
Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 7 Tahun 2022 beberapa peryaratan penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) diantaranya, penerima BPUM merupakan warga negara Indonesia, terdaftar pada aplikasi  MATAUMKM (http://mataumkm.riau.go.id), memiliki e-ktp Prov. Riau, memiliki usaha mikro, bukan ASN, TNI, anggota kepolisian, pegawai BUMN maupun BUMD, tidak sedang menerima KUR, dan belum pernah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya dan tahun anggaran berjalan.
 
Besar BPUM bersumber dari APBD yang akan disalurkan pada tahun anggaran 2022 Provinsi  Riau adalah Rp 14.719.200.000 dengan target 12.266 pelaku usaha mikro. Nantinya masing masing penerima yang tersebar di 12 kabupaten /kota yang ada di Riau akan mendapat sebesar 1,2 juta rupiah.
 
“Setelah pelaku usaha melakukan input data di website, data akan ditarik dan diverifikasi dan diproses dan ditetapkan SK yang akan ditandatangani oleh Kadis Perindagkop Provinsi. Lalu kita akan sosialisasi, setelah itu akan dilakukan penyaluran melalui Bank Riau Kepri,” ujar Taufik saat menjelaskan proses penerima BPUM.
 
Dalam tahap verifikasi sendiri dilakukan tiga tahap yaitu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, berupa pengecekan ketidaksesuaian NIK dan nama didata kependudukan, data ganda, pindah ke provinsi lain, dan meninggal dunia.

Kemudian verifikasi  melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Riau berupa irisan terkait bantuan sejenis APBN dan APBD tahun sebelumnya, KK ganda, NIK Ganda, pengecekan TNI/Polri. Verifikasi terakhir dilakukan oleh Bank Riau Kepri berupa pengecekan KUR maupun data yang tidak lengkap.
 
Sementara itu terdapat enam tahap alur pengaduan BPUM yaitu, pertama, penerima BPUM membuat surat pernyataan kebenaran data diri penerima yang bermaterai Rp 10 ribu dengan melampirkan data pendukung berupa KK, akte kelahiran dan ijazah.

Kedua, menyampaiakan laporan kepada Disperindagkop UKM Kabupaten/Kota melalui salah satu rekomendasi Kepala Desa, Lurah, Penghulu, atau Camat.
 
Ketiga, dilakukan verifikasi dan rekap kesesuaian data oleh Disperindagkop. Keempat, Disperindagkop Kabupaten/Kota kemudian mengirimkan data pengaduan tersebut kepada Dinas untuk memeriksa kembali ketidak sesuaian data penerima bantuan.

Terakhir, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau mengirimkan data penerima bantuan hasil verifikasi kepada Disperindagkop kabupaten /kota agar menginformasikan kepada penerima bantuan dan tembusan disampaikan ke PT. Bank Riau Kepri.
 
“Bantuan bagi penerima yang meninggal dunia, tidak diwariskan,” jelas Kadisperindagkop.


Artikel Terbaru

hukum | Rabu, 6 Juli 2022

Majelis hakin Pengadilan Negeri Pekanbaru menghukum mati terdakwa Asmahdi alias Ayah dan Hasnah.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini telah menyelesaikan sebagian Jalan Tol.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas.


olahraga | Rabu, 6 Juli 2022

Rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2022 yang akan digelar di.


hukum | Rabu, 6 Juli 2022

usat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir 60 rekening keuangan milik.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Asosiasi futsal kabupaten (AFK)Pelalawan ikuti Kejurda Futsal U16  yang diadakan di.


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran, mengukuhkan dan melantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten.


nusantara | Selasa, 5 Juli 2022

Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi perhatian publik lantaran diduga.