7 Zulhijjah 1443 H / Kamis, 7 Juli 2022
Diduga Depresi, Napi Rutan Rengat Tewas Gantung Diri 
inhu | Senin, 20 Juni 2022
Editor : apitrajaya | Penulis : PE/DL

asad WBP Rutan Rengat saat berada di RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum, Senin (20/6/2022). Foto Humas Rutan Rengat

RENGAT -- Diduga depresi atas penyakit TBC, warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Rengat, Muhammad Rasyid alias Yanti (37) ditemukan tewas gantung diri. 

Humas Rutan kelas II B Rengat, Andreano ketika dikonfirmasi membenarkan adanya WBP kasus narkotika ini diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Benar, pagi tadi sekitar pukul 04.46 WIB petugas Rutan melaporkan kejadian tersebut," ujar Andreano, Senin (20/6/2022).

Dijelaskannya, atas laporan petugas Rutan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Rengat Barat. Bahkan Senin pagi langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, dari hasil olah TKP tersebut, WBP melakukan bunuh diri menggunakan kain sarung di dalam kamar mandi. "WBP ini juga sudah sering mengutarakan niatnya untuk bunuh diri. Bahkan dengan niatnya itu juga sudah dinasehati," ungkapnya.

Niat WBP untuk bunuh diri sambungnya, diduga semakin mulus sejak dipindahkan ke kamar isolasi akibat penyakit menular yang dideritanya. Bahkan pada malam menjelang subuh pada Senin, wilayah Rengat dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Sehingga lima rekannya di kamar isolasi tidak mengetahui perbuatannya.

Atas kejadian itu, pihaknya bersama pihak Kepolisian membawa WBP ke RSUD Indrasari Rengat untuk di visum. Bahkan, setelah pihak keluarga dihubungi akan dikebumikan di pemakaman umum Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat.

Lebih jauh disampaikannya, WBP tersebut di vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Rengat selama 6 tahun 6 bulan. "Dia baru menjalani hukuman lebih kurang selama 1 tahun," terang Andreano.



Artikel Terbaru
hukum | Rabu, 6 Juli 2022

Majelis hakin Pengadilan Negeri Pekanbaru menghukum mati terdakwa Asmahdi alias Ayah dan Hasnah.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini telah menyelesaikan sebagian Jalan Tol.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas.


olahraga | Rabu, 6 Juli 2022

Rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2022 yang akan digelar di.


hukum | Rabu, 6 Juli 2022

usat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir 60 rekening keuangan milik.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Asosiasi futsal kabupaten (AFK)Pelalawan ikuti Kejurda Futsal U16  yang diadakan di.


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran, mengukuhkan dan melantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten.


nusantara | Selasa, 5 Juli 2022

Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi perhatian publik lantaran diduga.


Jul 2022
07


asad WBP Rutan Rengat saat berada di RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum, Senin (20/6/2022). Foto Humas Rutan Rengat

Diduga Depresi, Napi Rutan Rengat Tewas Gantung Diri 

inhu | Senin, 20 Juni 2022
Editor : apitrajaya | Penulis : PE/DL

RENGAT -- Diduga depresi atas penyakit TBC, warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Rengat, Muhammad Rasyid alias Yanti (37) ditemukan tewas gantung diri. 

Humas Rutan kelas II B Rengat, Andreano ketika dikonfirmasi membenarkan adanya WBP kasus narkotika ini diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Benar, pagi tadi sekitar pukul 04.46 WIB petugas Rutan melaporkan kejadian tersebut," ujar Andreano, Senin (20/6/2022).

Dijelaskannya, atas laporan petugas Rutan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Rengat Barat. Bahkan Senin pagi langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, dari hasil olah TKP tersebut, WBP melakukan bunuh diri menggunakan kain sarung di dalam kamar mandi. "WBP ini juga sudah sering mengutarakan niatnya untuk bunuh diri. Bahkan dengan niatnya itu juga sudah dinasehati," ungkapnya.

Niat WBP untuk bunuh diri sambungnya, diduga semakin mulus sejak dipindahkan ke kamar isolasi akibat penyakit menular yang dideritanya. Bahkan pada malam menjelang subuh pada Senin, wilayah Rengat dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Sehingga lima rekannya di kamar isolasi tidak mengetahui perbuatannya.

Atas kejadian itu, pihaknya bersama pihak Kepolisian membawa WBP ke RSUD Indrasari Rengat untuk di visum. Bahkan, setelah pihak keluarga dihubungi akan dikebumikan di pemakaman umum Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat.

Lebih jauh disampaikannya, WBP tersebut di vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Rengat selama 6 tahun 6 bulan. "Dia baru menjalani hukuman lebih kurang selama 1 tahun," terang Andreano.


Artikel Terbaru

hukum | Rabu, 6 Juli 2022

Majelis hakin Pengadilan Negeri Pekanbaru menghukum mati terdakwa Asmahdi alias Ayah dan Hasnah.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini telah menyelesaikan sebagian Jalan Tol.


riau | Rabu, 6 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas.


olahraga | Rabu, 6 Juli 2022

Rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2022 yang akan digelar di.


hukum | Rabu, 6 Juli 2022

usat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir 60 rekening keuangan milik.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir.


nusantara | Rabu, 6 Juli 2022

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Asosiasi futsal kabupaten (AFK)Pelalawan ikuti Kejurda Futsal U16  yang diadakan di.


pelalawan | Rabu, 6 Juli 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran, mengukuhkan dan melantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten.


nusantara | Selasa, 5 Juli 2022

Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi perhatian publik lantaran diduga.