10 Muharram 1444 H / Senin, 8 Agustus 2022
Pemerintah Dideadline Seminggu
Massa Tuntut Izin Operasional Holywings di Pekanbaru Dicabut
hukum | Senin, 27 Juni 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Red

Massa berunjukrasaa di depan gedung Holywings di Jalan Soekarnor - Hatta. (Ist)

PEKANBARU - Massa dari Forum Umat Pekanbaru unjuk rasa di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (27/6). Massa menuntut pemerintah mencabut izin tempat hiburan malam (THM) Holywings yang diduga telah menistakan agama.  

"Kita minta Walikota Pekanbaru mencabut izin usaha Holywings Kota Pekanbaru dikarenakan postingan viral yang menista gama," kata 
Koordinator Lapangan (Korlap) Reza Syahdan, Senin (27/6/2022). 

Tak sekedar cabut izin usaha, massa aksi juga meminta agar Walikota Pekanbaru segeran menutup THM Holywings.

"Kita meminta Walikota Pekanbaru menutup Holywings untuk membersihkan Provinsi Riau khususnya Pekanbaru yang merupakan bumi Melayu yang kental dengan adat istiadatnya, menjunjung tinggi agama islam," sebutnya.

Dalam aksinya, massa juga mengancam akan menggelar demo dalam jumlah massa yang lebih banyak jika pemerintah tidak segera menutup operasional Holywings dalam satu minggu ke depan.

"Kami meminta selama tiga hari atau satu minggu ke depan, Holywings kita pastikan tutup di Pekanbaru, jika lebih dari seminggu, mohon maaf saya pastikan massa akan 10 kali lipat dari pada ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi yang menyambut massa aksi, berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan para pendemo.

"Ini Insyaallah kita akan sampaikan kepada pimpinan kita yang sekarang, apa yang menjadi tuntutan kita bersama ini kita tindak lanjuti," katanya.

Dalam aksi ini, massa dan Pemko Pekanbaru melakukan penandatanganan kesepakatan terkait penindakan terhadap THM Holywings. (Red) 



Artikel Terbaru
hukum | Sabtu, 6 Agustus 2022

Peristiwa gantung diri seorang mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) mengegerkan warga di.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku permintaan yang disampaikan ke Plt Menteri Pendayagunaan.


pelalawan | Sabtu, 6 Agustus 2022

Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kabupaten Pelalawan resmi dikukuhkan  oleh Ketua.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Tiga Jenderal Mabes Polri yang.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 15 personel terkait kasus.



hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam dan.


wanita | Jumat, 5 Agustus 2022

MIMI Tyana, sosok dibalik kifrah dan keberadaan Komunitas Hamba Allah (KHA) di.


riau | Kamis, 4 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan dan berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas.


Agu 2022
08


Massa berunjukrasaa di depan gedung Holywings di Jalan Soekarnor - Hatta. (Ist)

Pemerintah Dideadline Seminggu

Massa Tuntut Izin Operasional Holywings di Pekanbaru Dicabut

hukum | Senin, 27 Juni 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Red

PEKANBARU - Massa dari Forum Umat Pekanbaru unjuk rasa di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (27/6). Massa menuntut pemerintah mencabut izin tempat hiburan malam (THM) Holywings yang diduga telah menistakan agama.  

"Kita minta Walikota Pekanbaru mencabut izin usaha Holywings Kota Pekanbaru dikarenakan postingan viral yang menista gama," kata 
Koordinator Lapangan (Korlap) Reza Syahdan, Senin (27/6/2022). 

Tak sekedar cabut izin usaha, massa aksi juga meminta agar Walikota Pekanbaru segeran menutup THM Holywings.

"Kita meminta Walikota Pekanbaru menutup Holywings untuk membersihkan Provinsi Riau khususnya Pekanbaru yang merupakan bumi Melayu yang kental dengan adat istiadatnya, menjunjung tinggi agama islam," sebutnya.

Dalam aksinya, massa juga mengancam akan menggelar demo dalam jumlah massa yang lebih banyak jika pemerintah tidak segera menutup operasional Holywings dalam satu minggu ke depan.

"Kami meminta selama tiga hari atau satu minggu ke depan, Holywings kita pastikan tutup di Pekanbaru, jika lebih dari seminggu, mohon maaf saya pastikan massa akan 10 kali lipat dari pada ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi yang menyambut massa aksi, berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan para pendemo.

"Ini Insyaallah kita akan sampaikan kepada pimpinan kita yang sekarang, apa yang menjadi tuntutan kita bersama ini kita tindak lanjuti," katanya.

Dalam aksi ini, massa dan Pemko Pekanbaru melakukan penandatanganan kesepakatan terkait penindakan terhadap THM Holywings. (Red) 


Artikel Terbaru

hukum | Sabtu, 6 Agustus 2022

Peristiwa gantung diri seorang mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) mengegerkan warga di.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku permintaan yang disampaikan ke Plt Menteri Pendayagunaan.


pelalawan | Sabtu, 6 Agustus 2022

Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kabupaten Pelalawan resmi dikukuhkan  oleh Ketua.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Tiga Jenderal Mabes Polri yang.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 15 personel terkait kasus.



hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam dan.


wanita | Jumat, 5 Agustus 2022

MIMI Tyana, sosok dibalik kifrah dan keberadaan Komunitas Hamba Allah (KHA) di.


riau | Kamis, 4 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan dan berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas.