10 Muharram 1444 H / Senin, 8 Agustus 2022
Bencana di Riau Turun Level, tapi Banjir Tetap Paling Rawan
riau | Selasa, 28 Juni 2022
Editor : apitrajaya | Penulis : PE/DL

Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal (PE)

PEKANBARU-- Kerawanan bencana di Riau mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 ini, status tingkat kerawanan bencana sudah berada di level 'sedang'. Bahkan kerawanan bencana bukan lagi pada karhutla tapi pada banjir.

"Tingkat kerawanan bencana di Provinsi Riau sudah turun dari 'tinggi' ke 'sedang'. Kajian tentang tingkat kerawanan bencana dilakukan oleh tim dari BNPB RI. Sehingga tidak diragukan lagi hasil penilaiannya," kata Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal .

Ia menjelaskan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian tingkat kerawanan bencana di Provinsi Riau menjadi turun dari tinggi ke sedang.

"Pertama soal kesiapan kita dalam menghadapi bencana, kemudian kesiapan personel, sarana pra sarana dan dokumen-dokumen perencanaan," cakapnya lagi.

Tak hanya itu, lanjut Edy, hasil kajian juga, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ternyata bukan bencana yang paling besar di Riau. Bencana yang paling besar dan patut diwaspadai di Riau adalah bencana banjir.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya kerawanan bencana paling tinggi di Riau itu Karhutla. Tapi saat ini yang paling besar itu banjir, 44 persen. Itu hasil kajian dari BNPB," paparnya.

Untuk itu, pihaknya melakukan persiapan menghadapi bencana banjir yang saat ini menduduki peringkat pertama kerawanan bencana di Riau itu. Terutama menghadapi musim penghujan yang diprediksi akan terjadi pada akhir tahun mendatang.

"Kita lakukan persiapan dari sekarang dan kebijakan-kebijakan itu lebih banyak untuk mitigasi banjir," tukasnya.



Artikel Terbaru
hukum | Sabtu, 6 Agustus 2022

Peristiwa gantung diri seorang mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) mengegerkan warga di.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku permintaan yang disampaikan ke Plt Menteri Pendayagunaan.


pelalawan | Sabtu, 6 Agustus 2022

Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kabupaten Pelalawan resmi dikukuhkan  oleh Ketua.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Tiga Jenderal Mabes Polri yang.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 15 personel terkait kasus.



hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam dan.


wanita | Jumat, 5 Agustus 2022

MIMI Tyana, sosok dibalik kifrah dan keberadaan Komunitas Hamba Allah (KHA) di.


riau | Kamis, 4 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan dan berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas.


Agu 2022
08


Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal (PE)

Bencana di Riau Turun Level, tapi Banjir Tetap Paling Rawan

riau | Selasa, 28 Juni 2022
Editor : apitrajaya | Penulis : PE/DL

PEKANBARU-- Kerawanan bencana di Riau mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 ini, status tingkat kerawanan bencana sudah berada di level 'sedang'. Bahkan kerawanan bencana bukan lagi pada karhutla tapi pada banjir.

"Tingkat kerawanan bencana di Provinsi Riau sudah turun dari 'tinggi' ke 'sedang'. Kajian tentang tingkat kerawanan bencana dilakukan oleh tim dari BNPB RI. Sehingga tidak diragukan lagi hasil penilaiannya," kata Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal .

Ia menjelaskan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian tingkat kerawanan bencana di Provinsi Riau menjadi turun dari tinggi ke sedang.

"Pertama soal kesiapan kita dalam menghadapi bencana, kemudian kesiapan personel, sarana pra sarana dan dokumen-dokumen perencanaan," cakapnya lagi.

Tak hanya itu, lanjut Edy, hasil kajian juga, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ternyata bukan bencana yang paling besar di Riau. Bencana yang paling besar dan patut diwaspadai di Riau adalah bencana banjir.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya kerawanan bencana paling tinggi di Riau itu Karhutla. Tapi saat ini yang paling besar itu banjir, 44 persen. Itu hasil kajian dari BNPB," paparnya.

Untuk itu, pihaknya melakukan persiapan menghadapi bencana banjir yang saat ini menduduki peringkat pertama kerawanan bencana di Riau itu. Terutama menghadapi musim penghujan yang diprediksi akan terjadi pada akhir tahun mendatang.

"Kita lakukan persiapan dari sekarang dan kebijakan-kebijakan itu lebih banyak untuk mitigasi banjir," tukasnya.


Artikel Terbaru

hukum | Sabtu, 6 Agustus 2022

Peristiwa gantung diri seorang mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) mengegerkan warga di.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku permintaan yang disampaikan ke Plt Menteri Pendayagunaan.


pelalawan | Sabtu, 6 Agustus 2022

Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kabupaten Pelalawan resmi dikukuhkan  oleh Ketua.


riau | Sabtu, 6 Agustus 2022

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Tiga Jenderal Mabes Polri yang.


hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 15 personel terkait kasus.



hukum | Jumat, 5 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam dan.


wanita | Jumat, 5 Agustus 2022

MIMI Tyana, sosok dibalik kifrah dan keberadaan Komunitas Hamba Allah (KHA) di.


riau | Kamis, 4 Agustus 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan dan berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas.