'
9 Rajab 1444 H / Selasa, 31 Januari 2023
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Bakar Kitab Umat Islam
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Pembakaran kitab suci umat Islam oleh Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan membakar kita suci Alquran. (Int)

JAKARTA - Pembakaran kitab suci umat Islam oleh Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan dinilai Perwakilan tinggi Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan tindakan keji.

Terkait Pembakaran Alquran, Kemenlu RI Panggil Dubes Swedia Dilansir di Aljazirah, Selasa (24/1/2023), pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras Rasmus Paludan melakukan aksi tersebut di luar kedutaan Turki di Swedia di bawah perlindungan polisi setempat pada Jumat lalu.

"Sementara Perwakilan Tinggi menekankan pentingnya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi sebagai hak asasi manusia, dia juga menekankan tindakan pembakaran Alquran merupakan ekspresi kebencian terhadap umat Islam," kata juru bicara Miguel Angel Moratinos dalam sebuah pernyataan resmi.

Dalam pernyataannya, Morantinos menilai apa yang dilakukan Rasmus adalah hal yang kurang ajar, menghina penganut agama Islam dan tidak sama dengan kebebasan berekspresi. Moratinos, yang mengepalai badan PBB yang menggambarkan dirinya sebagai dikhususkan untuk mempromosikan pemahaman di berbagai komunitas, mengatakan dia prihatin dengan meningkatnya diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan yang diarahkan terhadap anggota banyak agama dan komunitas lain di berbagai bagian dunia.

Dia menyerukan pentingnya pembangunan sikap saling menghormati dan promosi masyarakat inklusif dan damai yang berakar pada hak asasi manusia dan martabat untuk semua.

Tak lama setelah Paludan membakar salinan Alquran, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengutuk otoritas Swedia karena gagal melarang protes tersebut. “Itu tindakan rasis. Ini bukan tentang kebebasan berekspresi," ujarnya.

Sumber: Republika



Artikel Terbaru

Perdana, Turnamen Domino PWI Riau Terapkan Peraturan Kejurnas Pordi

Bupati Inhu Buka Musrenbang Kecamatan 

Targetkan 77, Donor Darah PWI Riau Kumpulkan 117 Kantong 

Stop Diperpanjang, Pelat Nomor Khusus Cuma Mobil Dinas

Temui Gubernur Kepri, SKK Migas – KKKS Sampaikan Rencana 5 Pengeboran di Tahun 2023

Gubri Resmikan Jalan Dua Jalur Sungai Lala dan dua jalur Air Molek
×
Bakar Kitab Umat Islam
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Pembakaran kitab suci umat Islam oleh Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan membakar kita suci Alquran. (Int)

JAKARTA - Pembakaran kitab suci umat Islam oleh Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan dinilai Perwakilan tinggi Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan tindakan keji.

Terkait Pembakaran Alquran, Kemenlu RI Panggil Dubes Swedia Dilansir di Aljazirah, Selasa (24/1/2023), pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras Rasmus Paludan melakukan aksi tersebut di luar kedutaan Turki di Swedia di bawah perlindungan polisi setempat pada Jumat lalu.

"Sementara Perwakilan Tinggi menekankan pentingnya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi sebagai hak asasi manusia, dia juga menekankan tindakan pembakaran Alquran merupakan ekspresi kebencian terhadap umat Islam," kata juru bicara Miguel Angel Moratinos dalam sebuah pernyataan resmi.

Dalam pernyataannya, Morantinos menilai apa yang dilakukan Rasmus adalah hal yang kurang ajar, menghina penganut agama Islam dan tidak sama dengan kebebasan berekspresi. Moratinos, yang mengepalai badan PBB yang menggambarkan dirinya sebagai dikhususkan untuk mempromosikan pemahaman di berbagai komunitas, mengatakan dia prihatin dengan meningkatnya diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan yang diarahkan terhadap anggota banyak agama dan komunitas lain di berbagai bagian dunia.

Dia menyerukan pentingnya pembangunan sikap saling menghormati dan promosi masyarakat inklusif dan damai yang berakar pada hak asasi manusia dan martabat untuk semua.

Tak lama setelah Paludan membakar salinan Alquran, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengutuk otoritas Swedia karena gagal melarang protes tersebut. “Itu tindakan rasis. Ini bukan tentang kebebasan berekspresi," ujarnya.

Sumber: Republika

inhu | Senin, 30 Januari 2023
Bupati Inhu Buka Musrenbang Kecamatan 
otomotif | Minggu, 29 Januari 2023
Stop Diperpanjang, Pelat Nomor Khusus Cuma Mobil Dinas
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 7 Januari 2023
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

pasar | Jumat, 27 Januari 2023
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar
nusantara | Kamis, 26 Januari 2023
Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan

Wajah
wajah | Minggu, 25 Desember 2022
Sejarawan dan Tokoh Intelektual Muslim
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Kamis, 15 Desember 2022
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
Berita Unggulan
otomotif | Minggu, 29 Januari 2023
Stop Diperpanjang, Pelat Nomor Khusus Cuma Mobil Dinas
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×